Amsal 31:10, “Isteri yang cakap siapakah akan
mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata.” Sebuah standard yang
Allah berikan pada istri adalah tunduk kepada suami sebagai pemimpin dalam
rumah tangga (Efesus 5:22 & 24), tunduk berarti: 1. Meren-dahkan diri kepada suami sesuai pola jemaat tunduk kepada
Kristus. 2. Menempatkan diri untuk taat
dibawah pimpinan suami. 3. Me-relakan
diri dipimpin oleh suami. Sudahkah kita para istri tunduk (merelakan diri
dipimpin suami? Mendukung suami? Serta mengerti suami?). Menjadi penolong yang
baik (Kej 2:18) & menjadi teladan bagi anak-anak kita? Amin! Semangat menjadi
istri idaman.
Respon 1
Engkau dekat tatkala
aku memanggil-Mu, Engkau berfirman: Jangan takut! (Ratapan 3:57) Panggil Yesus
ketika engkau takut. Dia dekat denganmu dan dengar firman-Nya.
Respon 2
Hari ini renungannya
giliran membahas tentang istri. Istri yang cakap siapakah akan mendapatkannya?
Ia lebih berharga dari pada permata (Ams 31:10). Wow, istri yang cakap (bukan yang
cakep lho ya) berharga lebih dari permata. Apa yang termasuk dalam kriteria
istri ya cakap? 1. Tunduk pada suami, bagaimanapun keadaan dan tabiat suami
(aku jauh dari kriteria ini). Kebanyakan istri akan bilang “ya aku akan tunduk
kalau dia baik dan mengasihi aku. Kalau tidak baik ya maaf aku kan juga manusia
yang tidak sempurna”. Tunduk juga dalam mengambil keputusan, katanya Ps. Elisa
kemarin kenapa kok suami yang dijadikan pemimpin pada keluarga?
Padahal kebanyakan
istri itu lebih pintar dari suami. Ya itu yang sering aku lakukan. Aku sering
ingin ambil keputusan. Padahal seharusnya aku ini cuma boleh kmemberi masukan,
keputusan itu harusnya hak suami. Aku memang harus bertobat. 2. Jadi penolong.
Penolong ini dalam segala hal, dan penolong harus lebih kuat daripada yang di
tolong. Berbahagialah kita wanita berarti kita lebih kuat dari suami kita. 3.
Jadi Ibu yang baik. Kita harus jadi teladan buat anak-anak kita terutama
teladan dalam menghargai dan menghormati ayah. Seringnya kita istri tidak sadar
kalau bertengkar di depan anak, itu akan membuat anak kehilangan respect kepada ayahnya. Berat ya tugas
istri? Tapi kalau ada sedikit saja kemauan pasti bisa. Amin.
Respon 3
Syalom. “Roh TUHAN
berbicara dengan perantaraanku, firman-Nya ada di lidahku;” (2 Samuel 23:2). Selamat
pagi ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN memberkati
Ibu dan ke-luarga.
No comments:
Post a Comment