Mazmur 139:13-14, “Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.”
Allah menciptakan kita secara unik untuk menjalin Hubungan
denganNya & untuk tinggal bersamaNya selamanya J. Kita juga dibuat
TERKAGUM karena KEJADIAN kita DAHSYAT & AJAIB / kita diciptakan serupa
& segambar denganNya J. Hanya manusia CIPTAAN Allah yang dapat mengalami KELAHIRAN
BARU. Thank You Jesus J. So much to be thankful for Your abundant grace.
Thank You J.
Respon 1
Yesaya 60:20, “Bagimu akan ada matahari yang tidak pernah
terbenam dan bulan yang tidak surut, sebab TUHAN akan menjadi penerang abadi
bagimu, dan hari-hari perkabunganmu akan berakhir.”
Respon 2
Mal 3:12; Firman TUHAN:
Maka segala bangsa akan menyebutmu BERBAHAGIA, sebab kamu ini
akan menjadi negeri KESUKAAN! Kita akan diberkati untuk jadi berkat. Sip! Samuel
Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 3
SAAT TEDUH. Selasa, 11 Nov 2014. PAHLAWAN. Malaikat TUHAN
menampak-kan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian: “TUHAN menyertai
engkau, ya pahlawan yang gagah berani.” (Hakim-hakim 6:12) Sebutan pahlawan
biasanya dikenakan pada orang yang menonjol karena keberanian dan
pengurbanannya dalam membela kebenaran. Itulah definisi pahlawan yang
dirumuskan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pahlawan dalam pengertian ini memang
identik dengan orang yang memiliki sifat gagah berani. Nyatanya, di dalam kamus
Tuhan, pengertiannya tidak selalu demikian. Gideon pada awalnya bukan orang
yang berani. Ia merasa dirinya kecil dan lemah (ay. 15). Ia juga ketakutan
(Hak. 7:10). Meskipun begitu, sejak awal Tuhan
sudah menyebut Gideon sebagai pahlawan yang gagah berani. Mengapa demikian?
Keberanian bukan syarat utama yang diperlukan Tuhan, sebab Tuhan mampu
menumbuhkan keberanian orang dengan mudah (Hak. 7:11-14). Tuhan mau memakai
orang-orang yang sadar akan kelemahan dirinya dan rendah hati seperti Gideon
(Hak. 8:22-23). Orang yang demikian akan cenderung lebih mudah bergantung pada
Tuhan, mau berserah sepenuhnya pada kehendak-Nya, dan bersedia diarahkan ke
jalan kemenangan yang Tuhan tunjukkan. Akhirnya, Gideon mencapai kemenangan
yang gemilang dan perkataan Tuhan atas dirinya pun terbukti kebenarannya.
Tantangan hidup di dunia yang keras ini kerap membuat kita takut. Namun, rasa
takut itu seharusnya membuat kita makin berserah dan bersandar pada kehendak
Tuhan. Tetaplah beriman, dan berpeganglah pada perkataan-Nya tentang diri kita.
Tuhan menyertai orang beriman. Tuhan sendirilah yang membangkitkan keberanian kita
dan membawa kita ke dalam keme-nangan-Nya. MODAL MENJADI PAHLA-WAN BUKANLAH
KEBERANIAN DIRI, MELAINKAN PENYERAHAN DIRI PADA TUHAN YANG MEMBANGKITKAN KE-BERANIAN.
No comments:
Post a Comment