Sebagai
ucapan syukur dan terima kasih kepada para Penilik Komsel / PK & para
Pemimpin Kelompok Sel / PKS AOC. Kita doakan agar para PK / PKS AOC dimanapun
mereka berada, mereka boleh mengalami pengertian tentang kemuliaan Kristus yang
lebih lagi. Efesus 1:15-16, “Karena itu,
setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus
dan tentang kasihmu terhadap semua orang
kudus, akupun tidak ber-henti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu
mengingat kamu dalam doaku.” Bahkan Tuhan memberi roh hikmat & wahyu
untuk mengenal DIA dengan BENAR. Efesus 1:17, “akupun tidak berhenti mengucap syu-kur karena kamu. Dan aku selalu
mengingat kamu dalam doaku.” Amin. #Thank you para PKS AOC# #Thank you para
PKS Citraland 1-8# 1.) Thank you Ibu Fariana (CL 3); 2.) Ibu Inggita (CL 4);
3.) Bpk / Ibu Bambang Heri (CL 5); 4.) Bpk / Ibu Kornelius Harianto (CL 6); 5.)
Sdri Angel (CL 7); 6.) Bpk / Ibu Paulus Heruawan (CL 8). #Thank you semuanya
#Thank you sudah menjadi rekan sekerjaNya Allah yang luar biasa. Bila ada jarum
patah jangan dimasukkan peti, bila ada kata-kata saya yang salah selama ini
jangan dimasukkan hati ya . #MyChurhMyHome#
Respon 1 (Sdri Erna Malinau – Tarakan)
Luar biasa
Cik. Saya senang
dengar nama nama PKS Citraland. Semuanya orang-orang saya kenal.
Oh iya Cik, dukung dalam doa Pak Yusuf saat ini sudah mulai masuk sekolah
penginjilan di Balikpapan. Respon Erna Malinau Tarakan bbm 20/11
Respon 2 (Sdri Rita – CL 8)
Terima kasih Tuhan buat PKS
yang luar biasa, yang selalu mendoakan, membimbing, menuntun dan tak
henti-hentinya memberi semangat supaya kita terus giat mengikuti komsel.
Padahal itu bukan untuk keuntungan PKS tapi untuk kebaikan kita. Special thanks
for Pak Tjoek, Cik Siu Siang, Pak Hendri, Cik Inggita yang sudah menjadi PKS
yang luar biasa yang membimbing kami sehingga kami bisa jadi seperti ini sampai
hari ini, kalau dulu Pak Tjoek dan Cik Siu Siang tidak peduli pada kami mungkin
sampai saat ini kami belum berkomunitas, dan Pak Hendri & Cik Inggita
adalah PKS yang sangat menginspirasi kami dalam hal kesabaran, berdoa dan berharap pada Tuhan. Terima kasih Tuhan buat orang-orang yang
luar biasa yang sudah Tuhan kirimkan buat kami sehingga kami boleh bertumbuh
kerohanian kami di dalam Engkau. Thank you PKS-PKSku yang luar... biasa... Jadi
ingin nangis kalau ingat dulu Pak Tjoek dan Cik Siu Siang selalu ada buat kami.
Nggak bisa bayangin kalau dulu kami belum berkomunitas, entah bagaimana kami
saat itu. Tapi Tuhan itu sungguh baik, mengirimkan orang-orang yang luar biasa
di dalam Tuhan sehingga kita dalam keterpurukan bisa dibimbing terus dan tidak
terhilang. Terima kasih ya Cik, buat selalu ada untuk kami sampai saat ini.
Respon 3
Fil 2:14, Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak
bersungut-sungut dan berbantah-bantahan! Ayoo lebih baik bersyukur dan penuh
sukacita. Pasti hasilnya luar biasa! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 4
Shalom. PRINSIP TERANG.
Konon, di suatu pagi terjadi percakapan antara Matahari & Goa. Matahari
berkata, “Temanku Goa, kalo ada waktu, jangan lupa untuk datang mampir ke
rumahku, ya? Rumahku sangat terang & indah. Aku percaya kamu belum pernah
sekalipun melihat 'terang' seterang rumah-ku...” Mendapat tawaran seperti itu,
Goa pun tidak mau kalah dari matahari, “Wahai sobatku, jika kamu punya waktu
luang, datanglah ke rumahku. Kamu akan melihat apa yang di maksud dengan
'gelap', karena rumahku adalah goa yang tergelap di alam semesta.” Suatu
ketika, Goa memutuskan mengunjungi sahabatnya, Matahari. Ketika sampai, Goa
begitu takjub melihat 'terang' yang luar biasa yang di pancarkan matahari.
“Wah, ini benar-benar terang!!!”, kata Goa kepada Matahari. Kini giliran
Matahari ber-kunjung ke rumah Goa. Ketika Matahari ma-suk ke dalamnya, ia
tampak bingung & heran “Wahai
Goa, di manakah letak kegelapan yang kau ceritakan? Bukankah di sini juga
terang?”
Inilah yang di maksud Prinsip 'terang': “GELAP TIDAK AKAN DAPAT
MENGUASAI TERANG.” Ketika kita dikenal orang sebagai pribadi yang memiliki
sifat 'terang' (baik & menyenangkan), maka akan sulit bagi seseorang untuk
iri hati & terus menerus membenci kita. Sekalipun masih ada orang
berkepribadian “gelap” yang tidak menyukai kita, maka percayalah bahwa ia tidak
akan berlama-lama membenci kita. Ia akan dikejar oleh rasa bersalahnya sendiri,
karena kita tetap memperlakukannya dengan baik (memancarkan sifat 'terang').
JANGAN BIARKAN KEADAAN MENGENDALI-KAN DIRI KITA, TAPI KITALAH YANG HARUS
MENGUBAH KEADAAN KITA !!! “Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada
siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku
harus gemetar?”
(Mazmur 27:1) Tetap semangat. Have a blessed Thursday.
Respon 5 (Ibu Panca – CL 5)
Ya Tacik sama-sama, kita lakukan yang menjadi Amanat Agung
Tuhan, bersama menjadi kesukaanNya. Amin. Terima kasih Tacik saya juga mohon
maaf namanya manusia yang tidak sempurna tak luput dari kesalahan dan yang kita
tahu Tuhan sudah mengampuni kita lebih dulu. Amin. Terima kasih, kita semangat
dan maju terus didalam melayani Tuhan. Amin. Jbu all too.
Respon 6 (Ibu Inggita – CL 4)
Thank you kepada Pak Tjoek dan Cik Siu Siang yang telah
membimbing kami, memberi semangat, memperhatikan kami semua. TUHAN berkati
pelayanan Pak Tjoek dan Cik Siu Siang.
Respon 7
Syalom. Amin...
“Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang
pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti
hidup, ia tidak akan mati.” (Yehezkiel 18:21). Terima kasih Ibu Siu, selamat
beraktivitas. TUHAN selalu memberkati.
Respon 8
Sulit untuk disangkal,
golongan pemungut cukai, perempuan sundal & rakyat jelata lainnya punya
tempat khusus di hati Tuhan. Terlihat dari perumpamaan tentang orang Farisi
& pemungut cukai yang sedang berdoa dimana doa pemungut cukai yang
diindahkan Tuhan. Ada kisah mengenai Matius, Zakheus, juga Maria Magdalena
& wanita yang membasuh kaki Yesus. Pun orang Samaria dijadikan tokoh dalam
perumpamaan-Nya & juga ada kisah perjumpaan Yesus dengan perempuan Samaria.
Mengapa demikian? Sepertinya hal itu ada hubungan dengan perumpamaan Yesus mengenai 2 orang anak dalam Matius 21:28-32. Keduanya disuruh mengerjakan kebun
anggur ayahnya. Yang sulung menyambut baik perintah tersebut namun tidak
mengerjakannya. Yang bungsu semula menolak tapi justru kemudian tersadar &
melakukan yang disuruhkan padanya.
Sesungguhnya perumpamaan ini adalah sindiran
keras bagi orang-orang Farisi, tokoh-tokoh agama & aktifis-aktifis kegiatan
rohani. Banyak di antara mereka merasa cukup hanya dengan menunjukkan kesan
taat & saleh di depan orang tetapi hatinya menolak melaku-kan kehendak
Tuhan. Sebaliknya, mereka yang sering jatuh dalam dosa seringkali justru
sepertinya menolak firman Tuhan tapi ketika mereka ingat pesan Tuhan, hati
mereka hancur lalu kemudian bertobat. Jangan keliru. Tujuan utama kita adalah
menjadi pelaku-pelaku firman, bukan peserta ibadah. Menjadi pelaksana-pelaksana
kehendak Tuhan, bukan petugas-petugas kebaktian. Menjadi saksi dengan hidup
seperti Kristus, bukan penyanyi & pencerita mimbar yang fasih. “Lebih berba-hagia lagi
orang yang mendengar perkataan Allah dan menjalankannya!” (Luk 11:28 BIS).
Hanya perbuatan-perbuatan nyata, yaitu praktek hidup sehari-sehari,
pikiran-perkataan-perbuatan yang sesuai firman Tuhanlah, yang menunjukkan kita
sungguh-sungguh penyembah-Nya yang sejati. Ada lagi yang lebih menyukakan hati
Tuhan dari kedua sikap di atas: saat kita berkata 'Ya', 'Baik' lalu bersegera
bangkit melangkah mengerjakan yang Tuhan perintahkan pada kita. Tuhan mencari
hati yang hancur, tulus, terbuka di hadapan-Nya. Hati Andakah itu? Salam
revival! GBU.
No comments:
Post a Comment