1 Samuel 18:9, “Sejak hari itu maka Saul selalu mendengki
Daud.” (Baca 1 Samuel 18:6-9) Iri Hati dan Sombong itu saudara kembar! Raja
Saul seharusnya bisa menjadi lebih baik, jika dia mau belajar dari kelebihan
Daud, namun karena iri hati ia tidak berkembang. Bahkan sejak hari itu, Saul
selalu merancang hal yang jahat terhadap Daud, sehingga Roh Jahat berkuasa atas
Saul. Adakah kita anak-anak Tuhan yang mau belajar untuk menerima kelebihan orang
lain, & dengan rendah hati belajar darinya? Jadilah anak-anak Tuhan yang
selalu mengasah Talenta yang sudah Tuhan berikan & jangan iri hati akan
kelebihan orang lain. Amin.
Respon 1
Jawab Elisa
kepadanya: “Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa
yang kaupunya di rumah.” Berkatalah perempuan itu: “Hambamu ini tidak punya
sesuatu apapun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak” (2 Raja-raja
4:2) Dengan sebuah buli-buli berisi minyak, perempuan itu bisa membayar hutang
bahkan ada sisanya Apa-apa yang kau punya dirumah? Mujizat ada di rumah kita!
Respon 2
Syalom. Amin. “Sebab
itu beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku akan memper-juangkan perkaramu,
dan akan melakukan pembalasan untukmu: Aku akan mongering-kan lautnya dan akan
menggersangkan sumber airnya;” (Yeremia 51:36). Terima kasih Ibu Siu, slamat beraktivitas
TUHAN memberkati Ibu dan Keluarga.
Respon 3
16 Januari 2014, Kamis. Sudut Pandang Tuhan mengenai
Uang. I Timotius 6:9-11. Tuhan tahu betapa masalah uang bisa begitu menguasai
pikiran kita, karenanya Ia memberikan penekanan secara khusus tentang hal ini
dalam Firman-Nya. Tahukah Anda bahwa ada 2.350 ayat mengenai uang—melebihi dari
topik lainnya? Dan sadarkah Anda bahwa lebih dari setengah perumpamaan Yesus
memakai uang sebagai obyek pelajarannya? Oleh karena Ia mengetahui ketertarikan
dan godaan kita yang paling besar, Tuhan menjabarkan apa yang kita perlu
ketahui untuk dapat menggunakan sumber daya yang kita miliki dengan
hikmat-Nya.Tuhan tertarik secara pribadi dengan detil kehidupan kita, termasuk
keamanan finansial kita. Itulah mengapa Firman-Nya mencakup instruksi tentang
memberi dan sikap yang Ia ingin kita miliki. Kita harus member dengan murah hati. Kemungkinan
besar, Anda memiliki sesuatu
dimana beberapa orang akan melihatnya sebagai suatu berkat yang berkelimpahan.
Banyak orang yang hidup berkelimpahan tunduk pada godaan untuk menumpuknya.
Muliakan Tuhan dengan hasil pertamamu—langsung yang paling atas—dan kemudian
berkatilah orang lain dengan kelimpahan Anda dengan sukacita. Kita harus
menempatkan prinsip-prinsip keuangan Tuhan dengan rasa sukacita, bukan karena
tekanan maupun rasa bersalah. Ingatlah bahwa Ia mengetahui hati dan motivasi
Anda dengan penuh keyakinan. Tuhan memegang janji-Nya. Maleakhi 3:10 mengatakan
kepada kita bahwa ketika kita mendukung pekerjaan Tuhan, Ia akan membukakan
tingkap-tingkap langit dan memberkati setiap area kehidupan kita. Allah ingin
anak-anak-Nya mengambil langkah untuk mengikuti-Nya. Saat Ia melihat bahwa Anda
setia dalam perkara-perkara kecil, Ia akan mempercayakan perkara-perkara yang
lebih besar kepada Anda.- SH.
No comments:
Post a Comment