Saturday, 22 February 2014

22 Februari 2014



1 Korintus 13:4, “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.” Tuhan Yesus adalah teladan sempurna dari kasih yang digambarkan dalam 1Korintus: 13, dengan melihat teladan-Nya, kita menyadari bahwa kita dikasihi & kita belajar untuk membalas kasih-Nya melalui keluarga yang sudah Tuhan tempatkan dalam hidup kita masing-masing! Siapa pun kita, yang melibatkan kasih Tuhan dalam membangun hubungan teristimewa dengan keluarga / saudara seiman / sesama kita yang lain ya!

Respon 1
Arti keluarga adalah: 1 Kor 13:4 “kasih itu sabar, kasih itu murah hati.....” Dalam keluar-ga harus ada kasih yaitu kasih yang sabar menghadapi kelakuan pasangan, kasih yang tidak menyimpan kesalahan pasangan, kasih yang  bisa  menerima  kekurangan  pasangan, dan satu yang paling susah (buat aku) tidak pemarah. Kalau kita mau terus belajar melakukan ini, aku yakin meskipun keluarga kita bukan keluarga yang sempurna tapi sedikit demi sedikit akan menjadi keluarga yang berkenan di hadapan Tuhan. Amin. Jangan pernah berhenti belajar. Happy weekend.


Respon 2
Syalom. Amin. “TUHAN semesta alam telah bersumpah, firman-Nya: “Sesungguhnya seperti yang Kumaksud, demikianlah akan terjadi, dan seperti yang Kurancang, demikianlah akan terlaksana” (Yesaya 14:24). Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN memberkati Ibu dan Keluarga.

Respon 3
KEEP TRYING EVERYTHING POSSIBLE. Padat Brian Houston memulai Gereja Hillsong  dari  semua  yang  serba kecil & terbatas. Hillsong masih merupakan Gereja kecil waktu itu, ia juga hanya diberi kesempatan berkhotbah di channel radio pada pukul 4 subuh, dan disiarkan di kota yang penduduknya sangat jarang, apalagi di jam-jam itu. Namun Padat Brian memutuskan melihat ke depan, semua yang ia lakukan akan menjadi pelayanan yang besar. Kita melihat sekarang, Hillsong menjadi Gereja terbesar di Australia, memiliki sekolah Alkitab dengan ribuan mahasiswa dari manca negara. Stasiun TV mereka di siarkan tidak saja di Australia, namun sampai ke seluruh dunia. Padat Brian memiliki prinsip yang dapat kita pelajari, tidak melihat yang sekarang, namun melihat apa yang di depan dari apa yang kita kerjakan sekarang. Dalam hidup kita, apa yang kita lihat sekarang? Merintis usaha kecil? Menangani proyek minor? Membawahi hanya beberapa karyawan? Omzet atau gaji yang masih sangat kecil? Sekecil apapun kita memulainya, lihatlah dengan mata Iman, apa yang terjadi di waktu yang akan datang. Jangan fokus dan terganggu dengan apa yang kita lihat sekarang, tapi fokuskan dengan apa yang ada di depan. Jangan biarkan segala keterbatasan kita sekarang ini membunuh pengharapan kita di masa depan. Ingatlah, bahwa tidak ada orang yang tiba-tiba besar. Mereka mengawali dari sesuatu yang kecil & sederhana, namun karena mereka punya visi, pengharapan dan fokus yang jelas di masa depan, mereka akhirnya berkembang menjadi besar. Selamat pagi.

JESUS BLESS
 

No comments:

Post a Comment