Thursday, 13 February 2014

13 Februari 2014


Mazmur 119:105, “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Alkitab bukan sekedar buku biasa karena didalamnya kita dapat mengetahui hal-hal yang bisa me-ngubah kehidupan kita. Sudahkah kita minta pimpinan  Roh  Kudus saat membaca Firman Tuhan? Mintalah agar kita dimampukan untuk melakukan Firman Tuhan sehingga kita menjadi Anak-anak Terang. Amin.

Respon 1
Syalom. Amin. “Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.” (Roma 15:4). Terima kasih Ibu Siu, selamat berak-tivitas Tuhan memberkati Ibu dan Keluarga.

Respon 2
Mazmur 119:105, “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Firman Tuhan pagi ini adalah peneguhan dari Tuhan tentang diskusi kita semalam di komsel. Aku bilang Doa saja tidak cukup untuk kita mau dekat sama Tuhan, harus ada waktu untuk baca Firman Tuhan, dan pagi ini renungan kita mengatakan Firman Tuhan adalah terang bagi jalan kita. Masalah dan dosa membuat hidup kita terasa gelap, tidak tahu jalan mana yang harus kita tempuh, tidak tahu Tuhan ada dimana (kata fendy, Tuhan sepertinya diam), nah inilah waktu yang tepat untul mulai mau menyediakan waktu membaca Firman Tuhan, supaya kita dapat melihat terang itu dan hidup kita dituntun pada jalan yang benar. Firman Tuhan bisa mengganti hati yang galau menjadi hati yang penuh sukacita. Firman Tuhan bisa mengganti hati yang kuatir menjadi hati yang penuh dengan damai sejahtera. Tidak percaya? Ayo cobalah baca Firman Tuhan mulai hari ini. Kita akan bisa merasakan perubahan di diri kita. Selamat mencoba.


Respon 3
SAAT TEDUH. Kamis, 13 Februari 2014. Trust don't just appear, but it grows as we take steps of faith & experience God's faithfulness. Kepercayaan tidak langsung muncul, tetapi itu bertumbuh waktu kita mengambil langkah iman & mengalami kesetiaan Tuhan. 1 Samuel 30:6 “Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.” Umumnya orang kepepet suka mencari alternatif seenaknya, ambil jalan pintas lalu pergi ke dukun atau orang pintar, akhirnya bukan jalan keluar yang didapat tetapi malapetaka. Berbeda dengan Daud, semakin tersudut dia semakin mendekat pada Tuhan, itulah sebabnya Daud memiliki nilai tambah dimata Tuhan. Iman tidak bisa diperoleh dalam sekejab mata, tentunya harus melalui proses, semakin taat dan setia akan semakin kuat. Orang yang percaya dan berharap pada Tuhan perjalanan hidupnya pasti lebih indah dan berarti. God Bless You.


JESUS BLESS
 

No comments:

Post a Comment