2 Tesalonika
3:11-12, “Kami katakan ini karena kami
dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan
sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna. Orang-orang yang demikian kami
peringati dan nasihati dalam Tuhan Yesus Kristus, supaya mereka tetap tenang
melakukan pekerjaannya dan dengan demikian makan makanannya sendiri.” Hidup
yang diberikan Tuhan kepada kita adalah Kehidupan
yang Berharga, maka sudah seharusnya kita memaksimalkan kehidupan ini.
Dengan semua kemampuan yang ada pada kita, jadikan hidup kita semakin berguna! Sudahkah
kita menjadi berguna bagi sesama? Sudahkah kita menuliskan HIDUP kita sebagai Hidup
yang MEMBERI ARTI?? Mari buatlah Catatan
Kehidupan dengan sesuatu yang bermanfaat. Amin.
Respon 1
RENUNGAN PAGI. Rabu,
8 Januari 2014. Apapun yang terjadi jangan tinggalkan Tuhan, karena diluar
Tuhan kita tidak dapat berbuat apapun. Yohanes 15:5b, “Sebab di luar Aku kamu
tidak dapat berbuat apa-apa.” Selamat pagi.
Respon 2
Hidup Yang
Tersembunyi (08/01/2014) — David H. Roper. Santapan Rohani. Baca: Kolose
3:12-17. “Segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan,
lakukan-lah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus.” —Kolose 3:17. Beberapa tahun
yang lalu, saya membaca sebuah puisi karya Georange MacDonald yang berjudul
“The Hidden Life” (Hidup yang Tersembunyi). Puisi ini menceritakan tentang
seorang cendekiawan berbakat asal Skotlandia yang meninggalkan karir
akademisnya yang bergengsi demi menemani ayahnya yang telah lanjut usia dan mengurus peternakan keluarga. Di sana
ia mengerjakan apa yang disebut MacDonald sebagai “perbuatan sepele” dan
“pekerjaan manusiawi yang sederhana”. Teman-teman sang cendekiawan mengeluh-kan
bahwa ia sedang menyia-nyiakan bakat-nya. Mungkin Anda juga sedang melayani di
suatu tempat yang tersembunyi dan melaku-kan pekerjaan yang biasa-biasa saja.
Orang lain mungkin melihatnya sebagai kesia-siaan. Namun Allah tidak
menyia-nyiakan apa pun. Setiap tindakan kasih yang dipersembahkan bagi-Nya
diingat dan memberi dampak kekal. Setiap tempat, sekecil apa pun itu, merupakan
tempat suci. Kita memberikan pengaruh tidak hanya lewat ucapan dan tindakan
mulia. Pengaruh juga dapat berupa pekerjaan manusiawi yang sederhana—lewat
kehadiran dan kesediaan kita untuk mendengarkan, memahami kebutuhan, mengasihi,
dan mendoakan sesama. Inilah yang membuat pekerjaan sehari-hari menjadi suatu ibadah dan pelayanan. Rasul
Paulus mengingatkan jemaat Kolose: “Segala sesuatu yang kamu lakukan dengan
perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus,” dan
“perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu
sebagai upah” (Kol. 3:17,23-24). Allah terus memperhatikan dan senang dalam
memakai hidup kita. Kita dapat mencapai banyak hal bagi Kristus dengan
melayani-Nya lewat apa pun yang bisa kita kerjakan.
Respon 3
Sing : Tuhanlah
kekuatan dan mazmurku Dia gunung batu dan keslamatanku. Hanya pada-Mu hatiku
berserah Kaulah menara dan kota perlindungan. Syalom saudara / saudari.
Tuhanlah kekuatan kita, oleh karena itu janganlah kita mngandalkan kekuatan
pribadi / manusia. Tapi andalkan Tuhan dalam segala hal. Dialah gunung
batu, sebagai batu penjuru yang mengarahkan kita pada keslamatan.. Selamat
jalani hari dalam Tuhan. GBU.
Respon 4
Catatan kehidupan.
(2 Tesalonika 3:11-12). Seringkali kita menggunakan waktu kehi-dupan kita
dengan hal-hal yang tidak berguna, dan menjadi beban bagi orang lain, seharus-nya
kita melakukan hal-hal yang berguna dalam kehidupan ini, dan dapat menjadi
berkat bagi orang lain, agar kehidupan kita tidak menjadi sia-sia.
Respon 5
Seringnya memang hidup ini untuk hal-hal yang sia-sia.
Mikir besok gimana, menyesali apa yang sudah terjadi, bukankah itu hal yang
sia-sia. Tapi, kebanyakan ya itu yang kita lakukan, akhirnya galau, mengasihani
diri, merasa diri lebih sengsara dari orang lain. Hai Bro, hai Sis,
Tuhan sudah tahu porsi untuk kita, Dia tahu apa yang terbaik untuk kita, so
bersyukur saja buat semua yang kita dapat hari ini, dengan bersyukur kita akan
bisa menikmati hidup hari ini dengan maksimal.
Bersyukur buat kesehatan, bersyukur buat hari yang baru, bersyukur buat
pekerjaan hari ini dll. Banyak yang bisa kita syukuri. Dan itu akan membuat
hidup kita maksimal buat diri sendiri dan orang lain. Motto hidup kami adalah
"diberkati untuk memberkati" berkat bukan hanya bicara tentang
materi, tapi berkat juga berbicara tentang Kasih Tuhan. Kalau kita sudah
menerima Kasih Tuhan maka kita pun bisa mengasihi orang lain dengan memberi
perhatian, memberi waktu dan apapun yang bisa membuat orang lain merasa
dihargai dan dikasihi. Hidup ini indah karena Tuhan menjadikannya indah, maka jangan
dibuat susah dengan pikiran-pikiran negatif yang merusak sukacita surga yang
Tuhan berikan setiap hari untuk kita semua. Semangaaaaaat!!!!!
Respon 6
Syalom. Amin. “tetapi
barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk
selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata
air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”
(Yohanes 4:14). Terima kasih ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN mem-berkati
Ibu dan Keluarga.
No comments:
Post a Comment