Thursday, 23 January 2014

23 Januari 2014 - Mendengarkan Nasihat



Rhema pagi ini: 1 Raja-Raja 12:1-8 & 1 Raja-Raja 11:43. Orang yang mengabaikan nasihat: Orang yang sukses menjadi orang yang gagal. Apakah kita anak-anak Tuhan rendah hati untuk mendengarkan setiap nasihat yang diberikan kepada kita?? Baik nasihat dari pemimpin-pemimpin kita, orang tua kita ataupun dari saudara-saudara seiman dalam pelayanan?? Amin.

Respon 1
Mazmur 16:2, “aku berkata kepada TUHAN: ‘ENGKAUlah TUHANku, tidak ada yang BAIK  bagiku selain ENGKAU!’” Yesus, Dia Allah yang sangat Baik. Yuk, bersyukur. Terima kasih buat kebaikan-Nya! Samuel Sianto (SS)-YESTOYA, Malang.


Respon 2
23 Jan 2014 / Kamis. Kehendak Kerinduan Allah. Yeremia 29:11-13. Tidak seperti “kehendak Allah yang kuat”, “kehendak kerinduan Allah”  bersifat dapat ditentang dan bersyarat. Kita memiliki pilihan untuk melakukan berbagai hal dengan cara kita atau dengan cara-Nya. Tuhan merancangkan suatu rancangan spesifik dengan memanfaatkan karunia unik dan talenta orang percaya untuk kerajaan surga. Ia ingin membagikan kehendak kerinduan-Nya sehingga kita dapat berhasil dalam hidup ini. Pertama, Tuhan menginginkan kita untuk mengikuti hukum moral, seperti 10 Perintah Allah, yang berlaku untuk semua orang. Di dalam Alkitab, kita menemukan prinsip-prinsip yang dapat menambah   sukacita  dan  makna  dalam  kehidupan kita, seperti petunjuk untuk selalu mengucap syukur dan mengesampingkan kepahitan dan memberikan pengampunan (1Tesalonika 5:18, Efesus 4:31-32). Mengikuti prinsip-prinsip dasar itu membuat kita menemukan bagian kedua dari kehendak kerinduan Allah -- maksud-Nya bagi kehidupan pribadi kita. Salah satu contoh yang baik adalah pekerjaan. Sebelum kita dilahirkan, Allah telah mentakdirkan kita untuk memiliki keahlian, talenta, dan karunia roh yang khusus, yang membuat kita cocok dengan beberapa tipe pekerjaan tertentu. Pekerjaan kita mungkin berubah, namun dengan tuntunan Tuhan, pekerjaan kita akan selalu “cocok” dengan kita. Yang terakhir, kehendak kerinduan Tuhan bersifat aktif dalam kehidupan harian kita. Apa yang membuat kita tertarik, juga membuat-Nya tertarik, tak peduli seberapa sepelenya hal itu. Contohnya, kita berdoa dengan putus asa saat kita tidak dapat menemukan sesuatu yang kita butuhkan. Seringkali kita menemukan benda itu tak berapa lama kemudian sebab Bapa yang peduli telah menuntun kita kepada benda itu. Adalah hal yang mustahil untuk tidak mendapatkan yang terbaik saat kita melakukan hal-hal sesuai dengan cara-Nya.- SH


Respon 3
Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya (Kejadian 39:3). Ketika engkau bangun pagi, mulailah hari barumu bersama dengan Yesus. Have a glorious day!

Respon 4
Kamis, 23 Januari 2014. Bacaan: 2 Raja-raja 20:1-11. Setahun: Keluaran 17-19. Nats: Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi dan Aku akan melepaskan engkau dan  kota  ini dari tangan Raja Asyur. (2 Raja 20:6) BONUS UMUR PANJANG. Chairil Anwar, dalam sebuah puisinya, mengungkap-kan: “Aku mau hidup seribu tahun lagi”. Harapan senada sering kita temukan dalam acara ulang tahun: “Semoga diberi panjang umur”. Memiliki umur panjang, sehat, dan bahagia menjadi dambaan banyak orang. Persoalannya, tidak ada orang yang dapat menambah umur atau membelinya sekalipun ia adalah orang berduit. Kematian tetap saja membayangi dan membatasi masa hidup manusia. Kenyataan akan singkatnya hidup dan misteri kematian pernah dihadapi oleh Raja Hizkia. Ia menderita suatu penyakit dan nabi Yesaya menyatakan bahwa ia tidak akan sembuh dan segera mati (ay. 1). Vonis kematian ini membuat Hizkia sangat sedih. Namun, ia menyadari kepada siapa ia harus membawa kepedihan hatinya. Ia mencurahkan isi hatinya dan meminta belas kasihan kepada Allah (ay. 2-3). Dalam kemurahan-Nya, Allah mendengarkan doa Hizkia tersebut. Sang raja tidak akan segera mati, bahkan Tuhan berkenan memberinya bonus tambahan umur sepanjang lima belas tahun. Bisa jadi kita pernah diperhadapkan pada situasi yang tidak kita inginkan. Mungkin kita merasa sudah lama berdoa, tetapi sepertinya tak juga ada jawaban. Kita tidak mendapatkan kepastian yang gamblang seperti yang diterima Raja Hizkia. Bagaimanapun, yakinlah bahwa kehendak Tuhan jauh lebih indah dari apa yang kita pikirkan. Sepanjang masa hidup yang masih boleh kita jalani ini, baiklah kita menggunakannya untuk memuliakan Dia.--Dewi M Suyanto. YANG TERPENTING BUKANLAH BERAPA PANJANG UMUR KEHIDUPAN KITA, MELAINKAN BAGAIMANA KITA MENGISI DAN MENGGUNAKANNYA.


Respon 5
RENUNGAN PAGI. Kamis, 23 Januari 2014. Ada  seorang  datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.” Kata orang itu kepada-Nya: “Perintah yang mana?” (Matius 19:16-18) Perintah yang mana? Ada-kah  kita sering menawar seperti itu? Perintah yang mana? Padahal perintahnya jelas sekali “Segala perintah Allah”. Bukan sebagian , bukan hanya yang ini bukan pula hanya yang itu. Namun, segala perintah-Nya. Tuhan Yesus Memberkati.


Respon 6
Syalom. Amin. “Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.” (Mazmur 12:7). Terima kasih Ibu Siu, selamat  siang  TUHAN  memberkati  Ibu dan Keluarga.

JESUS BLESS




No comments:

Post a Comment