Friday, 28 March 2014

28 Maret 2014



Ulangan 11:18, “Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu.” Ayat 19, “Kamu harus mengajarkannya kepada anak-anakmu dengan membicarakannya, apabila engkau duduk di rumahmu dan apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.” Sudahkah kita melakukan apa yang Tuhan minta? Membimbing anak-anak kita hidup dekat dengan Dia? Mengajak mereka beribadah bersama-sama? Membaca, meren-ungkan, malakukan, serta membagikan firman Tuhan (4 M) bersama-sama setiap hari? Mari kita mulai membimbing mereka untuk hidup semakin dekat dengan Dia mulai dari sekarang ya! Amin.


Respon 1
Sesudah itu Musa menceritakan kepada mertuanya segala yang dilakukan TUHAN kepada Firaun dan kepada orang Mesir karena Israel dan segala kesusahan yang mereka alami di jalan dan bagaimana TUHAN menyelamatkan mereka. (Keluaran 18:8). Jangan fokus kepada kesusahan yang sedang kau alami, tetapi fokus pada bagaimana cara Tuhan menyelamatkanmu. He is awesome!

Respon 2
Ulangan 11:18, Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu. Ayat 19, Kamu harus mengajarkannya kepada anak- anakmu dengan membicarakannya, apabila engkau duduk di rumahmu dan apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan   apabila   engkau   bangun.  Hari  terakhir renungan tentang rich and poor family. Pesan terakhirnya adalah jadikan firman Tuhan itu pokok bahasan di kehidupan keluarga kita, karena firman Tuhan itu bukan cuma tulisan, bukan cuma teori tapi semua yang kita jalani sehari-hari itu ada semua di firman Tuhan. Tidak percaya? Coba baca sampai lengkap, nanti pasti kalau kita lagi ada masalah kita akan ingat “o iya, di firman Tuhan yang pernah aku baca itu aku harus seperti ini” itu akan menuntukun kita menjadi pelaku firman dan percayalah kalau itu ada dimasing-masing pribadi dalam keluarga kita maka keluarga kita akan menjadi keluarga yang harmonis dan bisa menuntukun keluarga-keluarga lain untuk mengenal Tuhan yang kita sembah yang menjadikan keluarga kita enak dilihat. Jadi, kunci menjadi rich family adalah melekat erat pada Tuhan, terus merenungkan firman Tuhan, dan belajar jadi pelaku Firman.

Respon 3
Mazmur 28:7, TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya. Pasti kita ditolong-Nya. Alami Mujizat-NYA sekarang! Samuel Sianto (SS) - YESTOYA Malang.
 

JESUS BLESS


No comments:

Post a Comment