Hal-hal apa yang seharusnya
menjadi pikiran kita? Filipi 4:8, “Jadi
akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil,
semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang
disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” Ternyata
otak manusia diciptakan hanya untuk menerima informasi tentang kasih, kebenaran
& hal-hal yang positif seperti yang tertulis dildalam Filipi 4:8! Mari
saudaraku, pikirkanlah apa yang tertulis dalam Filipi 4:8. Filipi 4:8-9, “Jadi
akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang
adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang
disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Dan apa yang
telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu
dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber
damai sejahtera akan menyertai kamu.” Namun, Allah bukan hanya ingin kita berpikir positif saja, Ia ingin
setiap kita juga berpikir benar (Filipi 4:8-9). Amin.
Respon 1
Berpikir positif.
Filipi 4:8, ‘Jadi akhirnya, saudara- saudara, semua yang benar, semua yang
mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap
didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya
itu.’ Kemarin di komsel, aku sharing pernah bertengkar dengan Paulus
sampai di datangi orang kampung
sangking serunya. Sumber masalahnya adalah karena Paulus pulang tiap malam
tanpa memberi kabar. Aku bertanya (sambil marah) dan dijawab jawabannya tidak
enak, ya jadilah perang dunia. Sumber konfliknya sebenarnya sepele, aku ingin
di kasih kabar karena khawatir kok biasanya sudah pulang, ini belum. Cuma itu
aja sebenarnya. khawatir itu termasuk dalam pikiran negatif, nah pikiran
negatif itu yang membuat aku marah dan terjadilah sesuatu yang memalukan itu.
Seandainya saat itu aku bisa berpikir, suamiku pasti ada dalam perlindungan
Tuhan, suamiku giat bekerja, suamiku adalah suami yang takut Tuhan dll. Pasti
kejadian memalukan itu tidak akan terjadi. Penyesalan memang datangnya
belakangan. Mari saudaraku, kita mau selalu berpikir positif tentang pasangan
kita, anak-anak kita, semua orang yang akan kita jumpai hari ini. Karena
pikiran negatif itu tidak ada baiknya sama sekali malah membuat suasana hati jadi tidak
punya damai sejahtera. Memang untuk menjadi orang yang positif itu perlu waktu
dan proses. Tapi kalau ada kemauan pasti bisa. Semangat!
Respon 2
Sebab pemberitaan
tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi
kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah. (1 Korintus
1:18). Salib adalah - Kemenangan - Kebangkitan - Kesembuhan - Keberhasilan.
Respon 3
Syalom. Amin. “Lalu
dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: “Talita kum,” yang berarti: “Hai anak,
Aku berkata kepadamu, bangunlah!” (Markus 5:41). Terima kasih Ibu Siu, selamat
beraktivitas Tuhan memberkati Ibu dan keluarga.
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment