Mazmur 136:3, “Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama-
lamanya kasih setia-Nya.” Tidak ada cara yang lebih baik untuk memulai
tahun yang baru ini selain dengan
bersungguh-sungguh menaikkan ucapan syukur kepada Tuhan kita. Pemazmur mengingatkan
kita akan keajaiban-keajaiban besar yang diperbuat Allah (Maz 136:4) karya
penciptaan Allah yang dihasilkan dengan kebijaksanaan (ayat 5). Bahkan Ia
menyebut-kan satu demi satu perbuatan
Allah dalam membebaskan umat
pilihan-Nya dari perbu-dakan (ayat 10-22). Sudahkah kita bersyukur kepada Allah
setiap hari sepanjang 31hari. Bahkan sepanjang Hidup kita? Temukan Alasan utama
& satu-satunya untuk menaikkan ucapan syukur kepada Allah yang LUAR BIASA yakni bahwasannya untuk selama-selamanya Kasih Setia-Nya. Amin.
Respon 1
Syalom. Amin. “Sebab
itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada
Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.” (Ibrani 13:15). Terima
kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN memberkati Ibu dan Keluarga.
Respon 2
Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan
hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati,
masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi
Daud menguatkan keper-cayaannya kepada TUHAN, Allahnya. (1 Samuel 30:6) Ketika
engkau sedang sangat terjepit, KUATkan KEPERCAYAAN mu kepada TUHAN! Tuhan pasti
tolong hidup-mu. God is on your side.
Respon 3
Amsal 24:16. Sebab 7
kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh
dalam bencana. Apa yang menentukan kita disebut orang benar atau orang fasik? Jawabannya
hanya 1 yaitu dilihat dari fokusnya. Kalau fokus kita hanya pada YESUS kita
akan jadi orang benar yang walaupun jatuh 7 kali tetap bisa bangkit kembali karena
YESUS adalah sumber pengharapan dan sumber kekuatan. Ada 1 kalimat di buku
renungan ini yang menarik, “kita memang tidak bisa menentukan seperti apa diri
kita saat lahir, di dalam lingkungan yang seperti apa, dan di dalam keluarga yang bagaimana. Namun,
kita bisa menentukan untuk hidup seperti apa. Ya, keputusan itu ada di tangan
kita. Bagaimana caranya supaya tetap fokus pada Yesus? 1. Selalu komunikasi dengan
Tuhan lewat Doa. 2. Selalu mendengar suara Tuhan lewat pembacaan Firman Tuhan.
3. Selalu setia beribadah. 4. Berkomunitas dengan orang-orang yang percaya
Tuhan, itu akan membangun iman kita. Dan 1 lagi yang paling manjur yaitu
bersyukur buat apa yang kita punya saat ini. Itu akan membuat hati dipenuhi
damai sejahtera. Kalau hati damai, pikiran tenang, kalau pikiran tenang bisa dapat
hikmat untuk menghadapi setiap persoalan dan tidak gampang menyerah.
Respon 4
13 Januari 2014, Senin.
Iman yang Menyela-matkan. Yohanes 1:12-13. Iman di dalam Kekristenan mencakup
beberapa elemen. Pe-ngetahuan akan siapa Yesus itu dan apa yang Ia telah perbuat
harus datang dari suatu keyakinan. Kita perlu mengetahui bahwa faktanya benar
dan mengaplikasikannya pada diri kita. Kita harus mulai menyadari bahwa saya
telah melanggar hukum Allah. Dan hal itu menjadikan saya seorang pendosa.
Setiap kita dilahirkan dengan sifat memberontak terhadap Tuhan. Untuk memiliki
iman yang menyelamatkan, kita harus menyadari bahwa tak ada satupun upaya kita yang
bisa memperoleh kemurahan-Nya. Kita juga sepakat bahwa “Yesus mati bagiku.” Ia
telah membayar semua dosa kita, seburuk apapun dosa itu di mata dunia.
Kemudian, kita mem-percayai kematian Yesus sebagai pembayaran yang cukup bagi
pelanggaran kita. Tidak ada hal lain lagi yang diperlukan. Kita harus menerima
bahwa Ia telah membayar hukuman kita dan mengalami murka Bapa dengan
menggantikan tempat kita. Akhirnya, kita menerima dengan iman bahwa kita telah
diadopsi ke dalam keluarga Allah berdasarkan kematian penebusan
Yesus (yang menyedih-kan). Undangan ini ditujukan bagi dunia, namun tidak semua
orang memiliki keyakinan yang benar. Terlalu banyak orang melihat fakta ini
sebagai “informasi” dan bukan kebenaran yang mengubah kehidupan. Begitu kita
yakin bahwa Yesus adalah Juruselamat kita, kepercayaan didemonstrasikan melalui
tindakan. Sebagai “ciptaan baru”, kita tidak lagi diri kita yang dulu. II
Korintus 5:17 berkata bahwa ada perbedaan nilai dan prioritas yang harus kita
pahami. Yesus, Tuhan kita, memiliki otoritas atas hidup kita. Ia sendiri berhak
menjadi prioritas utama kita. Ia tahu apa yang berkenan kepada Bapa. Yesus
mengutus Roh-Nya untuk hidup di dalam kita dan mengajar kita. - Sentuhan Hati
Respon 5
Ya amin. “Sepanjang masa”. Ia membagi-bagikan kepada
orang miskin kebajikannya tetap untuk selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam
kemuliaan. Mazmur112:9, kebajikan dan kemurahan akan menjadi milik kita jika kita
mendekat kepada Allah melalui iman kepada Yesus kristus. Dialah batu karang, keselamatan,
dan satu-satunya sumber kebahagiaan sejati serta kekal. Mazmur112:1 mengatan, Berbahagialah
orang yang takut akan Tuhan, yang suka kepada perintah-Nya. Bersukacitalah didalam
Tuhan dan firman-Nya, maka anda akan menemukan kebahagiaan yang sejati. Dialah yang
bisa memberikan kebahagiban yang akan tetap tinggal sepanjang masa. kita akan
merasa bahagia jika kita bersuka cita di dalam Tuhan. Amin. Selamat malam. Gbu.
No comments:
Post a Comment