#DIRECTION
Hari
2: Selasa, 2 Januari 2018
#DIRECTION
ARAH
dan TUJUAN
Kita mungkin mengalami
situasi-situasi yang mengubah jalan hidup kita. Namun, Allah mengingatkan kita
tentang hal ini: Aku mengasihimu terlebih dahulu sebelum Engkau mengasihi-Ku (1
Yoh 4:19). Aku hendak memberikan pengharapan dan masa depan kepadamu (Yeremia
29:11). Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Ku karena Aku yang
memeliharamu (1 Ptr. 5:7).
Ketika kita berpegang pada janji-janji
Allah, dan meminta kepada-Nya untuk menunjukkan ARAH dan TUJUAN
yang BARU bagi hidup kita. Allah punya suatu TUJUAN untuk hidup kita, yang
perlu kita lakukan adalah MENGIKUT DIA dengan PERCAYA bahwa DIA akan
TETAP MENGARAHKAN kita. Arahkan pandangan kita hanya kepada Tuhan dan kita
takkan kehilangan arah untuk menggapai TUJUAN hidup kita. Masihkah
KEBENARAN FirmanNya menjadi ARAH DAN TUJUAN HIDUP kita?
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#DirectionSeries
Note:
Jan gan lewatkan Pembacaan Alkitab
kita hari ini:
PL: Kejadian 3, 4 & 5
PB: -
#LoveGod
#lovepeople
#lovethebible
#IMFavored
Madam
Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 2 Januari 2018. WARTAKAN
KABAR SUKACITA. Bacaan: Lukas 1:46-56. Lalu kata Maria, “Jiwaku memuliakan
Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku” (Lukas 1:46-47). Kegembiraan
adalah respons positif atas peristiwa kehidupan. Kegembiraan pun menjadi
penanda datangnya kebahagiaan karena menemukan sesuatu yang berharga, menerima
rahmat yang tidak terbayangkan. Misalnya: ketika bertemu sahabat yang lama tak
berjumpa, lulus ujian, mendapat pekerjaan baru, permohonan kita dikabulkan,
Tuhan datang memberikan peneguhan, dan sebagainya. Kegembiraan bisa diwujudkan
dalam berbagai cara. Salah satunya adalah pujian kepada Tuhan yang telah
menunjukkan perbuatan-perbuatan-Nya yang begitu ajaib. Injil hari ini
mengisahkan pujian dan kegembiraan ketika terjadi perjumpaan dua perempuan yang
menjadi tokoh penting dalam sejarah keselamatan manusia yakni Maria dan
Elisabet. Perjumpaan antara keduanya menghasilkan sukacita bagi dunia. Keduanya
memberitakan sukacita yang datang dari Allah lewat pujian sukacita. Maria
berkata, “Jiwaku memuliakan Tuhan. Hatiku bergembira karena Allah,
Juruselamatku.” Pujian manusia yang agung bagi Tuhan dengan memuliakan
nama-Nya. Dari perjumpaan Maria dan Elisabet yang dipenuhi sukacita itu kita
dapat belajar bahwa kita seyogyanya selalu merasa bersyukur dan bergembira oleh
karena kasih Allah yang kita terima setiap hari. Pujian kepada Allah yang
disertai rasa syukur sama artinya sebuah kabar sukacita yang kita wartakan.
Mari wartakan kasih, rahmat, anugerah keselamatan, dan kebaikan Tuhan yang
telah kita terima kepada setiap orang. Sukacita bahwa Yesus telah lahir dan
memberi damai sejahtera di setiap hati umat-Nya. KETIKA KITA MENGHARGAI KASIH
DAN KEBAIKAN-NYA, KITA TIDAK AKAN MAMPU MENAHAN HATI UNTUK TIDAK MEWARTAKAN
SUKACITA INI KEPADA SESAMA. Selamat pagi. Selamat berkarya. Kasih KaruniaNYA
melimpah. #LoveTheBible – Bacaan: Kejadian 3-5 dan Lukas 1.

No comments:
Post a Comment