Tuesday, 14 January 2014

14 Januari 2014 - Ditentukan untuk MENANG



Efesus 6:10, “Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.” Untuk dapat HIDUP KUAT atau Hidup dalam Kepenuhan   Allah,  kita  PERLU  KUAT  didalam TUHAN, karena Kristus telah meme-nangkan peperangan ini dikayu salib & ber-kata Sudah Selesai / It's Finished namun iblis sering menipu & menggoda untuk menjatuh-kan kita. Untuk itu kita perlu belajar bagai-mana BERDIRI TEGAK / KUAT hingga Akhir? (Baca Efesus 6:13) Banyak tantangan diluar kemampuan kita tetapi, tidak pernah diluar kemampuan Tuhan, Amin! Apakah saudara yakin PEPERANGAN adalah milik Tuhan? Tetapi KEMENANGAN TELAH diberikan kepada saudara & saya!

Respon 1
Yes. Efesus 6:10, akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-NYA. Kita punya Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dan DIA adalah pemiliknya. Hanya dengan bersabda saja semuanya jadi. Luar biasa, ya. Tapi apakah kita benar-benar kenal Dia? Apakah kita benar-benar  tahu  KUASANYA?  Kalau kita kenal dan tahu siapa DIA yang kita sembah. Tidak ada alasan untuk khawatir, gak ada alasan untuk takut dalam menghadapi setiap persoalan hidup ini. Kalau hanya dengan berkata-kata, dunia dan isinya bisa tercipta. Apalah arti masalah kita. Paham ya maksudku? Tidak usah dicari, tidak usah di minta setiap hari pasti ada masalah dalam hidup kita, bagaimana respon kita dalam menghadapi masalah, itu akan menunjukan seberapa jauh pengenalan kita pada Tuhan yang kita sembah. Iman yang teguh baru kelihatan ketika tekanan hidup datang. Jadi, kenalilah kuasa Tuhan yang kita sembah, maka kita akan menjadi orang yang tidak gampang menyerah karena ada kekuatan Tuhan di dalam diri kita. Jangan pernah menyerah dalam hal apapun karena kita punya Tuhan yang DAHSYAT, AJAIB, LUAR BIASA... Semangaaaaatt.

 Respon 2

14 Januari 2014, Selasa. Pandanglah Yesus dan Hiduplah. Yohanes 3:7-15. Percakapan Yesus dengan Nikodemus dipenuhi dengan berbagai simbol. Ia membandingkan kesela-matan dengan kelahiran kedua kalinya dan menyamakan karya Roh Kudus seperti angin. Namun kemudian Tuhan memakai ilustrasi Perjanjian lama yang mungkin tampak aneh bagi pembaca modern -- Ia berkata bahwa Anak Manusia harus ditinggikan, sama seperti Musa meninggikan ular tembaga (Bilangan 21:1-9). Kisah ini tentu saja tidak asing bagi Nikodemus: dalam perjalanan menuju ke Tanah Perjanjian, bangsa Israel kembali mengeluh tentang jauhnya perjalanan di sekitar wilayah musuh. Allah merespon dengan mengirimkan ular beracun ke tengah-tengah mereka. Mereka yang tergigit akan mati kecuali ia memandang kepada ular tembaga yang tergantung di tiang. Patung itu menjadi   gambaran  simbolis  dari  kehadiran Allah di tengah-tengah bangsa Israel sekaligus sebagai pengingat bahwa Dialah pembebas mereka. Sang Mesias menjelaskan bahwa Ia harus dinaikkan di atas kayu salib sebagai suatu korban persembahan bagi dosa umat manusia. Kelahiran baru tidak mungkin terjadi kecuali seseorang membayar harga bagi dosa kita. Barangsiapa memandang kepada Yesus dan percaya akan diampuni, diselamatkan dan lahir kembali. Pesan Yesus kepada Nikodemus menjadi jelas saat kita memahami bagaimana potongan-potongan cerita ini saling melengkapi. Sang Juruselamat berkata bahwa ia harus mati di atas kayu salib sehingga umat manusia yang berdosa dapat lahir kembali. Sudahkah Anda memandang kepada Yesus Kristus untuk keselamatan Anda? Dialah satu-satunya jalan kepada hidup yang baru.- Sentuhan Hati.

Respon 3
“Tidak  akan  Menyerah”.  Dia  adalah  Allah yang menciptakan kita menjadi pemenang! Jika Dia di pihak kita, siapakah yang dapat melawan? Kutuk sudah dipatahkan di atas kayu salib, kuasa Tuhan di dalam kita jauh lebih besar dari pada kuasa dunia dan lainnya. Seorang kenalan menceritakan bahwa bisnis-nya terancam kebangkrutan karena harus bersaing dengan saudara sepupunya yang menggunakan kuasa kegelapan dan menderita penyakit yang sangat aneh. Saya mendoakan-nya. Lantas, apakah saya harus mundur? Tentu saja tidak! Kita percaya bahwa semua yang kita lakukan untuk pekerjaan Tuhan sekecil apapun tak akan pernah sia-sia. Amin. Di tahun 2014 ini kita menjadi orang yang berkomitmen. Untuk menjadi orang berhasil. Selamat pagi. Gbu.

Respon 4
Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu  dalam  pekerjaan  Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia (1 Korintus15:58).

JESUS BLESS


No comments:

Post a Comment