Friday, 7 February 2014

7 Februari 2014 - Orang Tua yang Hebat


(Amsal 1:8-9 & 19:20, 29:17) Amsal 1:8, “Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia- nyiakan ajaran ibumu”. Sadarkah kita kalau jasa orang tua yang selalu mendoakan & mengusahakan yang terbaik buat anak-anak-Nya adalah orang tua yang berhasil / orang tua yang hebat? Kalau saat ini kita sudah menjadi hebat. Sadarkah kita bahwa semua itu peran orang tua yang hebat yang senantiasa mengerjakan hal terkecil hingga terbesar & telah menjadi teladan dalam hidup kita, orang tua yang hebat adalah orang tua yang telah melahirkan anak-anak yang sukses secara jasmani maupun rohani. Amin.

Respon 1
Saat teduh. Jumat, 7 Februari 2014 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah & mati, ia tetap satu biji saja; tapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.” (Yoh 12:24). Kegagalan tragis dalam hidup adalah saat kita tidak dapat bertahan hidup benar karena tidak bersedia mati terhadap hal-hal duniawi. Sebaliknya, kesuksesan sejati adalah saat kita bersedia mati untuk bertumbuh & menghasilkan buah. Saat merenungkan perjalanan kita dengan Yesus ada satu waktu di mana kita mungkin bertanya-tanya, “Mengapa ini begitu sulit? Begitu banyak pergumulan yang aku hadapi. Kapan akhirnya ini semua akan berakhir?” Dalam perjalanan hidup saya bersama Tuhan, saya belajar bahwa pertumbuhan rohani seringkali terjadi seperti pertumbuhan yang biasa kita lihat, buah terbaik matang perlahan-lahan. Masalahnya adalah kita cenderung tidak sabar melihat kemajuan pertumbuhan & saat kita tidak melihat buah sebanyak yang kita inginkan, menjadi putus asa & berhenti bertumbuh. Pertumbuhan membutuhkan waktu. Langkah terbaik supaya bertumbuh: 1. Pelihara pertumbuhan bersama dengan Firman Tuhan saat kita membaca perkataan-perkataan Tuhan berulang kali, itu akan membantu kita untuk selalu ingat bahwa Ia sedang bekerja, bahkan ketika kita tidak bisa melihatnya. “Kita tahu sekaragn, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk menjadikan kita lebih baik lagi” (Rm 8:28). 2. Bekerja sama dengan Tuhan, saat Ia memangkas ranting pohon pertumbuhan “Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya & setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah” (Yoh 15:2). Taat & rela saat Ia memin-ta kita membuang semua hal dalam diri & hidup kita yang tidak berkenan kepada-Nya. 3. Berdoa dengan bantuan daftar buah Roh (Gal 5:22-23).  Minta Tuhan untuk membantu kita menumbuhkan buah ini dalam diri kita sudahkah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, penguasaan diri terus bertumbuh dalam diri kita.. Sekaligus jadi rapor kita setiap hari. Makin bertumbuh, makin berkenan. Selamat pagi friends. Tuhan Yesus memberkati.


Respon 2
Hai, anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu (Amsal 1:8). Kemarin di komsel, Pak Tjoek bilang tanpa kita sadari orang tua kita adalah mentor kita mulai awal kita hidup, mulai belajar ngomong, belajar jalan yang sangat berperan adalah orang tua dan itu sering tidak

kita sadari betapa berjasanya orang tua kita sehingga kita ada seperti sekarang ini. Kita memang tidak bisa memilih kita mau lahir di orang tua yang seperti apa. Kadang ada perbuatan orang tua yang tidak sejalan dengan kita yang melukai hati kita tapi sadarlah bahwa semua orang tua selalu ingin anaknya menjadi orang yang berhasil, sehingga mungkin mendidik terlalu keras. Tapi yang perlu kita tahu orang tua selalu ingin memberikan yang terbaik buat kita. Belajar bersyukur untuk orang tua yang hebat yang sudah diberikan Tuhan buat kita semua. Dan mau dengan rendah hati menerima nasihat dan didikan mereka. Tuhan berkata “hormatilah orangtuamu supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Allah, Tuhanmu, kepadamu”. (Kel 20:12). Mau dididik membuat kita berhasil. Happy Friday.

Respon 3
Mzm 39:10, aku diam, tidak kubuka mulutku, sebab Engkau sendirilah yang bertindak! Kalau kita berserah pada-NYA, mengerjakan bagian kita, maka Yesus bertindak mengada-kan Mujizat untuk kita pasti terjadi! Samuel Sianto (SS)-YESTOYA Malang.

No comments:

Post a Comment