Wednesday, 26 November 2014

26 November 2014 - Terima Kasih atas Kebersamaan



Terima kasih untuk sahabat-sahabatku yang selama ini sudah berbagi kebahagiaan bersama-sama dimasa senang, biarlah kita diingatkan untuk selalu mengucap syukur untuk masa senang yang sudah Tuhan anugerahkan! Roma 1:8, “Pertama-tama aku mengucap syukur kepada Allahku oleh Yesus Kristus atas kamu sekalian, sebab telah tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia.” Terima kasih untuk masa senang bersama, thank you buat semua saudara-saudaraku baik di tempat pekerjaan, pelaya-nan maupun yang sudah berjauhan. Thank you sudah pernah berbagi kebahagiaan bersama!


Respon 1
SAAT TEDUH. Rabu, 26 Nov 2014. Penggenapan Janji Tuhan. Sesungguhnya tanah yang diinjak oleh kakimu itu akan menjadi milik pusakamu dan anak-anakmu sampai selama-lamanya, sebab engkau tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati. (Yosua 14:9) Setiap orang percaya akan berkata Tuhan Allah pasti akan menepati janji-Nya kepada kita. Namun, bagaimana sikap kita dalam menantikan janji Tuhan itu? Kita sering kurang percaya kalau Tuhan sanggup menggenapi janji-Nya, dan kurang sabar untuk menantikan penggenapan janji tersebut. Kaleb datang kepada Yosua untuk menanyakan bagian tanah yang menjadi miliknya dan sukunya, Yehuda. Dari peristiwa ini kita belajar tentang sikap terhadap janji Tuhan pada kita. Pertama, ingat (ay. 19). Kaleb mengingat apa yang Musa janjikan kepadanya. Demikian juga kita harus mengi-ngat setiap janji Tuhan. Kedua, setia sepenuh hati (ay. 19b). Kaleb menunjukkan kesetiaan-nya kepada Tuhan. Demikianlah kita sepenuh hati setia kepada Tuhan. Ketiga, sabar (ay. 7, 10). Kaleb menantikan selama 45 tahun dengan sabar dan setia. Demikianlah kita perlu belajar sabar menantikan janji Tuhan tergenapi. Tidak ada penggenapan janji yang instan, hal itu perlu waktu dan proses. Waktu penggenapan yang paling indah adalah pada saat yang Tuhan sendiri tetapkan. Keempat, ada harga yang harus dibayar (ay, 12). Kaleb harus mengalahkan bangsa Enak. Pastilah Kaleb bersandar penuh kepada Tuhan. Demikian juga dengan kita, ada harga yang harus dibayar dalam menantikan janji Tuhan terjadi. Bentuknya bisa saja kesabaran kita, kerja keras kita, komitmen kita pada Tuhan, integritas kita, dan lainnya. Tuhan Allah kita pastilah menepati janji-Nya; hanya, penting bagi kita untuk memiliki sikap yang tepat juga dalam menantikannya. TUHAN PASTI ME-NEPATI  JANJI-NYA SETURUT DENGAN KEHENDAK-NYA. Selamat Pagi. Tuhan Yesus memberkati.


Respon 2
Markus 3:5, YESUS: Ulurkanlah tanganmu! Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu! Ayoo, ulurkan tanganmu, YESUS pasti menolongmu! Samuel Sianto (SS)-YESTOYA Malang.

Respon 3
Kekuatan terbesar di dunia ini adalah KASIH, karena kasih dapat mengubah segalanya. Love never fails.

Respon 4
“Kerja keras dan kerja cerdas membuat berkat mengalir deras.” Xavier Quentin Pranata

Respon 5
Syalom. Amin... “Hendaklah perkataan Kristus  diam  dengan  segala kekayaannya diantara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.” (Kolose 3:16). Terima kash ibu Siu, selamat sore, TUHAN selalu memberkati.


Respon 6
Tidak semua orang memiliki pandangan yang benar atas kebaikan-kebaikan yang diterima dalam hidupnya. Itu sebabnya tidak semua orang tahu berterima kasih atau mengucap syukur. Jika terhadap kebaikan yang nyata-nyata kita terima dari orang lain, kita tidak mampu menyikapinya dengan positif, bagaimana kita merespon secara benar atas kebaikan-kebaikan Tuhan! Itulah sebabnya orang-orang Israel yang melihat demikian banyak mujizat perbuatan tangan Tuhan binasa karena mereka terus bersungut-sungut seolah-olah tidak pernah merasalam kebaikan Tuhan. Atas setiap kebaikan-Nya dalam hidup kita, ini yang dapat kita lakukan: Kita dapat sungguh-sungguh merasakan & mengalami kebaikan-Nya setiap hari (Maz. 34:9). Daripada memikirkan begitu banyak beban pikiran yang membuat kita menjadi kuatir & takut, jauh lebih baik kita menikmati apa yang ada, yang Tuhan sudah berikan dalam hidup kita: udara segar, sinar mentari, kesehatan, makan tiap hari. Haleluya. Lalu, jangan lupa mengucapkan terima kasih atas tiap kebaikan-Nya. 'Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik' Bersyukur adalah tanda kita menyadari telah menerima kebaikan Tuhan. Juga, kita seharusnya mengingat selalu, tidak melupakan, kebaikan² Tuhan (Maz. 103:2). Kecenderungan manusia yang lebih mudah mengingat hal-hal yang sakit & pahit bisa memperparah keadaan kita pada saat mengalami tekanan hidup. Membiasakan diri mengingat kebaikan Tuhan menjadikan iman & harapan kita bersemi di musim yang kering; menjadi oase di tengah gurun yang gersang (Maz. 42:6). Pula, kita semestinya tak boleh berhenti percaya akan kebaikan-Nya (Maz. 27:13). Sebagaimana sifat lain apapun yang tidak pernah berubah dalam diri Allah, demikian kebaikan-Nya akan terus berlaku di hidup tiap mereka yang mempercayainya. Dan meski mustahil, Tuhan sangat terkesan ketika terbit kerinduan di hati anak-anakNya seperti yang terungkap di Mazmur 116:12 'Bagaimana akan kubalas kebaikan-Nya kepadaku?' (Maz. 116:12). Di antara semua sikap di atas, yang manakah kerinduan hati Anda? Salam revival! GBU.


Respon 7
Isi hati Tuhan Yesus tentang “Bangun Pagi” dari Buku “SUARA SAHABAT-40 Hari Bersama Raja” (Ev.Iin Tjipto) #28 - BANGUN PAGI. Hidup adalah sebuah pilihan setiap hari. Ketika pagi engkau membuka mata, engkau sudah harus memilih. Apakah engkau akan menutup mata, tidur lagi, atau bangkit dan mengucapkan syukur dan mulai memikirkan Aku, bicara kepada-Ku. Hatiku menantikan setiap pagi anak-anak-Ku datang menyembah-Ku dan berbicara kepada-Ku. Namun terlebih sering Aku menanti dan kecewa, karena banyak sekali anak-anak-Ku di seluruh dunia memilih sibuk dengan dunianya daripada mencari Aku dikala pagi. Bangun pagi dan bertemu dengan Aku adalah sebuah keharusan. Mengapa? Karena itu akan menjadi sebuah perjumpaan dimana engkau akan tahu apa yang akan kau lakukan sepanjang hari nanti dalam ketepatan. Mengambil daripada-Ku ketepatan untuk sepanjang hari adalah sangat penting. Bangun pagi dan bertemu dengan Aku memberikan kepadamu sukacita besar karena engkau mendahulukan Aku. Ketika engkau mendahulukan Aku di pagi hari, percayalah sepanjang hari adalah sebuah kemenangan.



JESUS BLESS

No comments:

Post a Comment