Kejadian 39:2, “Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.” Sudahkah kita memilih untuk melibatkan Tuhan dalam setiap aspek hidup kita? Sehingga Tuhan bekerja dengan leluasa atas setiap hidup kita? Masih kah kita percaya penyertaan-Nya Ya & Amin bagi setiap kita. Seperti Dia menyertai Yusuf, bahkan Dia yang akan membuat kita berhasil & berjaya.
Respon 1
Bukankah telah
Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan
tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.
(Yosua 1:9) Have a great day!
Respon 2
RENUNGAN PAGI. Rabu,
12 Maret 2014. Ketika itu Yusuf tidak dapat menahan hatinya lagi di depan semua
orang yang berdiri di dekatnya, lalu berserulah ia: “Suruhlah keluar semua
orang dari sini.” Maka tidak ada seorangpun yang tinggal di situ bersama-sama
Yusuf, ketika ia memperkenalkan dirinya kepada saudara-saudaranya. Setelah itu
menangislah ia keras-keras, sehingga kede-ngaran kepada orang Mesir dan kepada
seisi istana Firaun. (Kejadian 45:1-2 ). Pernah kita dikecewakan saudara kit? Pernah
kita disakiti saudara kita? Pernah kita dimusuhi saudara kita? Masihkah saat
ini luka itu membekas di
hati kita? Sampai
berapa lama? Atau tepatnya sampai berapa lama lagi? Tidakkah kita mempunyai
kasih? Ya, kasih yang cukup besar untuk membasuh itu semua? Bila benar ada
kasih dalam hati kita. Bila benar kasih itu cukup besar. Adakah kita masih
dapat menahan diri kita untuk mengungkapkan kasih itu? Tuhan Yesus memberkati.
Respon 3
Filipi 4:13, Segala
perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepada-ku! Tidak
ada yang tidak bisa. Pasti Bisa! Yesus sumber mujizatku! Samuel Sianto (SS) -
YESTOYA Malang.
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment