Terima kasih untuk sahabat-sahabatku yang selama ini sudah
berbagi kebahagiaan bersama-sama dimasa senang, biarlah kita diingatkan untuk
selalu mengucap syukur untuk masa senang yang sudah Tuhan anugerahkan!
Roma 1:8, “Pertama-tama aku mengucap
syukur kepada Allahku oleh Yesus Kristus atas kamu sekalian, sebab telah
tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia.” Terima kasih untuk masa
senang bersama, thank you buat semua saudara-saudaraku baik di tempat
pekerjaan, pelaya-nan maupun yang sudah berjauhan. Thank you sudah pernah
berbagi kebahagiaan bersama!
Respon 1
SAAT TEDUH. Rabu, 26 Nov 2014. Penggenapan Janji Tuhan.
Sesungguhnya tanah yang diinjak oleh kakimu itu akan menjadi milik pusakamu dan
anak-anakmu sampai selama-lamanya, sebab engkau tetap mengikuti TUHAN, Allahku,
dengan sepenuh hati. (Yosua 14:9) Setiap orang percaya akan berkata Tuhan Allah
pasti akan menepati janji-Nya kepada kita. Namun, bagaimana sikap kita dalam
menantikan janji Tuhan itu? Kita sering kurang percaya kalau Tuhan sanggup
menggenapi janji-Nya, dan kurang sabar untuk menantikan penggenapan janji
tersebut. Kaleb datang kepada Yosua untuk menanyakan bagian tanah yang menjadi
miliknya dan sukunya, Yehuda. Dari peristiwa ini kita belajar tentang sikap
terhadap janji Tuhan pada kita. Pertama, ingat (ay. 19). Kaleb mengingat apa
yang Musa janjikan kepadanya. Demikian juga kita harus mengi-ngat setiap janji
Tuhan. Kedua, setia sepenuh hati (ay. 19b). Kaleb menunjukkan kesetiaan-nya kepada
Tuhan. Demikianlah kita sepenuh hati setia kepada Tuhan. Ketiga, sabar (ay. 7,
10). Kaleb menantikan selama 45 tahun dengan sabar dan setia. Demikianlah kita
perlu belajar sabar menantikan janji Tuhan tergenapi. Tidak ada penggenapan
janji yang instan, hal itu perlu waktu dan proses. Waktu penggenapan yang
paling indah adalah pada saat yang Tuhan sendiri tetapkan. Keempat, ada harga
yang harus dibayar (ay, 12). Kaleb harus mengalahkan bangsa Enak. Pastilah
Kaleb bersandar penuh kepada Tuhan. Demikian juga dengan kita, ada harga yang
harus dibayar dalam menantikan janji Tuhan terjadi. Bentuknya bisa saja
kesabaran kita, kerja keras kita, komitmen kita pada Tuhan, integritas kita,
dan lainnya. Tuhan Allah kita pastilah menepati janji-Nya; hanya, penting bagi
kita untuk memiliki sikap yang tepat juga dalam menantikannya. TUHAN PASTI
ME-NEPATI JANJI-NYA SETURUT DENGAN KEHENDAK-NYA. Selamat Pagi. Tuhan Yesus memberkati.
Respon 2
Markus 3:5, YESUS: Ulurkanlah tanganmu! Dan ia mengulurkannya,
maka sembuhlah tangannya itu! Ayoo, ulurkan tanganmu, YESUS pasti menolongmu!
Samuel Sianto (SS)-YESTOYA Malang.
Respon 3
Kekuatan terbesar di dunia ini adalah KASIH, karena kasih
dapat mengubah segalanya. Love never fails.
Respon 4
“Kerja keras dan kerja cerdas membuat berkat mengalir
deras.” Xavier Quentin Pranata
Respon 5
Syalom. Amin... “Hendaklah perkataan Kristus diam
dengan segala kekayaannya diantara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan
menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian
dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.”
(Kolose 3:16). Terima kash ibu Siu, selamat sore, TUHAN selalu memberkati.
Respon 6
Tidak semua orang memiliki pandangan yang benar atas
kebaikan-kebaikan yang diterima dalam hidupnya. Itu sebabnya tidak semua orang
tahu berterima kasih atau mengucap syukur. Jika terhadap kebaikan yang
nyata-nyata kita terima dari orang lain, kita tidak mampu menyikapinya dengan
positif, bagaimana kita merespon secara benar atas kebaikan-kebaikan Tuhan!
Itulah sebabnya orang-orang Israel yang melihat demikian banyak mujizat
perbuatan tangan Tuhan binasa karena mereka terus bersungut-sungut seolah-olah
tidak pernah merasalam kebaikan Tuhan.
Atas setiap kebaikan-Nya dalam hidup kita, ini yang dapat kita lakukan: Kita
dapat sungguh-sungguh merasakan & mengalami kebaikan-Nya setiap hari (Maz.
34:9). Daripada memikirkan begitu banyak beban pikiran yang membuat kita
menjadi kuatir & takut, jauh lebih baik kita menikmati apa yang ada, yang
Tuhan sudah berikan dalam hidup kita: udara segar, sinar mentari, kesehatan,
makan tiap hari. Haleluya. Lalu, jangan lupa mengucapkan terima kasih atas tiap
kebaikan-Nya. 'Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik' Bersyukur adalah tanda
kita menyadari telah menerima kebaikan Tuhan. Juga, kita seharusnya mengingat
selalu, tidak melupakan, kebaikan² Tuhan (Maz. 103:2). Kecenderungan manusia
yang lebih mudah mengingat hal-hal yang sakit & pahit bisa memperparah
keadaan kita pada saat mengalami tekanan hidup. Membiasakan diri mengingat
kebaikan Tuhan menjadikan iman & harapan kita bersemi di musim yang kering; menjadi oase di tengah gurun yang gersang (Maz. 42:6). Pula,
kita semestinya tak boleh berhenti percaya akan kebaikan-Nya (Maz. 27:13).
Sebagaimana sifat lain apapun yang tidak pernah berubah dalam diri Allah,
demikian kebaikan-Nya akan terus berlaku di hidup tiap mereka yang
mempercayainya. Dan meski mustahil, Tuhan sangat terkesan ketika terbit
kerinduan di hati anak-anakNya seperti yang terungkap di Mazmur 116:12
'Bagaimana akan kubalas kebaikan-Nya kepadaku?' (Maz. 116:12). Di antara semua
sikap di atas, yang manakah kerinduan hati Anda? Salam revival! GBU.
Respon 7
Isi hati Tuhan Yesus tentang “Bangun Pagi” dari Buku “SUARA
SAHABAT-40 Hari Bersama Raja” (Ev.Iin Tjipto) #28 - BANGUN PAGI. Hidup adalah
sebuah pilihan setiap hari. Ketika pagi engkau membuka mata, engkau sudah harus
memilih. Apakah engkau akan menutup mata, tidur lagi, atau bangkit
dan mengucapkan syukur dan mulai memikirkan Aku, bicara kepada-Ku. Hatiku menantikan
setiap pagi anak-anak-Ku datang menyembah-Ku dan berbicara kepada-Ku. Namun
terlebih sering Aku menanti dan kecewa, karena banyak sekali anak-anak-Ku di
seluruh dunia memilih sibuk dengan dunianya daripada mencari Aku dikala pagi.
Bangun pagi dan bertemu dengan Aku adalah sebuah keharusan. Mengapa? Karena itu
akan menjadi sebuah perjumpaan dimana engkau akan tahu apa yang akan kau
lakukan sepanjang hari nanti dalam ketepatan. Mengambil daripada-Ku ketepatan
untuk sepanjang hari adalah sangat penting. Bangun pagi dan bertemu dengan Aku
memberikan kepadamu sukacita besar karena engkau mendahulukan Aku. Ketika
engkau mendahulukan Aku di pagi hari, percayalah sepanjang hari adalah sebuah
kemenangan.
No comments:
Post a Comment