Ulangan 11:18, “Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini
dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada
tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu.” Ayat 19, “Kamu harus mengajarkannya kepada
anak-anakmu dengan membicarakannya, apabila engkau duduk di rumahmu dan apabila
engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau
bangun.” Sudahkah kita melakukan apa yang Tuhan minta? Membimbing anak-anak
kita hidup dekat dengan Dia? Mengajak mereka beribadah bersama-sama? Membaca,
meren-ungkan, malakukan, serta membagikan firman Tuhan (4 M) bersama-sama
setiap hari? Mari kita mulai membimbing mereka untuk hidup semakin dekat dengan
Dia mulai dari sekarang ya! Amin.
Respon 1
Sesudah itu Musa
menceritakan kepada mertuanya segala yang dilakukan TUHAN kepada Firaun dan
kepada orang Mesir karena Israel dan segala kesusahan yang mereka alami di
jalan dan bagaimana TUHAN menyelamatkan mereka. (Keluaran 18:8). Jangan fokus
kepada kesusahan yang sedang kau alami, tetapi fokus pada bagaimana cara Tuhan
menyelamatkanmu. He is awesome!
Respon 2
Ulangan 11:18,
Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu
harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi
lambang di dahimu. Ayat 19, Kamu harus mengajarkannya kepada anak- anakmu
dengan membicarakannya, apabila engkau duduk di rumahmu dan apabila engkau
sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila
engkau
bangun. Hari terakhir renungan tentang
rich and poor family. Pesan terakhirnya adalah jadikan firman Tuhan itu pokok
bahasan di kehidupan keluarga kita, karena firman Tuhan itu bukan cuma tulisan,
bukan cuma teori tapi semua yang kita jalani sehari-hari itu ada semua di
firman Tuhan. Tidak percaya? Coba baca sampai lengkap, nanti pasti kalau kita
lagi ada masalah kita akan ingat “o iya, di firman Tuhan yang pernah aku baca
itu aku harus seperti ini” itu akan menuntukun kita menjadi pelaku firman dan
percayalah kalau itu ada dimasing-masing pribadi dalam keluarga kita maka
keluarga kita akan menjadi keluarga yang harmonis dan bisa menuntukun keluarga-keluarga
lain untuk mengenal Tuhan yang kita sembah yang menjadikan keluarga kita enak
dilihat. Jadi, kunci menjadi rich family adalah melekat erat pada Tuhan, terus
merenungkan firman Tuhan, dan belajar jadi pelaku Firman.
Respon 3
Mazmur 28:7, TUHAN
adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab
itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya. Pasti
kita ditolong-Nya. Alami Mujizat-NYA sekarang! Samuel Sianto (SS) - YESTOYA
Malang.
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment