Roma 5:18 “Sebab itu, sama seperti oleh satu
pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan
kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.” Yesus adalah
satu-satunya Pribadi yang sanggup membayar harga keselamatan itu, Dia berjanji
untuk member minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. Wahyu 21:6,
“Firman-Nya lagi kepadaku: Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega,
Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma
dari mata air kehidupan.” Dan hanya Yesus satu-satunya mata air yang bisa
memuaskan dahaga jiwa kita, Amin.
Respon 1
“Sebab kami tidak memperhatikan yang keli-hatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah
sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.” (2 Kor 4:18). Kita yang
mengaku bahwa. Kita percaya Yesus. Ditebus & dimiliki Yesus. Hidup dalam
kasih karunia & anugerah-Nya. Percaya tidak ada yang terjadi dalam hidup
kita tanpa seijin Tuhan, berarti jika diijinkan-Nya terjadi pasti ada tujuan
& maksud-Nya. Percaya Tuhan tidak pernah tinggalkan kita. Seharusnya kita
memperhatikan lebih dari apa yang kita dapat lihat dengan mata jasmani kita,
yang kekal. Melihat maksud Ilahi dibalik semua yang kita dapat lihat dengan
mata jasmani. Tidak dikuasai ketakutan & kepanikan u/sgl hal yang harus
terjd dalam hidup kita. Tidak punya Iman yang panik, seolah2 iblis bisa
menguasai & m'permainkan hidup kita. Tidak cuma bisanya tengking-tengking
masalah, tapi hadapi! Sebab kita punya iman dalam cara Tuhan (Prinsip Inji).
Punya iman yang tenang sebab tahu bahwa tujuan & perencanaan-Nya tidak
pernah salah, tidak ada yang tak
terkendali di tangan Tuhan. Punya iman yang sejati seperti Habakuk, iman
sekalipun. (Habakuk 3:17-19]. Tidak jadi pengecut, yang cuma bisanya
menghindari & menolak hal-hal yang seharusnya terjadi dalam hidup kita,
yang diijinkan Tuhan kita tolak & tengking, (bukan karena kita berani tapi
justru karena kita takut alami hal-hal yang kita tidak sukai, ini bukan berani
namanya) yang jika kita berani jujur & berpikir logis, berarti kita sedang
menolak Dia yang mengijinkannya terjadi. Mungkin kita berkata, kita menolak
yang bukan dari Tuhan lah katanya kita percaya bahwa kita hidup dalam kasih
karunia-Nya, tidak ada yang terjadi tanpa seijin Tuhan? Akibat kesalahan kita
pun, diijinkan-Nya supaya kita bertobat & hentikan kebiasaan-kebiasaan yang
salah. Jangan kita selalu paksakan yang kita mau & menolak apa yang Tuhan
ijinkan terjadi sehingga punya iman yang panik, keKristenan yang penuh ketegangan sepanjang waktu, selalu lari dari
keadaan & memperalat Tuhan untuk turuti keinginan kita. Kita jadi orang
percaya yang tidak percaya. Tapi percayai tidak ada yang terjadi diluar
kendali-Nya, hadapi segala situasi bersama-Nya, selesaikan & menang dengan
cara Tuhan! Selamat pagi.
Respon 2
2 Raja-Raja 6:16,
Jawabnya: “Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang
menyertai mereka. Penyertaan dan perlindungan-Nya dahsyat dan ajaib. Hidup jadi
nyaman! Samuel Sianto (SS) - YESTOYA Malang.
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment