#DIRECTION
Hari:
SABTU, 6 Januari 2018
#DirectionSeries
#DIRECTIONSERIES
Berlari
kepada TUJUAN
Rasul Paulus menggambarkan kehidupan
iman orang Kristen dengan perlombaan dan mengakui bahwa dirinya sendiri belum
mencapai garis finis. Ia berkata, “Saudara-saudara,
aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang
kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri
kepada apa yang di hadapanku, dan BERLARI LARI kepada TUJUAN untuk
memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus”
(Flp. 3:13-14). Paulus tidak menoleh ke belakang dan membiarkan
kegagalan-kegagalannya di masa lalu terus membebaninya dengan rasa bersalah. Ia
juga tidak membiarkan keberhasilannya di masa kini membuatnya berpuas diri. Ia
terus BERLARI pada TUJUAN untuk menjadi semakin serupa dengan Yesus Kristus. Kita
pun sedang berlari dalam perlombaan yang sama. Apakah kita pernah gagal atau
berhasil di masa lalu, marilah terus berlari menuju TUJUAN tertinggi untuk
menjadi serupa dengan Yesus. Kita tidak berlomba untuk meraih hadiah duniawi,
melainkan demi hadiah yang paling utama, yakni menikmati surga kekal
selamanya. Jangan pernah berhenti BERLARI kepada TUJUAN/JESUS kita.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#DirectionSeries
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita
hari ini:
PL: Kejadian 15-17
PB: -
#LoveGod
#lovepeople
#lovethebible
#IM Favored
Madam
Ossy
SAAT TEDUH. Sabtu, 6 Januari 2018. LEBIH
DARI CCTV. Bacaan: Amsal 15:1-10. Mata TUHAN ada di segala tempat... (Amsal
15:3). Saat kita memasuki tahun yang baru, kita tidak boleh lupa akan apa yang
dikatakan penulis kitab Amsal ini. Seorang teman bercerita kepada saya
bagaimana CCTV di kantornya diperbaiki dan ditambah di beberapa sudut kantor
tempat ia bekerja. Ia berkata bahwa hal tersebut membuat setiap karyawan
bekerja lebih berhati-hati baik dalam bersikap maupun melakukan sesuatu karena
tak ada yang mau kedapatan bekerja tidak baik dan harus berurusan dengan
pimpinan. Dalam keseharian hidup yang kita jalani, hendaknya kita senantiasa
mengingat hal ini bahwa mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi lebih baik
dari kamera pengawas tercanggih apa pun untuk mengamati setiap pergerakan,
bahkan di tempat yang menurut kita tersembunyi. Tuhan melihat dan mengetahui
segala sesuatu, tidak ada yang tersembunyi bagi- Nya. Sayangnya pada kenyataannya
lebih mudah untuk takut kepada CCTV ketimbang kepada Dia yang mata-Nya
mengawasi hingga ke ujung bumi. Tuhan mampu melihat segala hal dari yang
terkecil yang kita lakukan sejak pagi menjelang malam. Ia melihat apa yang kita
bayangkan saat kita berpikir bahwa tak ada yang melihat. Ia mendengar apa yang
kita katakan dengan diam-diam, yang kita pikirkan jauh di lubuk hati. Jadi
sebelum anda merencanakan dosa yang terencana maupun yang tidak terencana,
ingatlah bahwa ada CCTV yang tidak terbatas mengawasi hingga kedalaman hati.
Hendaknya kita takut akan Tuhan dan berjalan dengan penuh kewaspadaan. Mari
pilih apa yang baik dan kerjakanlah di dalam pengawasan kasih Allah. PERBUATAN
DOSA AKAN BERKURANG JIKA MANUSIA MENYADARI BAHWA TUHAN MENGAWASI TANPA HENTI.
Pagiii... Bersyukur selalu Tuhan sangat baik. #LoveTheBible – Bacaan: Kejadian
15-17.

No comments:
Post a Comment