Sunday, 16 February 2014

16 Februari 2014



1 Samuel 17:36, “Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup.” 1 Samuel 16:37, “Pula kata Daud: ‘TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu.’ Kata Saul kepada Daud: ‘Pergilah! TUHAN menyertai engkau.’” Adakah saat ini kita sedang dikalahkan oleh situasi ataupun persoalan yang membuat iman kita menjadi lemah? Mari belajarlah dari Daud untuk berani mengambil langkah iman & mempercayai Tuhan dalam menghadapi persoalan yang ada, karena inilah fondasi dasar yang harus kita letakkan. Dengan belajar mempercayai Tuhan karena persoalan-persoalan hidup hanyalah sebuah batu pahat ditangan Tuhan, untuk membentuk manusia rohani kita sehingga indah dan kuat serta memancarkan kemuliaan Tuhan. Amin.


Respon 1
Kuasa doa terletak pada kedaulatan Tuhan dan kehidupan si pendoa yang benar di mata Tuhan. Bukan kata-katanya atau pengetahuan-nya tentang kebenaran. Kuasa doa dipenga-ruhi kualitas hidup dengan sesama yang benar dan beres di mata Tuhan (Yakobus 5.12-18): Mulut, Sikap, Relasi yang Kudus, ada kasih, berintegritas. Doa adalah saran anugerah yang Tuhan berikan bagi orang-orang yang dibenarkan  Tuhan  oleh  iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Gunakan dengan optimal! (Yakobus 5:14). Berani mempraktekkan untuk menjawab kebutuhan (Kisah 28:8; Ibrani 4:16). Mau memberi diri menjadi perantara / saluran kuasa dan kemurahan Allah bagi mereka yang menderita, terbelenggu (Yehezkiel 22:30; 59:16; Misal: Musa – Mazmur 106:23) mempercayai janji Tuhan. memberi yang kita minta (Yakobus 4:2; Matius 7:7). Menjawab ketika kita berseru kepada-Nya (Yesaya 64:7). Lily Efferin.


Respon 2
SAAT TEDUH. Minggu, 16 Februari 2014. Love is the master key which opens the gates of happiness. Oliver Wendell Holmes (1809-1894) “Kasih adalah ‘master key’ yang dapat membuka gerbang-gerbang kebahagiaan.” Oliver Wendell Holmes (1809-1894). Amsal 3:3-4 “Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu,   tuliskanlah   itu  pada  loh  hatimu,

maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.” Tidak ada orang yang berjalan dalam kasih akan ditolak orang. Dunia kita mengalami krisis kasih dan sangat haus akan kasih yang sejati. Kalau kita bisa melihat dengan kacamata Allah maka kita tahu bahwa orang-orang yang ada disekitar kita memiliki satu kebutuhan yang sama. Mereka membutuhkan kasih! Izinkan kasih Allah mengalir melalui kata-kata kita, perbuatan kita, keputusan-keputusan kita, ide-ide kita dan dari diri kita! Menjadi Kristen berarti kita masuk pada sekolah kasih. Allah-lah pemilik sekolah tersebut. Kristus menjadi kepala sekolahnya dan Roh Kudus menjadi guru (pengajar) kita. Kitalah murid-murid-Nya. Sertifikat kita adalah ketika Allah berkata: “Engkaulah hamba-Ku yang baik dan setia.” Karena kita menjadi pelaku kasih. Selamat Pagi Selamat Beribadah. Tuhan Yesus memberkati.


Respon 3
Syalom. “Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat.” (2 Petrus 2:15). Selamat pagi dan selamat bribadah, TUHAN memberkati Ibu dan Keluarga.

No comments:

Post a Comment