Monday, 31 March 2014

31 Maret 2014



Roma 5:18 “Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.” Yesus adalah satu-satunya Pribadi yang sanggup membayar harga keselamatan itu, Dia berjanji untuk member minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. Wahyu 21:6, “Firman-Nya lagi kepadaku: Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.” Dan hanya Yesus satu-satunya mata air yang bisa memuaskan dahaga jiwa kita, Amin.

Respon 1
“Sebab kami tidak memperhatikan yang keli-hatan,  melainkan  yang tak kelihatan,  karena  yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.” (2 Kor 4:18). Kita yang mengaku bahwa. Kita percaya Yesus. Ditebus & dimiliki Yesus. Hidup dalam kasih karunia & anugerah-Nya. Percaya tidak ada yang terjadi dalam hidup kita tanpa seijin Tuhan, berarti jika diijinkan-Nya terjadi pasti ada tujuan & maksud-Nya. Percaya Tuhan tidak pernah tinggalkan kita. Seharusnya kita memperhatikan lebih dari apa yang kita dapat lihat dengan mata jasmani kita, yang kekal. Melihat maksud Ilahi dibalik semua yang kita dapat lihat dengan mata jasmani. Tidak dikuasai ketakutan & kepanikan u/sgl hal yang harus terjd dalam hidup kita. Tidak punya Iman yang panik, seolah2 iblis bisa menguasai & m'permainkan hidup kita. Tidak cuma bisanya tengking-tengking masalah, tapi hadapi! Sebab kita punya iman dalam cara Tuhan (Prinsip Inji). Punya iman yang tenang sebab tahu bahwa tujuan & perencanaan-Nya tidak pernah salah, tidak ada yang tak terkendali di tangan Tuhan. Punya iman yang sejati seperti Habakuk, iman sekalipun. (Habakuk 3:17-19]. Tidak jadi pengecut, yang cuma bisanya menghindari & menolak hal-hal yang seharusnya terjadi dalam hidup kita, yang diijinkan Tuhan kita tolak & tengking, (bukan karena kita berani tapi justru karena kita takut alami hal-hal yang kita tidak sukai, ini bukan berani namanya) yang jika kita berani jujur & berpikir logis, berarti kita sedang menolak Dia yang mengijinkannya terjadi. Mungkin kita berkata, kita menolak yang bukan dari Tuhan lah katanya kita percaya bahwa kita hidup dalam kasih karunia-Nya, tidak ada yang terjadi tanpa seijin Tuhan? Akibat kesalahan kita pun, diijinkan-Nya supaya kita bertobat & hentikan kebiasaan-kebiasaan yang salah. Jangan kita selalu paksakan yang kita mau & menolak apa yang Tuhan ijinkan terjadi sehingga punya iman yang panik, keKristenan yang   penuh   ketegangan   sepanjang  waktu, selalu lari dari keadaan & memperalat Tuhan untuk turuti keinginan kita. Kita jadi orang percaya yang tidak percaya. Tapi percayai tidak ada yang terjadi diluar kendali-Nya, hadapi segala situasi bersama-Nya, selesaikan & menang dengan cara Tuhan! Selamat pagi.

Respon 2
2 Raja-Raja 6:16, Jawabnya: “Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka. Penyertaan dan perlindungan-Nya dahsyat dan ajaib. Hidup jadi nyaman! Samuel Sianto (SS) - YESTOYA Malang.


JESUS BLESS
 

No comments:

Post a Comment