Monday, 24 March 2014

24 Maret 2014



Amsal 22:6, “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.” Sebagai orang tua kita dipanggil untuk mendidik / melatih anak-anak kita sejak kecil. Melatih berbeda dengan mengajar! Melatih berarti juga memberikan pengajaran tetapi mengajar belum tentu memberikan pelatihan! Sudah kah kita sebagai orang melatih anak-anak kita melakukan kebenaran firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari? 1 tindakan / teladan lebih berdampak dari pada seribu kata-kata! Amin. Semangat menjadi orang tua teladan.


Respon 1
Matius 8:3, Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya. Percayai Yesus pasti bisa menolong mujizat terjadi! Samuel Sianto (SS) - YESTOYA Malang.

Respon 2
Jika amarah penguasa menimpa engkau, janganlah meninggalkan tempatmu, karena kesabaran mencegah kesalahan-kesalahan besar (Pengkhotbah 10:4). Banyak hal yang terjadi diluar keinginan kita yang sering membuat kita ingin marah. Tapi ternyata kesabaran mencegah kita dari kesalahan-kesalahan besar! Oleh sebab itu sabar. Have a blessed week!

Respon 3
Amsal 22:6, Didiklah orang muda menurut jalan  yang  patut  baginya,  maka  pada  masa  tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu. Kemarin aku menulis mention dari Ps. Gilbert L: memanjakan anak adalah kejahatan. Fendy langsung komentar “kok bisa?” Ya ini jawabannya. Anak yang dididik sejak kecil maka pada masa tuanya dia akan jadi orang benar. Kalau tidak dididik ya akan jadi anak yang sembarangan, itu akan membuat anak itu susah menghadapi kehidupan ini, bukankah itu jahat? Dikatakan direnungan kita hari ini mendidik itu sama dengan melatih, melatih bukan hanya mengajari. Karena mengajar hanya teori, melatih itu mempraktekan teori. Contohnya gini: Celyn pernah les renang, dia bukan hanya diajari cara bergerak diair tapi dia dibawa langsung ke air dan disuruh melakukan teori yang tadi dia dapat sambil terus didampingi gurunya sampai dia benar-benar menguasai gerakan itu dan dia bisa berenang baru di lepas. Nah, dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai orang tua juga seperti pelatih, kita memberi teori tentang hidup dan melatih mereka setiap saat sambil terus mengawasi mereka. Menjadi model dan pelatih  buat anak-anak kita itu tugas orang tua. Makanya jadi orang tua harus berhati-hati dalam bertindak dan mengambil keputusan karena itulah yang akan ditiru anak-anak kita dan itu yang akan membentuk cara mereka menghadapi hidup ini. Hidup benar dihadapan Tuhan dan menjadi pelaku firman itu modal untuk mendidik anak-anak kita menjadi orang-orang benar dihadapan manusia dan dihadapan Tuhan. Tidak ada kata terlambat buat kita para orang tua, ayo kita mulai mendidik anak-anak kita dalam kebenaran firman Tuhan.


No comments:

Post a Comment