Efesus 6:10, “Akhirnya,
hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.” Untuk dapat HIDUP KUAT atau Hidup dalam Kepenuhan Allah, kita PERLU KUAT didalam TUHAN, karena Kristus telah meme-nangkan peperangan ini dikayu
salib & ber-kata Sudah Selesai
/ It's Finished namun
iblis sering menipu & menggoda untuk menjatuh-kan kita. Untuk itu kita
perlu belajar bagai-mana BERDIRI TEGAK /
KUAT hingga Akhir? (Baca Efesus 6:13) Banyak tantangan diluar kemampuan
kita tetapi, tidak pernah diluar kemampuan Tuhan, Amin! Apakah saudara yakin PEPERANGAN adalah milik Tuhan? Tetapi KEMENANGAN TELAH diberikan kepada saudara
& saya!
Respon 1
Yes. Efesus 6:10,
akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-NYA. Kita
punya Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dan DIA adalah pemiliknya. Hanya dengan
bersabda saja semuanya jadi. Luar biasa, ya. Tapi apakah kita benar-benar kenal
Dia? Apakah kita benar-benar tahu KUASANYA? Kalau kita kenal dan tahu siapa
DIA yang kita sembah. Tidak ada alasan untuk khawatir, gak ada alasan untuk
takut dalam menghadapi setiap persoalan hidup ini. Kalau hanya dengan berkata-kata,
dunia dan isinya bisa tercipta. Apalah arti masalah kita. Paham ya maksudku?
Tidak usah dicari, tidak usah di minta setiap hari pasti ada masalah dalam
hidup kita, bagaimana respon kita dalam menghadapi masalah, itu akan menunjukan
seberapa jauh pengenalan kita pada Tuhan yang kita sembah. Iman yang teguh baru
kelihatan ketika tekanan hidup datang. Jadi, kenalilah kuasa Tuhan yang kita
sembah, maka kita akan menjadi orang yang tidak gampang menyerah karena ada
kekuatan Tuhan di dalam diri kita. Jangan pernah menyerah dalam hal apapun karena
kita punya Tuhan yang DAHSYAT, AJAIB, LUAR BIASA... Semangaaaaatt.
Respon 2
14 Januari 2014, Selasa. Pandanglah Yesus dan Hiduplah.
Yohanes 3:7-15. Percakapan Yesus dengan Nikodemus dipenuhi dengan berbagai
simbol. Ia membandingkan kesela-matan dengan kelahiran kedua kalinya dan
menyamakan karya Roh Kudus seperti angin. Namun kemudian Tuhan memakai
ilustrasi Perjanjian lama yang mungkin tampak aneh bagi pembaca modern -- Ia
berkata bahwa Anak Manusia harus ditinggikan, sama seperti Musa meninggikan
ular tembaga (Bilangan 21:1-9). Kisah ini tentu saja tidak asing bagi
Nikodemus: dalam perjalanan menuju ke Tanah Perjanjian, bangsa Israel kembali
mengeluh tentang jauhnya perjalanan di sekitar wilayah musuh. Allah merespon
dengan mengirimkan ular beracun ke tengah-tengah mereka. Mereka yang tergigit
akan mati kecuali ia memandang kepada ular tembaga yang tergantung di tiang.
Patung itu menjadi gambaran simbolis dari kehadiran Allah di
tengah-tengah bangsa Israel sekaligus sebagai pengingat bahwa Dialah pembebas
mereka. Sang Mesias menjelaskan bahwa Ia harus dinaikkan di atas kayu salib
sebagai suatu korban persembahan bagi dosa umat manusia. Kelahiran baru tidak
mungkin terjadi kecuali seseorang membayar harga bagi dosa kita. Barangsiapa
memandang kepada Yesus dan percaya akan diampuni, diselamatkan dan lahir
kembali. Pesan Yesus kepada Nikodemus menjadi jelas saat kita memahami
bagaimana potongan-potongan cerita ini saling melengkapi. Sang Juruselamat
berkata bahwa ia harus mati di atas kayu salib sehingga umat manusia yang
berdosa dapat lahir kembali. Sudahkah Anda memandang kepada Yesus Kristus untuk
keselamatan Anda? Dialah satu-satunya jalan kepada hidup yang baru.- Sentuhan
Hati.
Respon 3
“Tidak akan Menyerah”.
Dia adalah Allah yang menciptakan kita
menjadi pemenang! Jika Dia di pihak kita, siapakah yang dapat melawan? Kutuk
sudah dipatahkan di atas kayu salib, kuasa Tuhan di dalam kita jauh lebih besar
dari pada kuasa dunia dan lainnya. Seorang kenalan menceritakan bahwa bisnis-nya
terancam kebangkrutan karena harus bersaing dengan saudara sepupunya yang
menggunakan kuasa kegelapan dan menderita penyakit yang sangat aneh. Saya
mendoakan-nya. Lantas, apakah saya harus mundur? Tentu saja tidak! Kita percaya
bahwa semua yang kita lakukan untuk pekerjaan Tuhan sekecil apapun tak akan
pernah sia-sia. Amin. Di tahun 2014 ini kita menjadi orang yang berkomitmen. Untuk
menjadi orang berhasil. Selamat pagi. Gbu.
Respon 4
Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah
teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam
pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam
persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia (1 Korintus15:58).
No comments:
Post a Comment