Saturday, 25 January 2014

25 Januari 2014 - Tidak ada yang instant



1 Samuel 16:1-13. Tidak ada yang instant! Setiap kita pasti mengalami proses dalam kehidupan ini. Punyailah keberanian berjuang untuk mewujudkan mimpi kita. Jangan takut untuk mewujudkan semua mimpi kita. Jangan takut gagal, sebelum kita mencoba. Bukanlah waktu, latihan dan pengulangan yang akan menyempurnakan semua proses kehidupan kita? Sudahkah kita memiliki keberanian untuk melangkah? Dan tidak mudah menyerah? Amin. 


Respon 1
Lalu Samuel berkata kepada Isai: “inikah anakmu semuanya?” Jawabnya: “masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba” (1 Sam 16:11). Raja Daud yang terkenal itu dulunya cuma seorang gembala? Apa tidak salah Tuhan milih calon Raja? Tidak sama sekali karena Tuhan melihat hati. Di 2 Sam 16, menceritakan kisah Daud sejak diurapi sampai dia diproses dan dipersiapkan Tuhan untuk menjadi raja yang luar biasa. Segala sesuatu tidak ada yang instan saudaraku. Banyak contoh di renungan pagi ini orang-orang terkenal dan perjuangannya sampai bisa menjadi sukses seperti hari ini. Jadi kalau sekarang kita masih belum merasa menjadi orang sukses. Tenang saja, itu adalah proses menuju ke sana. Jangan pernah menyerah, Jangan pernah putus asa, biarkan Tuhan membekali kita untuk menjadi orang sukses. Percayalah  hari  depan kita sudah dirancangkan Tuhan adalah hari depan yang penuh harapan. Orang yang sukses dengan perjuangan itu lebih berkualitas dari pada orang sukses yang tanpa perjuangan. Tetap semangat!

Respon 2
Maz 63:8, Sungguh ENGKAU telah menjadi pertolonganku dan dalam naungan sayap-MU aku bersorak-sorai! YESUS sumber pertolonganku. Ada sorak-sorai kemenangan. Yes! Samuel Sianto (SS) YESTOYA Malang.
Mari Introspeksi diri kita.

Respon 3
Sesungguhnya semua manusia punya MASALAH. Semua orang punya CERITA DUKA. Begitulah HAKEKAT HIDUP. Jangan mengeluh karena MASALAH. Hayati-lah makna dibalik smua masalah maka semua masalah akan membuat hidup menjadi BER-MAKNA.   RENCANA  kita  boleh  INDAH, tapi rencana NYA-lah yang TERINDAH. HIDUP kita mungkin baik-baik saja, tapi hidup BERSAMA-NYA lebih SEMPURNA. PEKERJAAN kita mungkin MENJANJIKAN, tapi BERKAT-NYA-lah yang menjadikan BERHASIL. KEKUATAN tangan kita mungkin sanggup membawa kita menjadi orang HEBAT, tapi hanya BERSAMA TUHAN, kita menjadi LUAR BIASA. Sebab TUHAN bukan hanya MENCUKUPI apa yang kita perlukan,tapi IA memberi dengan BERKELIMPAHAN sesuai dengan waktuNYA. Indahnya kehidupan, bu-kan terletak dari banyaknya KESENANGAN, tapi terletak pada RASA SYUKUR kita dengan rasa kasih sayang, saya mengucapkan. Selamat siang dan selamat berakhir pekan.

Respon 4
Ya amin. Firman Tuhan berkata bahwa pada dasarnya manusia sulit untuk merasa puas dan cukup pada apa yang di milikinya. Lebih cenderung membandikan dengan yang lebih baik sehingga menjadi sulit untuk bersyukur pada apa yang di miliki. Sadarilah saudara bahwa cara hidup yang demikian akan menyiksa kita secara tidak sadar. Jauh lebih baik apabila kita mensyukuri apa yang ada pada kita. Hidup akan terasa jauh lebih nikmat dan penuh ucapan syukur. Ibrani 13:5, janganlah kamu menjadi hambah uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu, karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau”. Amin. Belajar untuk mencukupkan hidup dari penghasilan yang kita terima dan bersyukur pada Tuhan. Selamat sore and happy weekend. GBU.

JESUS BLESS



No comments:

Post a Comment