Friday, 16 October 2015

16 Oktober 2015





NO ISOLATION



Matius 24:14, “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” Amin. Tugas kita sebagai orang percaya adalah menyampaikan kabar sukacita dengan setia & terus menerus, kepada semua bangsa hingga Tuhan kembali untuk membawa gerejaNya. Sudahkah kita menyampaikan kabar sukacita itu kepada semua orang yang kita jumpai di hari ini?? Tetapkan hati untuk memberitakan Injil/kabar sukacita itu kepada mereka yang belum percaya, agar “kesudahanNya” tiba. Amin.


Respon 1
Saat kita kuatir dan takut, jangan lari dari Tuhan. Berlarilah kepada Tuhan karena Yesus berkata: 1 Petrus 5:7, ‘Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.’ (GNCC)

Respon 2
“Kalau tidak mau mengejar rekor, kita pasti jadi ekor.” Xavier Quentin Pranata.

Respon 3

SAAT TEDUH. Jumat, 16 Oktober 2015. Berkat Melalui Sahabat. Maka penatlah tangan Musa, sebab itu mereka mengambil sebuah batu, diletakkanlah di bawahnya, supaya ia duduk di atasnya; Harun dan Hur menopang kedua belah tangannya, seorang di sisi yang satu, seorang di sisi yang lain, sehingga tangannya tidak bergerak sampai matahari terbenam (Keluaran 17:12). Adegan akhir film animasi Cars sangat menyentuh hati saya. Sebuah mobil balap berhenti di tengah pertandingan untuk menolong rekan mobil balap lain yang mengalami kecelakaan dan terbakar. Dengan sekuat tenaga ia menyemangati dan mendorong rekannya hingga mencapai garis akhir. Berkat pertolongan sahabat, mobil balap yang terbakar itu berhasil menyelesaikan pertandingan dengan baik. Musa menghadapi situasi serupa. Saat bangsa Israel harus berhadapan dengan Bangsa Amalek, Allah memberikan kemenangan bagi umat-Nya dengan cara yang unik. Sementara orang Israel berperang, Allah memerintahkan Musa untuk pergi ke puncak bukit dan mengangkat tinggi tongkatnya. Allah menambahkan kekuatan bagi bangsa Israel saat tangan Musa terangkat memegang tongkat. Apabila ia menurunkan tangannya, kekuatan musuh yang bertambah (ay. 11). Tetapi, Musa tidak sanggup terus mengangkat tangan dan memastikan tongkat terangkat tinggi. Ketika kekuatannya melemah, Allah menghadirkan Harun dan Hur. Mereka menopang tangan Musa hingga dapat tetap tegak sampai matahari terbenam (ay. 12). Marilah kita mengingat kembali orang-orang yang telah Tuhan hadirkan dalam hidup kita. Tidak jarang jawaban doa dari Tuhan datang melalui mereka. Berkat-Nya kita alami melalui kehadiran mereka. Kita dimampukan untuk tetap tegak berkat topangan mereka. Sambil mengucap syukur atas kehadiran mereka, marilah kita juga menyediakan diri untuk Tuhan pakai menjadi saluran berkat bagi orang di sekitar kita —SWS. TUHAN MENETAPKAN KITA BUKAN UNTUK MERONGRONG DAN MELEMAHKAN, MELAINKAN UNTUK SALING MENOLONG DAN SALING MENGUATKAN. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. (Madam Ossy)

No comments:

Post a Comment