(Ibrani 12:4-11).
Hidup sebagai anak-anak Terang harus membawa perbedaan, yaitu kita harus
belajar disiplin sejak kita masih kecil, agar tidak terjadi kehancuran, perbuatan
& kata-kata kita harus sesuai dengan firman Tuhan, bahkan displin harus dipenuhi
dengan kasih! Sudahkah kita menjadi orang tua yang mengajarkan disiplin kepada
anak-anak kita sejak kecil?
Respon 1
Hati yang penuh hikmat
& pengertian itulah yang dimohon Salomo dari Allah, bukan umur panjang,
kekayaan, nyawa musuh. Tuhan berkenan padanya. Maka yang lainnya, diberikan
kepadanya. 1Raja-raja 3:4-1. Tahu memrioritaskan apa yang berkenan pada Tuhan. Carilah Kerajaan
Allah, maka segala yang lain akan ditambahkan kepadamu. Apa prioritas nomor
satu yang kita cari? Selamat pagi dihari Sabtu.
Selamat berakhir pekan. Jesus love you.
Respon 2
SAAT TEDUH. Sabtu,
22 Maret 2014. “Tetapi barangsiapa
meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia
bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi
sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.” Yakobus
1:25. Kita melihat pentingnya firman Tuhan untuk memperkuat iman kita. Tapi ada
hal lain yang perlu kita lakukan untuk membuat iman kita bertumbuh. “Jadi, iman
timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.” Roma 10:17.
“Tapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman & bukan hanya pendengar saja; sebab
jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri” Yakobus 1:22-24. (2 ayat ini harus
selalu diaminkan bersamaan sebab
ini sepaket). Iman diciptakan
untuk menghadapi konflik sehingga
kita dapat bertumbuh melalui hidup dengan berespon benar iman tidak tumbuh
tanpa konflik. Iman tidak tumbuh tanpa tekanan. Kita harus melatih otot-otot iman
supaya bisa menjadi kuat. Otot iman harus kita gunakan & kembangkan. Tidak
cukup hanya dengan mendengarkan CD pengajaran Alkitab untuk mengembangkan iman.
Perjuangan iman kita terlatih & bertumbuh justru saat kita berdiri di
tengah-tengah badai, saat diserang oleh godaan, dan setiap jenis pencobaan yang
memberitahu bahwa kita tidak akan berhasil, bahwa kita akan tenggelam. Ketika
kita berada di tengah-tengah badai, dan angin menderu di sekitar kita, ombak
memecah di atas kapal kecil kt, baiklah kita berdiri & berkata “Saya
percaya pada cara Tuhan, bahwa ini semua akan menjadi seperti yang Dia
firmankan & rancangkan bagi saya”. Percayalah bahwa Tuhan akan melakukan
apa yang telah Dia janjikan. Iman akan dilatih & diperkuat di
tengah-tengah badai kehidupan, di dalam konflik dan tekanan. “Bertandinglah dalam
pertandingan iman yang benar & rebut-lah hidup yang kekal. Untuk itulah
engkau telah dipanggil & telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan
banyak saksi” 1T imotius 6:12. Morning. Have a blessed weekend. JBU all.
Respon 3
Mengapa perlu disiplin? Itu judul renungan kita pagi
ini. Jawabannya adalah untuk menghindari kehancuran. Anak yang tidak pernah di
disiplinkan dia tidak akan tahu mana yang benar dan mana yang salah. Kadang ada
orang tua yang bilang "kasihan. Udah biarin aja" itu kata-kata yang
kurang mendidik. Kalau anak salah ya harus kita kasih tahu bahkan kalau perlu
dihukum. Tapi mendisiplin tidak harus memukul atau marah dengan maki-maki. Itu aku
yang salah, aku kalau sudah marah suka
lepas kontrol, kalau tahu anak salah
terutama kalau dia bohong aku bisa marah besar, teriak-teriak dan mukul. Maksud
hati itu adalah mendisiplin. Tapi itu salah. Aku membuat anakku semakin jadi
pembohong karena dia takut dimarahi dan dipukul. Penyesalan memang datang bela-kangan.
Aku menyesal sudah salah mendisi-plin anakku. Mendisiplin seharusnya adalah
memberi tahu anak kalau itu salah dan jangan diulangi lagi. Kalau sampai
diulang itu juga harus dihukum tapi hukumannya bukan yang bisa membuat dia sakit
hati tapi harus bisa membuat dia slalu ingat kalau hal itu salah dan tidak
boleh diulang. Ya aku berharap belum ada kata terlambat buat aku mendisiplin
anakku dengan benar sesuai firman Tuhan. Bagi semua yang masih punya anak-anak
kecil jangan seperti aku ya salah mendisiplin anak. Marah boleh, mukul boleh tapi
harus ada batasannya dan setelah dihukum dan dimarahi jelaskan pada anak maksud
dari kenapa kok dia dimarahi dan dipukul supaya dia
mengerti kesalahannya. Memang susah mendidik anak, karena aku percaya tidak ada
orang tua yang mau anaknya tidak jadi orang baik. Cuma cara mendisiplin dan
mendidiknya yang harus di perbaiki. Thanks God buat 6 minggu yang luar biasa
ini. Firman-Nya benar-benar menyentuh dan mengubah cara berpikirku.
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment