Sunday, 12 January 2014

12 Januari 2014 - Cinta Segitiga: Suami Istri &Allah



Efesus 5:33, “Bagaimanapun juga, bagi kamu masing- masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya.” Saat seorang suami mendekat dan tunduk pada Kristus & istri juga mendekat & tunduk kepada Kristus maka Suami Istri akan menjadi DEKAT satu dengan yang lainnya! Sudahkah kita Suami / Istri merendahkan HATI yaitu: PENUH dengan KERELAAN mengesampingkan kepentingan pribadi demi kebaikan dan kebahagiaan BERDUA? Bahkan akan BERDAMPAK POSITIF bagi pasangan yang lain?
 

Respon 1
RENUNGAN PAGI. Minggu, 12 Januari 2014. Sesudah Musa hamba TUHAN itu mati, berfirmanlah TUHAN kepada Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian: “Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu.” (Yosua 1:1-2). Yosua tahu di sana ada susu dan madu. Yosua pun tahu di sana ada raksasa-raksasa. Dan Yosua pernah gagal meyakinkan bangsa Israel untuk menyeberang ke sana. Tetapi saat ini Tuhan perintahkan dia untuk pimpin bangsa itu. Bagaimana dengan kita? Adakah kita lihat adanya kesempatan  pada tahun ini? Adanya berkat pada tahun ini? Adakah pula kita melihat tidak sedikit halangannya? Lalu adakah kita biarkan kegagalan tahun lalu menghantui kita? Atau kita tegar berjalan bersama Tuhan untuk me-raih kemenangan di tahun ini?  Yeremia 5:22.Bersyukurlah untuk kebesaran Tuhan dan hiduplah di dalam hormat dan takut akan Dia. Selamat beribadah. Tuhan Yesus Memberkati.

Respon 2
Dan itu sunggu benar. Lihatlah bagaimana mereka yang lumpuh, buta, tuli, kusta dan orang yang kerasukan setan disembuhkan-Nya. Lihatlah bagaimana Dia memberikan nyawa-Nya, agar setiap orang berdosa yang menerima-Nya mendapat jalan pendamaian dengan Allah. Kita semua orang berdosa, yang sudah ditebus oleh Yesus kristus maka, kita diutus untuk menjadi saksi yang meneruskan keseluruh bumi. Dimana saja kita berada, biarlah berita damai itu diberitakan, baik melalui tutur kata ataupun perbuatan dan sikap kita didalam kasih, jadilah PEMBAWA KABAR DAMAI. Amin ya saudara, sudah-kah kita menjadi pembawa kabar damai? Dimana saja kita berada. Selamat berkarya & terus berjuang dalam Yesus Kristus. GBU.


Respon 3
Syalom. Amin. “Takut akan Allah mendatangkan hidup, maka orang bermalam dengan puas, tanpa ditimpa malapetaka.” (Amsal 19:23). Terima kasih Ibu Siu untuk Firman di hari ini, selamat malam, selamat beristirahat TUHAN memberkati Ibu dan Keluarga.
 

JESUS BLESS

 

No comments:

Post a Comment