Thursday, 4 January 2018

4 Januari 2018

#DIRECTION






Hari: Kamis, 4 Januari 2018

#DirectionSeries
KRISTUS YANG HIDUP DIDALAM AKU

Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran --2 Timotius 4:7-8.

Ilustrasi dalam film yang dipakai untuk menggambarkan HATI BAPA (Dick Hoyt dan Rick anaknya) dikelas Pemuridan dari gereja lokal  kami itu  sangat berkesan bagi saya.  

Perlombaan The Ironman Triathlon mencakup kompetisi renang sejauh 3,8 km, balap sepeda berjarak 180 km, dan lari sejauh 42 km. Bukan perkara yang mudah bagi siapa pun untuk menyelesaikan perlombaan ini. Namun, Dick Hoyt berpartisipasi dalam perlombaan tersebut dan berhasil menyelesaikannya bersama putranya yang cacat jasmani, Rick. Ketika Dick berenang, ia juga menarik Rick yang berada dalam sebuah perahu kecil. Ketika Dick bersepeda, Rick ada di tempat duduk di sisi sepeda. Ketika Dick berlari, ia mendorong maju Rick yang duduk di kursi rodanya. Rick bergantung pada ayahnya untuk dapat menyelesaikan perlombaan itu. Ia tidak dapat melakukannya tanpa sang ayah. Rick BERGANTUNG SEPENUHNYA kepada ayahnya. Seperti KITA BERGANTUNG pada Kristus untuk menyelesaikan pertandingan / perjuangan iman kita.

Rasul Paulus menyatakannya dengan kata-kata yang penuh arti, “Tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh IMAN dalam Anak Allah” (Gal. 2:20).

Kita tidak dapat menyelesaikan pertandingan iman dengan kekuatan kita sendiri. Kita hanya dapat melakukannya dengan jalan BERGANTUNG SEPENUHNYA kepada Yesus yang hidup dalam diri kita. Amin. Apakah kita hidup BERGANTUNG SEPENUHNYA KEPADA KRISTUS atau kita berjalan hanya dengan kekuatan sendiri??

Terima kasih Tuhan, biarlah hati kami dipenuhi dengan kerinduan, untuk SEPENUHNYA BERGANTUNG pada Kristus dan kami bersyukur bahwa bukan lagi kami sendiri yang hidup melainkan KRISTUS  yang HIDUP DIDALAM kami itulah dasar IMAN kami. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#DirectionSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini: 
PL: Kejadian 9-11
PB: -

#LoveGod
#lovepeople
#lovethebible
#IMFavored

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Kamis, 4 Januari 2018. TAK TERLIHAT? Bacaan: Ester 8:1-12. “Tuliskanlah atas nama raja apa yang kamu pandang baik tentang orang Yahudi dan meteraikanlah surat itu dengan cincin meterai raja..." (Ester 8:8). Sepintas Kitab Ester tampak sekuler. Tuhan atau Allah tak satu kali pun disebut. Alur ceritanya mengalir di seputar pengambilan keputusan raja Persia yang suratnya dicap dengan cincin meterai raja dan berdampak besar, bahkan fatal, kepada rakyatnya. Di manakah Tuhan dalam jalinan kisah sekuler ini? Dalam eksposisinya, pendeta Alistair Begg memberi judul atas kitab ini The Unseen God (Allah yang tak terlihat). Kita sedang membaca keputusan raja yang ketiga, yaitu izin untuk orang Yahudi melawan orang-orang yang mau membinasakan mereka atas dasar keputusan raja yang kedua, hasil siasat jahat Haman (ay. 5 bdk. Est. 3:12-13). Keputusan ini akibat peran Ester dalam menyelamatkan bangsa Yahudi dari pembantaian massal. Namun keputusan ini dimungkinkan karena ada yang pertama- pemecatan ratu Wasti (Est. 1:19-21). Ternyata Allah bekerja. Keputusan pertama bukan terjadi tanpa maksud. Dia telah menyiapkan langkah penyelamatan-Nya dini sekali. Tak jarang kita merasa Tuhan itu absen. Sepertinya terlambat bertindak dan tidak perduli. Padahal tidak. Tuhan selalu hadir dan bertindak, bahkan dini sebelum kita menyadari apa-apa. Kala kita masih tidur, Dia memberkati (Mzm. 127:2). Kala kita masih dalam kandungan, Dia telah mengenal dan mengasihi (Yer. 1:5). Percayalah, meski tak terlihat, Dia tidak pernah terlambat. KALAU KITA MENOLEH KE BELAKANG MENGIRA TUHAN TERLAMBAT DAN TAK TERLIHAT-ITU KARENA DIA SEDANG MEMIMPIN DI DEPAN. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Kejadian 9-11.

No comments:

Post a Comment