Tuesday, 28 January 2014

28 Januari 2014 - Bayar Harga Mahal



Filipi 1:21, “Karena bagiku HIDUP adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” Matius 13:46, “Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.” Hal yang bisa kita pelajari  di  sini  adalah  sebagai  pribadi yang sudah lama mengenal Yesus Kristus, kita diingatkan kembali akan KASIH MULA-MULA kita kepada-Nya. Apakah kita tetap mempertahankan mutiara yang sudah kita dapatkan & melepaskan keakuan kita? Siapa yang paling berharga bagi saudari & saya? Sudahkah kita rela bayar harga untuk sesuatu yang KEKAL?


Respon 1
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran (Yohanes 1:14). Ketika kita mencintai Firman, kita mencintai Yesus Ketika kita tenggelam dalam Firman, kita sedang bersekutu dengan Yesus Yesus pribadi yang penuh kasih karunia dan kebenaran.


Respon 2
Maz 60:14a. Dengan ALLAH akan kita lakukan perbuatan-perbuatan GAGAH PERKASA! Wow bersama YESUS tidak ada yang tidak bisa. Semua PASTI bisa. MUJIZAT pasti terjadi! Samuel Sianto (SS) - YESTOYA Malang.

Respon 3
“Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya , demikian TUHAN SAYANG kepada orang-orang yang takut akan DIA” (Mzm.103:13). Shalom TUHAN Memberkati. GBU All.

Respon 4
28 Januari 2014 / Selasa. Menghancurkan Ketakutan Dengan Kebenaran. Yosua 1:6-8. Rasa takut memperbudak kita. Kekuatiran dapat mewarnai keseluruhan perspektif kita hingga kita hidup dengan kegelisahan yang terus-menerus. Namun rasa takut tidak cocok dengan siapa diri kita sebagai orang  percaya. Kita adalah anak-anak Allah yang hidup, yang telah berjanji untuk memelihara kita dan mengerjakan segala sesuatu demi kebaikan kita. Bila kita memilih untuk hidup dalam ketakutan, maka di akhir hidup kita, kita akan melihat ke belakang dan berharap kita lebih mempercayai Tuhan. Namun, daripada hidup dengan jalan yang menuntun pada penyesalan, kita dapat dimerdekakan dari ketakutan kita sekarang juga. Identifikasi kekuatiran spesifik yang Anda miliki dan bersedialah untuk mengatasinya. Kita tidak dapat memulai untuk memahami kekuatiran kita sampai kita menyadari akar dari segala rasa takut. Tentunya, ada begitu banyak penyebab kekuatiran yang menyebabkan rasa takut—ketidaktahuan, pola pikir yang diwariskan, imajinasi yang terlalu aktif—namun pada akhirnya, akar dari segala kekuatiran kita adalah karena kita meragukan kedaulatan Tuhan. Tuhan memegang kendali atas segala sesuatu.  Kita  ada di bawah kuasa, pemeliharaan, dan perlindungan-Nya di setiap saat kehidupan kita. Rasa takut hancur bila diperhadapkan pada kebenaran dasar bahwa kendali ada di tangan Allah yang maha kuasa. Berfokuslah pada Tuhan dan bukan pada rasa takut. Saat kita memahami bahwa kita ada di dalam tangan Bapa yang maha kuasa, maha mengetahui, dan mengasihi kita, pilihan untuk mengubah kembali fokus kita kepada-Nya menjadi lebih mudah. Namun kita harus membuat keputusan yang berani ini setiap saat kita menghadapi kegelisahan.- SH

Respon 5
RENUNGAN Selasa, 28 Januari 2014. “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh Pikiran & Perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus” (Flp 2:5). Problem utama kita sebenarnya bukanlah pergumulan atau masalah yang sedang kita hadapi / alami tapi ketidakmampuan kita melihat seperti Tuhan  melihatnya  (perspektif Tuhan). Inilah yang membuat kita takut & khawatir. Belajar melihat segala hal, situasi & orang lain seperti Tuhan melihatnya akan menolong kita menemukan Hikmat Tuhan. Ingat!!! Menjadi pengikut Kristus tidak selalu indah dan lancar.
Ada tantangan, rintangan dan hambatan dalam perjalanan hidup ini. Namun, Allah telah beri resep untuk mengalahkan semuanya yaitu mengucap syukur. 1 Tesalonika 5:18, ‘mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.’ Doa: Tuhan, ada banyak tantangan yang harus kami hadapi dalam kehidupan ini yang membuat kami takut dan gentar. Tolong kami Tuhan, mampukan kami untuk menghadapi setiap masalah yang ada, karena kami tahu bersama-Mu kami akan mampu menghadapinya. Amin.

JESUS BLESS


 



No comments:

Post a Comment