Monday, 13 January 2014

13 Januari 2014 - 31 Hari Penuh Syukur


Mazmur 136:3, “Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama- lamanya kasih setia-Nya.” Tidak ada cara yang lebih baik untuk memulai tahun yang  baru ini selain dengan bersungguh-sungguh menaikkan ucapan syukur kepada Tuhan kita. Pemazmur mengingatkan kita akan keajaiban-keajaiban besar yang diperbuat Allah (Maz 136:4) karya penciptaan Allah yang dihasilkan dengan kebijaksanaan (ayat 5). Bahkan Ia menyebut-kan  satu  demi  satu  perbuatan  Allah dalam membebaskan umat pilihan-Nya dari perbu-dakan (ayat 10-22). Sudahkah kita bersyukur kepada Allah setiap hari sepanjang 31hari. Bahkan sepanjang Hidup kita? Temukan Alasan utama & satu-satunya untuk menaikkan ucapan syukur kepada Allah yang LUAR BIASA yakni bahwasannya untuk selama-selamanya Kasih Setia-Nya. Amin.

Respon 1
Syalom. Amin. “Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.” (Ibrani 13:15). Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN memberkati Ibu dan Keluarga.

Respon 2
Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing  karena  anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan keper-cayaannya kepada TUHAN, Allahnya. (1 Samuel 30:6) Ketika engkau sedang sangat terjepit, KUATkan KEPERCAYAAN mu kepada TUHAN! Tuhan pasti tolong hidup-mu. God is on your side.


Respon 3
Amsal 24:16. Sebab 7 kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana. Apa yang menentukan kita disebut orang benar atau orang fasik? Jawabannya hanya 1 yaitu dilihat dari fokusnya. Kalau fokus kita hanya pada YESUS kita akan jadi orang benar yang walaupun jatuh 7 kali tetap bisa bangkit kembali karena YESUS adalah sumber pengharapan dan sumber kekuatan. Ada 1 kalimat di buku renungan ini yang menarik, “kita memang tidak bisa menentukan seperti apa diri kita saat lahir, di dalam lingkungan yang seperti apa, dan di dalam keluarga yang bagaimana. Namun, kita bisa menentukan untuk hidup seperti apa. Ya, keputusan itu ada di tangan kita. Bagaimana caranya supaya tetap fokus pada Yesus? 1. Selalu komunikasi dengan Tuhan lewat Doa. 2. Selalu mendengar suara Tuhan lewat pembacaan Firman Tuhan. 3. Selalu setia beribadah. 4. Berkomunitas dengan orang-orang yang percaya Tuhan, itu akan membangun iman kita. Dan 1 lagi yang paling manjur yaitu bersyukur buat apa yang kita punya saat ini. Itu akan membuat hati dipenuhi damai sejahtera. Kalau hati damai, pikiran tenang, kalau pikiran tenang bisa dapat hikmat untuk menghadapi setiap persoalan dan tidak gampang menyerah.

Respon 4
13 Januari 2014, Senin. Iman yang Menyela-matkan. Yohanes 1:12-13. Iman di dalam Kekristenan mencakup beberapa elemen. Pe-ngetahuan akan siapa Yesus itu dan apa yang Ia telah perbuat harus datang dari suatu keyakinan. Kita perlu mengetahui bahwa faktanya benar dan mengaplikasikannya pada diri kita. Kita harus mulai menyadari bahwa saya telah melanggar hukum Allah. Dan hal itu menjadikan saya seorang pendosa. Setiap kita dilahirkan dengan sifat memberontak terhadap Tuhan. Untuk memiliki iman yang menyelamatkan, kita harus menyadari bahwa tak ada satupun upaya kita yang bisa memperoleh kemurahan-Nya. Kita juga sepakat bahwa “Yesus mati bagiku.” Ia telah membayar semua dosa kita, seburuk apapun dosa itu di mata dunia. Kemudian, kita mem-percayai kematian Yesus sebagai pembayaran yang cukup bagi pelanggaran kita. Tidak ada hal lain lagi yang diperlukan. Kita harus menerima bahwa Ia telah membayar hukuman kita dan mengalami murka Bapa dengan menggantikan tempat kita. Akhirnya, kita menerima dengan iman bahwa kita telah diadopsi ke dalam keluarga Allah berdasarkan kematian penebusan Yesus (yang menyedih-kan). Undangan ini ditujukan bagi dunia, namun tidak semua orang memiliki keyakinan yang benar. Terlalu banyak orang melihat fakta ini sebagai “informasi” dan bukan kebenaran yang mengubah kehidupan. Begitu kita yakin bahwa Yesus adalah Juruselamat kita, kepercayaan didemonstrasikan melalui tindakan. Sebagai “ciptaan baru”, kita tidak lagi diri kita yang dulu. II Korintus 5:17 berkata bahwa ada perbedaan nilai dan prioritas yang harus kita pahami. Yesus, Tuhan kita, memiliki otoritas atas hidup kita. Ia sendiri berhak menjadi prioritas utama kita. Ia tahu apa yang berkenan kepada Bapa. Yesus mengutus Roh-Nya untuk hidup di dalam kita dan mengajar kita. - Sentuhan Hati


Respon 5
Ya amin. “Sepanjang masa”. Ia membagi-bagikan kepada orang miskin kebajikannya tetap  untuk  selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam kemuliaan. Mazmur112:9, kebajikan dan kemurahan akan menjadi milik kita jika kita mendekat kepada Allah melalui iman kepada Yesus kristus. Dialah batu karang, keselamatan, dan satu-satunya sumber kebahagiaan sejati serta kekal. Mazmur112:1 mengatan, Berbahagialah orang yang takut akan Tuhan, yang suka kepada perintah-Nya. Bersukacitalah didalam Tuhan dan firman-Nya, maka anda akan menemukan kebahagiaan yang sejati. Dialah yang bisa memberikan kebahagiban yang akan tetap tinggal sepanjang masa. kita akan merasa bahagia jika kita bersuka cita di dalam Tuhan. Amin. Selamat malam. Gbu.

JESUS BLESS




No comments:

Post a Comment