Efesus 5:33, “Bagaimanapun juga, bagi kamu masing- masing
berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah
menghormati suaminya.” Saat seorang suami mendekat dan tunduk pada Kristus
& istri juga mendekat & tunduk kepada Kristus maka Suami Istri akan
menjadi DEKAT satu dengan yang
lainnya! Sudahkah kita Suami / Istri merendahkan HATI yaitu: PENUH dengan
KERELAAN mengesampingkan kepentingan
pribadi demi kebaikan dan kebahagiaan BERDUA?
Bahkan akan BERDAMPAK POSITIF bagi pasangan
yang lain?
Respon 1
RENUNGAN PAGI. Minggu,
12 Januari 2014. Sesudah Musa hamba TUHAN itu mati, berfirmanlah TUHAN kepada
Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian: “Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu
bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa
ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu.”
(Yosua 1:1-2). Yosua tahu di sana ada susu dan madu. Yosua pun tahu di sana ada
raksasa-raksasa. Dan Yosua pernah gagal meyakinkan bangsa Israel untuk
menyeberang ke sana. Tetapi saat ini Tuhan perintahkan dia untuk pimpin bangsa
itu. Bagaimana dengan kita? Adakah kita lihat adanya kesempatan pada tahun ini? Adanya berkat pada tahun ini?
Adakah pula kita melihat tidak sedikit halangannya? Lalu adakah kita biarkan kegagalan
tahun lalu menghantui kita? Atau kita tegar berjalan bersama Tuhan untuk me-raih
kemenangan di tahun ini? Yeremia 5:22.Bersyukurlah untuk
kebesaran Tuhan dan hiduplah di dalam hormat dan takut akan Dia. Selamat
beribadah. Tuhan Yesus Memberkati.
Respon 2
Dan itu sunggu
benar. Lihatlah bagaimana mereka yang lumpuh, buta, tuli, kusta dan orang yang
kerasukan setan disembuhkan-Nya. Lihatlah bagaimana Dia memberikan nyawa-Nya, agar
setiap orang berdosa yang menerima-Nya mendapat jalan pendamaian dengan Allah.
Kita semua orang berdosa, yang sudah ditebus oleh Yesus kristus maka, kita
diutus untuk menjadi saksi yang meneruskan keseluruh bumi. Dimana saja kita
berada, biarlah berita damai itu diberitakan, baik melalui tutur kata ataupun
perbuatan dan sikap kita didalam kasih, jadilah PEMBAWA KABAR DAMAI. Amin ya
saudara, sudah-kah kita menjadi pembawa kabar damai? Dimana saja kita berada.
Selamat berkarya & terus berjuang dalam Yesus Kristus. GBU.
Respon 3
Syalom. Amin. “Takut
akan Allah mendatangkan hidup, maka orang bermalam dengan puas, tanpa ditimpa
malapetaka.” (Amsal 19:23). Terima kasih Ibu Siu untuk Firman di hari ini,
selamat malam, selamat beristirahat TUHAN memberkati Ibu dan Keluarga.
No comments:
Post a Comment