Monday, 3 March 2014

3 Maret 2014 - MENDENGAR dengan BAIK



Yakobus 1:19, “Hai saudara- saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk ber-kata- kata, dan juga lambat untuk marah.” Amin mengapa perlu mendengar dengan baik? Sebab mendengar itu butuh upaya & waktu. Butuh waktu yang cukup lama untuk mendengarkan hingga dapat memahami mak-sud hati keluarga kita / lawan bicara kita! Se-hingga andaikata kita perlu berbicara, kita dapat melakukannya dengan sikap penuh pengertian & bijaksana. Apakah kita masih punya hati yang mau mengasihi? Dan telinga yang mau mendengar? Semangat pagi, semangat menjadi pendengar yang baik dalam keluaraga.

Respon 1
Tuhan akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering,

dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan. (Yesaya 58:11). Dia Tuhan yang baik. Menuntun, memuaskan hatimu, membaharui kekuatanmu, tidak pernah mengecewakanmu. Have a blessed week!

Respon 2
MENDENGAR dengan BAIK. Yakobus 1:19, “Hai saudara- saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata- kata, dan juga lambat untuk marah.” Antara men-dengar dengan bicara itu enak mana? Bicara lebih enak karena apa yang kita pikirkan, apa yang kita rasakan bisa kita ungkapkan, kalau mendengar kita kadang tidak sejalan dengan apa yang sudah diomongkan orang lain. Butuh kerendahan hati dan kesabaran untuk bisa mendengarkan orang lain ngomong. Sering-nya  aku  dan suamiku topic pembicaraannya tidak sejalan. Suamiku senang berbicara mengenai masalah pekerjaan. Yang diomong kerjaan terus. Jadi aku ya harus telaten mendengarnya karena aku merasa kalau bukan ngomong sama aku, dia harus ngomong sama siapa? Kan dia pasanganku. Nanti kalau dia lebih nyaman cerita dengan orang lain kan aku yang repot juga. Ya jadi kita harus belajar bisa mendengarkan pasangan kita, anak-anak kita. Karena dengan di dengarkan itu akan membuat mereka merasa di hargai dan di perhatikan. Mendengar dengan baik itu adalah bagian dari komunikasi yang baik. Ayo belajar mendengar hari ini.

Respon 3
Syalom. Amin. “Berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya.” (Roma 4:8). Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN memberkati Ibu dan Keluarga.


JESUS BLESS
 

No comments:

Post a Comment