Saturday, 18 January 2014

18 Januari 2014 - Pentingnya Beristirahat



Matius 8:24, “Sekonyong- konyong menga-muklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur.” Kejadian 2:2, “Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.” Kejadian 2:3, “Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.” Lewat kitab Kejadian 2:2-3, Matius 8:24: Tuhan ingin mengajarkan kepada kita: bahwa beristirahat / WAKTU untuk beristirahat itu sangat penting. Karena manusia mempunyai keterbatasan dalam banyak hal. Beristirahat penting untuk menyegarkan kembali Tubuh, Jiwa dan Roh kita! Adakah kita anak-anak Tuhan yang menggunakan waktu dengan baik (Bekerja & Beristirahat, Balance?) Serta Bertanggung Jawab?


Respon 1
Tampil Rapi. 18/01/2014 — Joe Stowell Santapan Rohani Baca: Yudas 1:20-25. Yesus berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya. —Yudas 1:24, Menjaga penampilan anak-anak kami agar tetap rapi selama di gereja selalu menjadi tantangan bagi kami. Sepuluh menit setelah tiba di gereja dalam keadaan rapi, anak kami yang kecil, Matthew, akan terlihat seakan-akan ia tidak terurus oleh orangtuanya.  Saya melihatnya berlarian dengan kemeja yang keluar sebagian dari celana, kacamata yang miring, sepatu yang diseret, dan pakaian yang dipenuhi dengan remah-remah kue. Jika dibiarkan sendiri, Matthew pasti akan menjadi anak yang kotor dan berantakan. Saya berpikir jangan-jangan penampilan kita pun ada kalanya terlihat seperti itu. Setelah Kristus mengenakan kebenaran-Nya pada kita, kita sering menyimpang dan hidup dengan sikap yang tidak mencerminkan diri sebagai seorang anak Allah. Itulah mengapa janji dalam kitab Yudas yang menulis bahwa Yesus “berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda” itu memberikan harapan kepada saya (Yud 1:24). Bagaimana cara kita menjaga diri agar tidak terlihat seakan-akan tidak terurus oleh Bapa surgawi kita? Ketika kita semakin berserah kepada Roh-Nya dan menuruti jalan-jalan-Nya, Dia akan menjaga kita supaya tidak tersandung. Alangkah semakin sucinya hidup kita apabila kita mau meluangkan waktu dalam firman-Nya agar kita disucikan “dengan air dan firman” (Ef. 5:26). Sungguh luar biasa berkat dari Yesus yang berjanji memulihkan hidup kita yang berantakan dan penuh cela ini agar kita dibawa-Nya dengan tidak bernoda ke hadapan Bapa di surga! Kiranya kita semakin mencerminkan diri sebagai anak-anak dari Sang Raja lewat hidup kita yang memancarkan perhatian dan kasih sayang-Nya. Untuk mencerminkan kehadiran Allah Bapa dalam hidup ini, kita harus bersandar kepada Anak-Nya.


Respon 2
Shalom Siu pagi, yes, dengan istirahat yang cukup akan menyegarkan pikiran, fresh saat bangun pagi, Gbu.

Respon 3
Kej 2:2-3, Mat 8:24, berbicara tentang istirahat  SETELAH  bekerja.  Tubuh kita punya keterbatasan, kerja terus tanpa istirahat akan membuat Tubuh kelelahan dan akibatnya kita bisa sakit. Setiap hari kita butuh istirahat, tidur. Beristirahat tanpa bekerja memang tidak baik dan bekerja tanpa beristirahat juga sama tidak baiknya. Semua harus seimbang. Tapi pagi ini sudah waktunya bangun sudah jam setengah 6 ayo bangun kerja, kerja, kerja mengumpulkan “manna” yang dikirim dari surga harus pagi-pagi sebelum matahari tinggi. Ayo bangun.

Respon 4
RENUNGAN PAGI. Sabtu, 18 Januari 2014. Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.” ( Kejadian 4:6-7 ) Berbuat baik   tidaklah   sama   dengan  tidak  berbuat jahat? Berbuat baik tidak cukup hanya dengan menjauhi kejahatan tetapi, ada sesuatu yang kita lakukan. Ada sesuatu yang kita perbuat. Ada sesuatu yang lebih mungkin. Hari ini kita tidak berbuat jahat. Namun, adakah kita sudah berbuat baik? Atau memang kita tidak berbuat jahat. Tetapi juga tidak berbuat baik? Tuhan Yesus Memberkati.

JESUS BLESS


No comments:

Post a Comment