Matius 8:24, “Sekonyong- konyong menga-muklah angin ribut
di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur.”
Kejadian 2:2, “Ketika Allah pada hari
ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada
hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.” Kejadian 2:3,
“Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu
dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan
penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.” Lewat kitab Kejadian 2:2-3, Matius
8:24: Tuhan ingin mengajarkan kepada kita: bahwa beristirahat / WAKTU untuk
beristirahat itu sangat penting. Karena manusia mempunyai keterbatasan dalam
banyak hal. Beristirahat penting untuk
menyegarkan kembali Tubuh, Jiwa dan Roh kita! Adakah kita anak-anak Tuhan yang
menggunakan waktu dengan baik (Bekerja & Beristirahat, Balance?) Serta
Bertanggung Jawab?
Respon 1
Tampil Rapi. 18/01/2014
— Joe Stowell Santapan Rohani Baca: Yudas 1:20-25. Yesus berkuasa menjaga
supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan
penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya. —Yudas 1:24, Menjaga penampilan
anak-anak kami agar tetap rapi selama di gereja selalu menjadi tantangan bagi
kami. Sepuluh menit setelah tiba di gereja dalam keadaan rapi, anak kami yang
kecil, Matthew, akan terlihat seakan-akan ia tidak terurus oleh orangtuanya. Saya melihatnya berlarian
dengan kemeja yang keluar sebagian dari celana, kacamata yang miring, sepatu
yang diseret, dan pakaian yang dipenuhi dengan remah-remah kue. Jika dibiarkan
sendiri, Matthew pasti akan menjadi anak yang kotor dan berantakan. Saya
berpikir jangan-jangan penampilan kita pun ada kalanya terlihat seperti itu.
Setelah Kristus mengenakan kebenaran-Nya pada kita, kita sering menyimpang dan
hidup dengan sikap yang tidak mencerminkan diri sebagai seorang anak Allah.
Itulah mengapa janji dalam kitab Yudas yang menulis bahwa Yesus “berkuasa
menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda”
itu memberikan harapan kepada saya (Yud 1:24). Bagaimana cara kita menjaga diri
agar tidak terlihat seakan-akan tidak terurus oleh Bapa surgawi kita? Ketika
kita semakin berserah kepada Roh-Nya dan menuruti jalan-jalan-Nya, Dia akan
menjaga kita supaya tidak tersandung. Alangkah semakin sucinya hidup kita apabila kita
mau meluangkan waktu dalam firman-Nya agar kita disucikan “dengan air dan
firman” (Ef. 5:26). Sungguh luar biasa berkat dari Yesus yang berjanji
memulihkan hidup kita yang berantakan dan penuh cela ini agar kita dibawa-Nya
dengan tidak bernoda ke hadapan Bapa di surga! Kiranya kita semakin
mencerminkan diri sebagai anak-anak dari Sang Raja lewat hidup kita yang
memancarkan perhatian dan kasih sayang-Nya. Untuk mencerminkan kehadiran Allah
Bapa dalam hidup ini, kita harus bersandar kepada Anak-Nya.
Respon 2
Shalom Siu pagi, yes,
dengan istirahat yang cukup akan menyegarkan pikiran, fresh saat bangun pagi,
Gbu.
Respon 3
Kej 2:2-3, Mat 8:24, berbicara tentang istirahat SETELAH bekerja. Tubuh kita punya keterbatasan,
kerja terus tanpa istirahat akan membuat Tubuh kelelahan dan akibatnya kita
bisa sakit. Setiap hari kita butuh istirahat, tidur. Beristirahat tanpa bekerja
memang tidak baik dan bekerja tanpa beristirahat juga sama tidak baiknya. Semua
harus seimbang. Tapi pagi ini sudah waktunya bangun sudah jam setengah 6 ayo
bangun kerja, kerja, kerja mengumpulkan “manna” yang dikirim dari surga harus
pagi-pagi sebelum matahari tinggi. Ayo bangun.
Respon 4
RENUNGAN PAGI. Sabtu, 18 Januari 2014. Firman TUHAN
kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan
berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa
sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus
berkuasa atasnya.” ( Kejadian 4:6-7 ) Berbuat baik tidaklah
sama dengan
tidak berbuat jahat? Berbuat baik
tidak cukup hanya dengan menjauhi kejahatan tetapi, ada sesuatu yang kita
lakukan. Ada sesuatu yang kita perbuat. Ada sesuatu yang lebih mungkin. Hari
ini kita tidak berbuat jahat. Namun, adakah kita sudah berbuat baik? Atau memang
kita tidak berbuat jahat. Tetapi juga tidak berbuat baik? Tuhan Yesus Memberkati.
No comments:
Post a Comment