Tuesday, 18 February 2014

18 Februari 2014 - Cinta Segitiga / Cinta Dalam Keluarga Ilahi


(Efesus 5:21-33). Ayat22: “Istri-istri mengertilah dan dukunglah suami-suamimu, dengan cara yang menunjukkan dukunganmu bagi  Kristus”.  Ayat 23: “Suami memberikan kepemimpinan pada istrinya seperti Kristus kepada Jemaat-Nya, tidak dengan dominasi, tetapi dengan menghargai” (Terjemahan bebas Alkitab “The Message”). Saat seorang suami mendekat dan tunduk kepada Kristus & istri juga mendekat dan tunduk pada Kristus, maka mereka menjadi dekat satu dengan yang lainnya! Rangkaian nasihat dari Rasul Paulus mengenai hubugan suami istri dimulai dengan ayat 21: “Rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain didalam takut akan Kristus.” Sudahkah kita merendahkan hati / rela untuk mengesampingkan kepentingan pribadi demi kebaikan dan kebahagiaan pasangan hidup kita?  Amin.


Respon 1
Efesus 5: 22, “Hai istri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan.” Ayat 25, “Hai suami, kasihilah istrimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan  diri-Nya  baginya”.   Di  bunyi Firman Tuhan tadi tidak ada kata-kata kalau. Istri tunduklah pada suamimu Kalau, suami kasihilah istrimu, kalau tidak ada kata-kata seperti itu, dan itu bukan pilihan, tapi itu perintah. Sebagai manusia untuk tunduk itu amat sangat susah, apalagi kalau suaminya mengjengkelkan, untuk mengasihi istri yang menyusahkan itu butuh pengorbanan yang berdarah-darah. 2 pribadi dari latar belakang yang berbeda di satukan itu bukan hal yang mudah. Tapi kalau kita mau melibatkan Tuhan di dalam rumah tangga kita, percayalah kita akan sedikit demi sedikit terseret menuju idealnya yang Tuhan mau. Caranya gimana? Ya kita tidak usah menuntut pasangan kita yang melakukan Firman Tuhan, tapi diri kita dulu yang belajar melakukan Firman Tuhan. Kalau kita berubah, pasangan akan melihat perubahan dan dia akan ikut berubah. seperti Firman di Matius 7:12: ‘Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang lain perbuat kepadamu,  perbuatlah demikian juga kepada mereka.’ Jadi gini, kalau kita ingin suami / istri kita ngomong yang manis, kita harus lakukan dulu pada pasangan kita, bukan menuntut tapi melakukan lebih dulu supaya jadi contoh. Kalau itu kita lakukan sesuatu pasti terjadi di rumah tangga kita. Itu sudah aku alami dan aku sudah merasakan peruba-hannya. Yang lain mau coba? Jangan menun-tut tapi lakukan. Selamat mencoba.


Respon 2
Syalom. Amin... “Tangan-Ku juga meletakkan dasar bumi, dan tangan kanan-Ku membentangkan langit. Ketika Aku menyebut namanya, semuanya bermunculan.” (Yesaya 48:13). Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas Tuhan Yesus memberkati.

Respon 3
Keberhasilan senantiasa mengikuti perjalanan hidup orang percaya, asal kita dengan sungguh-sungguh  mengasihi  Dia  dan  hidup berkenan Kepada-Nya ( Amsal 3:9 ). Shalom selamat pagi Tuhan memberkati. GBU All.


JESUS BLESS
 

No comments:

Post a Comment