NO ISOLATION
Bertumbuh Bersama
secara Rohani. Kita tidak cukup bersekutu dengan Allah saja (melalui
pembacaan firman Tuhan & doa serta pujian penyembahan), tetapi perlu bersekutu
dengan saudara seiman yang lain juga. Mengapa? Sebab tidak mungkin kita dat
mengasihi yang tidak kelihatan (Tuhan) jika kita tidak dapat mengasihi yang
kelihatan (saudara-saudara seiman): 1 Yoh 4:20 (“Jikalau seorang berkata:
‘Aku mengasihi Allah,’ dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta,
karena barangsiapa tidak mengasihi saudara yang dilihatnya, tidak mungkin
mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.”). Oleh karenanya mari bertumbuh
bersama-sama secara spritual dalam Komunitas Sel (Komsel), saling membangun,
saling menguatkan, saling mendoakan, saling menolong dll. Ibrani 10:24-25, “Dan
marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan
dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan
ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling
menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.”
Mari bersekutu satu dengan yang lain dengan saudara-saudara seiman kita dengan
bergabung dalam Komsel, agar bertumbuh MAKSIMAL. Amin.
Respon 1
SAAT TEDUH. Minggu,
4 Oktober 2015. Berita Terkutuk. Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai
dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? (Galatia 3:3).
Ketika pesawat AirAsia diberitakan putus hubungan dengan menara pengawal,
wartawan televisi, saat mewawancarai keluarga penumpang yang tengah kalut,
melontarkan pertanyaan dan pernyataan yang tidak patut. “Bagaimana perasaan
Ibu? Apa harapan Bapak atas kejadian ini?” Kemudian, setelah selesai bertanya,
wartawan itu berkata, “Baik, terima kasih, Ibu. Selamat kembali menunggu.” Di
tangan para wartawan konyol, tragedi itu menjadi berita konyol. Para
pengkhotbah di Galatia bertindak lebih parah lagi. Keselamatan adalah anugerah
Allah di dalam Yesus Kristus yang disalibkan, dan orang percaya mengalaminya
melalui karya Roh Kudus. Namun, para pengkhotbah itu menyatakan, sesudah
menerima keselamatan, mereka—dengan usaha dan kemampuan sendiri—harus
mempertahankannya, mengerjakannya, dan menyempurnakan-nya dengan menaati
peraturan-peraturan agama (ay. 5). Paulus mengutuk berita itu sebagai Injil
yang lain (Gal. 1:6) dan menghardik jemaat yang memercayainya (ay. 1). Ia
menyebut sikap semacam itu sebagai “daging” (ay. 3), yang merendahkan
kesempurnaan penebusan Kristus. Karya Roh Kudus hanya dapat dipertahankan,
dikerjakan, dan disempurnakan oleh Roh Kudus pula. Jadi, jangan terkecoh oleh
berita terkutuk itu. Jangan melepaskan anugerah dan menggantinya dengan
perbuatan daging. Sebaliknya, kita diundang untuk senantiasa mengandalkan
anugerah-Nya, untuk terus “bertumbuh dalam kasih karunia dan dalam pengenalan
akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus” (2 Pet. 3:18) —ARS. BERITA
TENTANG ANUGERAH ALLAH BUKANLAH TITIK AWAL INJIL, MELAINKAN KESELURUHAN INJIL—DARI
AWAL SAMPAI AKHIR. Selamat pagi. Selamat beribadah. Selamat melayani. Tuhan
Yesus memberkati. (Madam Ossy)
Respon 2
SANG PEMANDU TUR.
Bacaan: Yohanes 16:1-15. NATS: Apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan
memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran (Yohanes 16:13). Saat di London, saya
menikmati jalan-jalan pertama saya dengan bus tingkat. Selama dua jam
perjalanan yang menyenangkan, saya diberi penjelasan mengenai berbagai tempat
terkenal dan sejarah kota. Saya takjub melihat segala hal yang sebelumnya sudah
saya lihat, tetapi tidak pernah saya perhatikan. Saya juga takjub mendengar
berbagai kisah luar biasa tentang tokoh-tokoh, mulai dari Lord Horatio Nelson
hingga William Shakespeare. Rute yang dipilih dan pemandangan yang jelas
memberi saya cara pandang yang baru tentang kota ini. Pengalaman ini
mengingatkan saya bahwa ada saja hal baru yang dapat dipelajari di setiap
tempat, terutama bila kita memiliki seorang pemandu. Beberapa tahun silam,
seorang teman mendorong saya untuk membaca seluruh isi Alkitab setiap tahun.
Setiap kali saya melakukannya, Roh Kudus menunjukkan hal-hal baru lewat
perikop-perikop yang terkenal. Yesus berbicara tentang Roh Kebenaran, “Ia akan
memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari
diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan
dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia
akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya
dari Aku” (Yohanes 16:13,14). Sungguh indah menantikan apa yang akan kita
pelajari dari Alkitab setiap hari. Ketika kita membaca setiap halaman, Roh
Kudus sangat ingin menunjukkan kepada kita hal baru yang akan memenuhi
kebutuhan kita. Nikmatilah tur yang dipandu oleh Roh Allah yang akan menerangi
hidup Anda. DENGAN FIRMAN ALLAH SEBAGAI PETA DAN ROH-NYA SEBAGAI KOMPAS,
YAKINLAH ANDA BERADA PADA ARAH YANG BENAR. (Bp. Budi – PT. MPU)

No comments:
Post a Comment