NO ISOLATION
Matius 24:14, “Dan
Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi
semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” Amin. Tugas kita
sebagai orang percaya adalah menyampaikan kabar sukacita dengan setia
& terus menerus, kepada semua bangsa hingga Tuhan kembali untuk membawa
gerejaNya. Sudahkah kita menyampaikan kabar sukacita itu kepada semua orang
yang kita jumpai di hari ini?? Tetapkan hati untuk memberitakan Injil/kabar
sukacita itu kepada mereka yang belum percaya, agar “kesudahanNya” tiba. Amin.
Respon 1
Saat kita kuatir
dan takut, jangan lari dari Tuhan. Berlarilah kepada Tuhan karena Yesus
berkata: 1 Petrus 5:7, ‘Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia
yang memelihara kamu.’ (GNCC)
Respon 2
“Kalau tidak mau
mengejar rekor, kita pasti jadi ekor.” Xavier Quentin Pranata.
Respon 3
SAAT TEDUH. Jumat,
16 Oktober 2015. Berkat Melalui Sahabat. Maka penatlah tangan Musa, sebab itu
mereka mengambil sebuah batu, diletakkanlah di bawahnya, supaya ia duduk di
atasnya; Harun dan Hur menopang kedua belah tangannya, seorang di sisi yang
satu, seorang di sisi yang lain, sehingga tangannya tidak bergerak sampai
matahari terbenam (Keluaran 17:12). Adegan akhir film animasi Cars sangat
menyentuh hati saya. Sebuah mobil balap berhenti di tengah pertandingan untuk
menolong rekan mobil balap lain yang mengalami kecelakaan dan terbakar. Dengan
sekuat tenaga ia menyemangati dan mendorong rekannya hingga mencapai garis
akhir. Berkat pertolongan sahabat, mobil balap yang terbakar itu berhasil
menyelesaikan pertandingan dengan baik. Musa menghadapi situasi serupa. Saat
bangsa Israel harus berhadapan dengan Bangsa Amalek, Allah memberikan
kemenangan bagi umat-Nya dengan cara yang unik. Sementara orang Israel
berperang, Allah memerintahkan Musa untuk pergi ke puncak bukit dan mengangkat
tinggi tongkatnya. Allah menambahkan kekuatan bagi bangsa Israel saat tangan
Musa terangkat memegang tongkat. Apabila ia menurunkan tangannya, kekuatan
musuh yang bertambah (ay. 11). Tetapi, Musa tidak sanggup terus mengangkat
tangan dan memastikan tongkat terangkat tinggi. Ketika kekuatannya melemah,
Allah menghadirkan Harun dan Hur. Mereka menopang tangan Musa hingga dapat tetap
tegak sampai matahari terbenam (ay. 12). Marilah kita mengingat kembali
orang-orang yang telah Tuhan hadirkan dalam hidup kita. Tidak jarang jawaban
doa dari Tuhan datang melalui mereka. Berkat-Nya kita alami melalui kehadiran
mereka. Kita dimampukan untuk tetap tegak berkat topangan mereka. Sambil
mengucap syukur atas kehadiran mereka, marilah kita juga menyediakan diri untuk
Tuhan pakai menjadi saluran berkat bagi orang di sekitar kita —SWS. TUHAN
MENETAPKAN KITA BUKAN UNTUK MERONGRONG DAN MELEMAHKAN, MELAINKAN UNTUK SALING
MENOLONG DAN SALING MENGUATKAN. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. (Madam
Ossy)

No comments:
Post a Comment