Sunday, 21 January 2018

21 Januari 2018

#DIRECTION






Hari: Minggu, 21 Jan 2018
#DirectionSeries
Efesus 2:1-10

Di Efesus 2, Rasul Paulus mengingatkan bahwa di luar Kristus, kita “sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa [kita]” (ay. 1). Namun, “Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita” (ay.4-5). Melalui Kristus kita telah dihidupkan kembali dari kematian.

Jadi dalam segala hal, kita semua berutang kepada Bapa di surga atas kehidupan kita. Melalui kasih-Nya yang besar, Dia telah memungkinkan kita yang dahulu mati karena dosa untuk memiliki KEHIDUPAN dan TUJUAN yang kekal melalui Anak-Nya.Amin

Ya Bapa, terima kasih atas kasih-MU yang menghapuskan dosa kami, hidup yang menaklukkan ‘kematian’, dan ANUGERAH yang menaklukkan hati kami. Kiranya hidup kami membawa puji-pujian yang indah bagi-Mu. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#DirectionSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini: 
PL: Keluaran 1 dan 2 dan Mazmur 88
PB: Lukas 11

#LoveGod
#lovepeople
#lovethebible
#IMFavored
#HappySunday
#HappyServingGod

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Minggu, 21 Januari 2018. KAYA SECARA HATI. Roma 14:13-23. Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun (Roma 14:19). Bagi orang dunia, berkat diartikan sebagai uang, kekayaan, materi, kekuasaan, dan keinginan yang terpuaskan. Punya banyak uang-diberkati. Kekurangan uang-tidak diberkati. Sebuah cara pandang yang sempit. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, berkat adalah pemberian Tuhan untuk mendatangkan kebaikan bagi manusia. Tuhan tahu kapasitas setiap orang. Sehingga, meskipun berkat setiap orang berbeda-beda, berkat itu sebetulnya cukup jika dikelola dengan bijak. Firman Tuhan menunjukkan bahwa berkat rohani itu lebih penting daripada uang, makanan, jabatan, atau harta. Tuhan mau kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun. Jika kita mengutamakan hal yang rohani, kita akan dimampukan untuk menyikapi hal-hal duniawi secara tepat. Ketika kita mengenal kebenaran Allah, bersekutu erat dengan Dia, kita akan mengetahui panggilan hidup kita. Kita akan menggunakan berkat Tuhan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk menolong dan membangun kehidupan orang lain. Hal inilah yang mendatangkan sukacita dan damai sejahtera. Kita menggunakan kekayaan untuk memuliakan nama Tuhan dengan melakukan hal-hal yang berguna untuk saling membangun. Kekayaan hanyalah salah satu alat Tuhan untuk melengkapi kebahagiaan hidup. Namun, hidup kita tidak bergantung pada kekayaan itu, melainkan bergantung pada Tuhan. Kita perlu belajar mengutamakan hal-hal yang rohani, seperti kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus. JIKA KITA MENGUTAMAKAN HAL ROHANI, KITA AKAN MAMPU MENYIKAPI HAL-HAL DUNIAWI DENGAN BIJAKSANA. Selamat pagi. Selamat beribadah. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Keluaran 1-2, Mazmur 88 dan Lukas 11.

No comments:

Post a Comment