1 Korintus 13:4, “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia
tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.” Tuhan Yesus adalah
teladan sempurna dari kasih yang digambarkan dalam 1Korintus: 13, dengan
melihat teladan-Nya, kita menyadari bahwa kita dikasihi & kita belajar untuk
membalas kasih-Nya melalui keluarga yang sudah Tuhan tempatkan dalam hidup kita
masing-masing! Siapa pun kita, yang melibatkan kasih Tuhan dalam membangun hubungan
teristimewa dengan keluarga / saudara seiman / sesama kita yang lain ya!
Respon 1
Arti keluarga adalah:
1 Kor 13:4 “kasih itu sabar, kasih itu murah hati.....” Dalam keluar-ga harus
ada kasih yaitu kasih yang sabar menghadapi kelakuan pasangan, kasih yang tidak
menyimpan kesalahan pasangan, kasih yang bisa menerima kekurangan pasangan, dan satu yang paling
susah (buat aku) tidak pemarah. Kalau kita mau terus belajar melakukan ini, aku
yakin meskipun keluarga kita bukan keluarga yang sempurna tapi sedikit demi
sedikit akan menjadi keluarga yang berkenan di hadapan Tuhan. Amin. Jangan
pernah berhenti belajar. Happy weekend.
Respon 2
Syalom. Amin. “TUHAN
semesta alam telah bersumpah, firman-Nya: “Sesungguhnya seperti yang Kumaksud,
demikianlah akan terjadi, dan seperti yang Kurancang, demikianlah akan
terlaksana” (Yesaya 14:24). Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN memberkati
Ibu dan Keluarga.
Respon 3
KEEP TRYING EVERYTHING POSSIBLE. Padat Brian Houston
memulai Gereja Hillsong dari semua yang serba
kecil & terbatas. Hillsong
masih merupakan Gereja kecil waktu itu, ia juga hanya diberi kesempatan berkhotbah
di channel radio pada pukul 4 subuh, dan disiarkan di kota yang penduduknya
sangat jarang, apalagi di jam-jam itu. Namun Padat Brian memutuskan melihat ke
depan, semua yang ia lakukan akan menjadi pelayanan yang besar. Kita melihat
sekarang, Hillsong menjadi Gereja terbesar di Australia, memiliki sekolah
Alkitab dengan ribuan mahasiswa dari manca negara. Stasiun TV mereka di siarkan
tidak saja di Australia, namun sampai ke seluruh dunia. Padat Brian memiliki prinsip
yang dapat kita pelajari, tidak melihat yang sekarang, namun melihat apa yang
di depan dari apa yang kita kerjakan sekarang. Dalam hidup kita, apa yang kita
lihat sekarang? Merintis usaha kecil? Menangani proyek minor? Membawahi hanya
beberapa karyawan? Omzet atau gaji yang masih sangat kecil? Sekecil apapun kita
memulainya, lihatlah dengan mata Iman, apa yang terjadi di
waktu yang akan datang. Jangan fokus dan terganggu dengan apa yang kita lihat
sekarang, tapi fokuskan dengan apa yang ada di depan. Jangan biarkan segala keterbatasan
kita sekarang ini membunuh pengharapan kita di masa depan. Ingatlah, bahwa
tidak ada orang yang tiba-tiba besar. Mereka mengawali dari sesuatu yang kecil
& sederhana, namun karena mereka punya visi, pengharapan dan fokus yang jelas
di masa depan, mereka akhirnya berkembang menjadi besar. Selamat pagi.
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment