Rhema pagi ini: 1 Raja-Raja
12:1-8 & 1 Raja-Raja 11:43. Orang yang mengabaikan nasihat: Orang yang
sukses menjadi orang yang gagal. Apakah kita anak-anak Tuhan rendah hati untuk
mendengarkan setiap nasihat yang diberikan kepada kita?? Baik nasihat dari
pemimpin-pemimpin kita, orang tua kita ataupun dari saudara-saudara seiman dalam
pelayanan?? Amin.
Respon 1
Mazmur 16:2, “aku
berkata kepada TUHAN: ‘ENGKAUlah TUHANku, tidak ada yang BAIK bagiku selain ENGKAU!’” Yesus, Dia Allah yang sangat
Baik. Yuk, bersyukur. Terima kasih buat kebaikan-Nya! Samuel Sianto (SS)-YESTOYA,
Malang.
Respon 2
23 Jan 2014 / Kamis.
Kehendak Kerinduan Allah. Yeremia 29:11-13. Tidak seperti “kehendak Allah yang
kuat”, “kehendak kerinduan Allah” bersifat dapat ditentang dan bersyarat. Kita
memiliki pilihan untuk melakukan berbagai hal dengan cara kita atau dengan cara-Nya.
Tuhan merancangkan suatu rancangan spesifik dengan memanfaatkan karunia unik
dan talenta orang percaya untuk kerajaan surga. Ia ingin membagikan kehendak
kerinduan-Nya sehingga kita dapat berhasil dalam hidup ini. Pertama, Tuhan
menginginkan kita untuk mengikuti hukum moral, seperti 10 Perintah Allah, yang
berlaku untuk semua orang. Di dalam Alkitab, kita menemukan prinsip-prinsip
yang dapat menambah sukacita dan makna dalam kehidupan kita, seperti
petunjuk untuk selalu mengucap syukur dan mengesampingkan kepahitan dan
memberikan pengampunan (1Tesalonika 5:18, Efesus 4:31-32). Mengikuti
prinsip-prinsip dasar itu membuat kita menemukan bagian kedua dari kehendak
kerinduan Allah -- maksud-Nya bagi kehidupan pribadi kita. Salah satu contoh
yang baik adalah pekerjaan. Sebelum kita dilahirkan, Allah telah mentakdirkan
kita untuk memiliki keahlian, talenta, dan karunia roh yang khusus, yang
membuat kita cocok dengan beberapa tipe pekerjaan tertentu. Pekerjaan kita mungkin
berubah, namun dengan tuntunan Tuhan, pekerjaan kita akan selalu “cocok” dengan
kita. Yang terakhir, kehendak kerinduan Tuhan bersifat aktif dalam kehidupan
harian kita. Apa yang membuat kita tertarik, juga membuat-Nya tertarik, tak
peduli seberapa sepelenya hal itu. Contohnya, kita berdoa dengan putus asa saat
kita tidak dapat menemukan sesuatu yang kita butuhkan. Seringkali
kita menemukan benda itu tak berapa lama kemudian sebab Bapa yang peduli telah
menuntun kita kepada benda itu. Adalah hal yang mustahil untuk tidak
mendapatkan yang terbaik saat kita melakukan hal-hal sesuai dengan cara-Nya.-
SH
Respon 3
Setelah dilihat oleh
tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala
sesuatu yang dikerjakannya (Kejadian 39:3). Ketika engkau bangun pagi, mulailah
hari barumu bersama dengan Yesus. Have a glorious day!
Respon 4
Kamis, 23 Januari
2014. Bacaan: 2 Raja-raja 20:1-11. Setahun: Keluaran 17-19. Nats: Aku akan
memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi dan Aku akan melepaskan engkau dan kota ini
dari tangan Raja Asyur. (2 Raja 20:6) BONUS UMUR
PANJANG. Chairil Anwar, dalam sebuah puisinya, mengungkap-kan: “Aku mau hidup
seribu tahun lagi”. Harapan senada sering kita temukan dalam acara ulang tahun:
“Semoga diberi panjang umur”. Memiliki umur panjang, sehat, dan bahagia menjadi
dambaan banyak orang. Persoalannya, tidak ada orang yang dapat menambah umur
atau membelinya sekalipun ia adalah orang berduit. Kematian tetap saja
membayangi dan membatasi masa hidup manusia. Kenyataan akan singkatnya hidup
dan misteri kematian pernah dihadapi oleh Raja Hizkia. Ia menderita suatu penyakit
dan nabi Yesaya menyatakan bahwa ia tidak akan sembuh dan segera mati (ay. 1).
Vonis kematian ini membuat Hizkia sangat sedih. Namun, ia menyadari kepada
siapa ia harus membawa kepedihan hatinya. Ia mencurahkan isi hatinya dan
meminta belas kasihan kepada Allah (ay. 2-3). Dalam kemurahan-Nya, Allah
mendengarkan doa Hizkia tersebut. Sang raja tidak akan segera
mati, bahkan Tuhan berkenan memberinya bonus tambahan umur sepanjang lima belas
tahun. Bisa jadi kita pernah diperhadapkan pada situasi yang tidak kita
inginkan. Mungkin kita merasa sudah lama berdoa, tetapi sepertinya tak juga ada
jawaban. Kita tidak mendapatkan kepastian yang gamblang seperti yang diterima
Raja Hizkia. Bagaimanapun, yakinlah bahwa kehendak Tuhan jauh lebih indah dari
apa yang kita pikirkan. Sepanjang masa hidup yang masih boleh kita jalani ini,
baiklah kita menggunakannya untuk memuliakan Dia.--Dewi M Suyanto. YANG TERPENTING
BUKANLAH BERAPA PANJANG UMUR KEHIDUPAN KITA, MELAINKAN BAGAIMANA KITA MENGISI
DAN MENGGUNAKANNYA.
Respon 5
RENUNGAN PAGI. Kamis,
23 Januari 2014. Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru,
perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Jawab
Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya
Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah
segala perintah Allah.” Kata orang itu kepada-Nya: “Perintah yang mana?”
(Matius 19:16-18) Perintah yang mana? Ada-kah kita sering menawar seperti itu? Perintah yang
mana? Padahal perintahnya jelas sekali “Segala perintah Allah”. Bukan sebagian
, bukan hanya yang ini bukan pula hanya yang itu. Namun, segala perintah-Nya. Tuhan
Yesus Memberkati.
Respon 6
Syalom. Amin. “Janji TUHAN adalah janji yang murni,
bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di
tanah.” (Mazmur 12:7). Terima kasih Ibu Siu, selamat siang TUHAN
memberkati Ibu dan Keluarga.
No comments:
Post a Comment