1 Samuel 17:36, “Baik singa maupun beruang telah dihajar
oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama
seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan
dari pada Allah yang hidup.” 1 Samuel 16:37, “Pula kata Daud: ‘TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan
dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin
itu.’ Kata Saul kepada Daud: ‘Pergilah! TUHAN menyertai engkau.’” Adakah
saat ini kita sedang dikalahkan oleh situasi ataupun persoalan yang membuat
iman kita menjadi lemah?
Mari belajarlah dari Daud untuk berani mengambil langkah iman & mempercayai
Tuhan dalam menghadapi persoalan yang ada, karena inilah fondasi dasar yang harus
kita letakkan. Dengan belajar mempercayai Tuhan karena persoalan-persoalan
hidup hanyalah sebuah batu pahat ditangan Tuhan, untuk membentuk manusia rohani
kita sehingga indah dan kuat serta memancarkan kemuliaan Tuhan. Amin.
Respon 1
Kuasa doa terletak
pada kedaulatan Tuhan dan kehidupan si pendoa yang benar di mata Tuhan. Bukan kata-katanya
atau pengetahuan-nya tentang kebenaran. Kuasa doa dipenga-ruhi kualitas hidup
dengan sesama yang benar dan beres di mata Tuhan (Yakobus 5.12-18): Mulut,
Sikap, Relasi yang Kudus, ada kasih, berintegritas. Doa adalah saran anugerah yang
Tuhan berikan bagi orang-orang yang dibenarkan Tuhan oleh iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Gunakan
dengan optimal! (Yakobus 5:14). Berani mempraktekkan untuk menjawab kebutuhan
(Kisah 28:8; Ibrani 4:16). Mau memberi diri menjadi perantara / saluran kuasa
dan kemurahan Allah bagi mereka yang menderita, terbelenggu (Yehezkiel 22:30;
59:16; Misal: Musa – Mazmur 106:23) mempercayai janji Tuhan. memberi yang kita
minta (Yakobus 4:2; Matius 7:7). Menjawab ketika kita berseru kepada-Nya
(Yesaya 64:7). Lily Efferin.
Respon 2
SAAT TEDUH. Minggu,
16 Februari 2014. Love is the master key which opens the gates of happiness. Oliver
Wendell Holmes (1809-1894) “Kasih adalah ‘master key’ yang dapat membuka
gerbang-gerbang kebahagiaan.” Oliver Wendell Holmes (1809-1894). Amsal 3:3-4 “Janganlah
kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah
itu pada loh
hatimu,
maka engkau akan
mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.” Tidak ada
orang yang berjalan dalam kasih akan ditolak orang. Dunia kita mengalami krisis
kasih dan sangat haus akan kasih yang sejati. Kalau kita bisa melihat dengan
kacamata Allah maka kita tahu bahwa orang-orang yang ada disekitar kita
memiliki satu kebutuhan yang sama. Mereka membutuhkan kasih! Izinkan kasih
Allah mengalir melalui kata-kata kita, perbuatan kita, keputusan-keputusan
kita, ide-ide kita dan dari diri kita! Menjadi Kristen berarti kita masuk pada
sekolah kasih. Allah-lah pemilik sekolah tersebut. Kristus menjadi kepala sekolahnya
dan Roh Kudus menjadi guru (pengajar) kita. Kitalah murid-murid-Nya. Sertifikat
kita adalah ketika Allah berkata: “Engkaulah hamba-Ku yang baik dan setia.” Karena
kita menjadi pelaku kasih. Selamat Pagi Selamat Beribadah. Tuhan Yesus
memberkati.
Respon 3
Syalom. “Oleh karena
mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu
mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk
perbuatan-perbuatan yang jahat.” (2 Petrus 2:15). Selamat pagi dan selamat
bribadah, TUHAN memberkati Ibu dan Keluarga.
No comments:
Post a Comment