Matius 8:14-15, “Setibanya
di rumah Petrus,
Yesuspun melihat ibu mertua Petrus terbaring karena
sakit demam. Maka dipegang-Nya tangan perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya.
Ia pun bangunlah dan melayani Dia.” Sentuhan adalah salah satu bentuk dari perhatian & perhatian adalah
salah satu kebutuhan utama manusia. Di dalam pelayanan-Nya, Ia / Tuhan Yesus
selalu menggunakan sentuhan, tidak hanya menyentuh fisik (ketika menyembuhkan
ibu mertua Petrus), tetapi juga hati. Adakah kita sudah memperhatikan mereka yang
saat ini membutuhkan perhatian? Seseorang akan semakin merasakan kedahsyatan
sentuhan ketika hatinya tersentuh! Mari jadilah anak-ank Tuhan yang peduli untuk
menolong orang-orang disekitar kita yang membutuhkan sentuhan/pemulihan jiwa
mereka ya! Amin.
Respon 1
Syalom, “Dan biarkanlah ketekunan itu mem-peroleh buah
yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan
utuh dan tak kekurangan suatu apapun.” (Yakobus 1:4). Selamat pagi Ibu Siu,
selamat beraktivitas TUHAN YESUS memberkati Ibu dan Keluarga.
Respon 2
Aku melayangkan
mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku
ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakimu
goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak
tertidur Penjaga Israel. Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah
tangan kananmu. (Mazmur 121:1-5).
Respon 3
Maz 91:14. Sungguh,
hatinya melekat kepada-Ku, maka aku akan meletakkannya, aku akan membentenginya,
sebab ia mengenal namaku! Hatiku melekat pada-Mu, ya Yesusku. Terima kasih
Perlindungan-Mu! Samuel Sianto (SS) – YESTOYA Malang.
Respon 4
Bapa, berikanlah kepadaku
kepekaan dan kepeulian untuk orang-orang disekitarku, jadi-kan aku saluran
berkat-Mu. Amin. Shalom. Pagi Siu, terima kasih.
No comments:
Post a Comment