(Efesus 5:25, 28-30 &
33). Standard kasih seperti apa yang perlu dimiliki oleh seorang suami terhadap
istrinya? Kata kasihi, kata aslinya adalah: agapao yang artinya mengusahakan yang terbaik untuk orang lain.
Jadi standard kasih dalam sebuah pernikahan Kristen adalah hubungan seperti
Kristus terhadap jemaat-Nya! Yaitu: 1. Kasih yang tidak egois (ayat 25). 2. Kasih
yang suci (ayat 26). 3. Kasih yang senantiasa memberi dan mengorbankan diri (ayat
25). 4. Kasih yang mengasuh dan merawat (ayat 29). 5. Kasih yang mengutamakan
kesejahteraan istrinya (ayat 29), 6. Kasih yang melibatkan komitmen selain perasaan
(ayat 31) dan 7. Kasih yang mengutamakan istri diatas hubungan yang lain (ayat
31). Ps.J.Oentoro semangat bagi suami untuk
menjalankan peran bagi keluarga.
Respon 1
Renungan hari ini: “Hal
apa sajakah yang kita dapatkan, jika kita menjadi yang terbaik? Jawabannya
adalah kita akan diberkati secara melimpah dalam hal materi. Kita akan cukup
makan, minum dan berbagai fasilitas kehidupan akan mewarnai kita (Pengkhotbah
9:7). Dengan demikian kita dapat menyalur-kan berkat yang kita dapati juga pada
orang lain dan menyalurkan juga pada kelebaran kerajaan Allah (Mzm 67:1-3).
Tidak ada kata sulit untuk menjadi yang terbaik dalam apapun yang dikerjakan,
asalkan menempat-kan Tuhan di atasnya.” Shalom, selamat pagi, Tuhan Yesus
memberkati.
Respon 2
Ia ingat untuk
selama-lamanya akan perjanjian-Nya, (1 Tawarikh 16:15). Tidak pernah bahkan untuk
selamanya Tuhan ingat akan perjanjian-Nya pegang terus & jangan pernah
lepaskan janji-janji-Nya sampai semua digenapi dalam
hidupmu.
Respon 3
Renungan pagi ini untuk para suami . Semua ayat di
Firman hari ini (Efesus 5:25, 28-30 &33) semua berbicara suami kasihilah
istrimu. Satu kalimat yang aku senang banget “mengasihi istri bukan hanya
memberi uang belanja sebulan gaji tanpa memperhatikan keperluan lain dari sang
istri”. Karena itu dulu yang aku alami. Semua kebutuhan tercukupi bahkan lebih,
tapi tidak ada waktu untuk ngobrol, tidak ada waktu untuk pacaran. Yang ada
cuma kerja, kerja, kerja dan kerja. Tapi puji Tuhan sekarang, Tuhan sudah
mengubah semuanya. Ya meski belum sempurna seperti idealnya Tuhan tapi ya tetap
belajar untuk kearah sana. Sekarang suami tidak hanya memperhatikan masalah
materi tapi dia lebih perhatian dan mau ikut bersama-sama mendidik anak-anak.
Kalau dulu semua yang berhubungan dengan ramah dan anak itu
tanggung jawab
istri, sekarang itu tanggung jawab bersama. Puji Tuhan.
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment