Saturday, 1 February 2014

1 Februari 2014 - Memilih yang Benar Dan Tepat



 Keluaran 2:1, “Seorang laki-laki dari keluarga Lewi kawin dengan seorang perempuan Lewi”. Mazmur 128:1-6, “Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu! Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu! Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN. Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu, dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejah-tera atas Israel!” Yokhebed telah memper-hatikan ketetapan Tuhan yaitu memilih pasangan   yang  seiman  &  bukan  pasangan yang sejenis (Keluaran 2:1). Sudahkah kita memperhatikan ketetapan Tuhan ini? Ikutilah ketetapan Tuhan dalam pernikahan ini (pilih pasangan yang tepat & bukan pasangan sejenis), maka Tuhan akan melimpahkan berkat-Nya & kebahagiaan bagi keluarga kita. Amin.


Respon 1
Sabtu, 1 Februari 2014. Bacaan: Yakobus 3:1-12. Setahun: Imamat 1-3. Nats: Siapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia orang yang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya (Yakobus 3:2). MENJAGA LIDAH. Charles Spurgeon dan istrinya suatu saat menjual telur ayam peliharaan mereka. Mereka benar-benar menjualnya, tidak memberikan secara cuma-cuma, bahkan kepada saudara atau kerabat dekat. Beberapa orang menganggap mereka pelit. Suami-istri itu membiarkan saja berita itu beredar tanpa berusaha membela diri. Akhirnya, terkuaklah apa yang sebenarnya terjadi. Ternyata hasil penjualan telur itu digunakan Spurgeon dan istrinya untuk menyokong hidup dua janda lanjut usia. Mereka bersepakat untuk me-nolong tanpa diketahui orang lain. Kita hidup di tengah dunia yang begitu mudah membicarakan masalah dan keburukan orang lain. Lihat saja tayangan televisi atau ambillah lembaran koran, kita akan mendapati banyak liputan gosip tak sedap. Tanpa sadar kita jadi mulai terbiasa dan ikut terseret dalam arus kebiasaan itu. Betapa sering kita menilai seseorang sebatas apa yang kita lihat dan kita ketahui. Alih-alih mencari fakta yang sebenar-nya, mendoakan, dan menjaga nama baik orang itu, kita cenderung mempergunjingkan-nya. Alkitab mengajarkan pentingnya me-ngendalikan lidah. Salah satu caranya dengan tidak menyebarluaskan atau membicarakan masalah seseorang pada orang lain yang tak perlu mengetahuinya. Jika saudara kita berbuat salah, kita diminta untuk menegurnya dengan kasih, bukan mempergunjingkannya. Nah, sebagai anak Allah, kita sepatutnya belajar menggunakan lidah untuk mengasihi, bukan untuk menyakiti satu sama lain. -- Hendro Saputro


Respon 2
Syalom, Amin. “Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan.” (1Tesalonika 5:8). Terima kasih ibu Siu, selamat brakhir pekan TUHAN memberkati Ibu dan Keluarga.

Respon 3
Ya, amin. Seiring pertambahan usia, fungsi dan usia organ tubuh akan mengalami penurunan, olahraga tetap penting untuk orang lanjut usia (lansia). Sebuah penelitian menyebutkan bahwa gaya hidup santai yang dijalani  oleh  beberapa  lansia  justru mening-

-4-
katkan resiko kematian akibat penyakit jantung. Penyebabnya adalah denyut jantung yang semakin lemah dan penurunan fungsi kerja otot-otot di jantung karena itu, mereka yang berada pada usia lanjut, olaraga tetap dianjurkan tentunya dengan kadar dan intesitas yang lebih terukur, hasil penelitian fisik yang harus dijalani pun akan berbeda.dianjurkan pemeriksaan fisik terlebih dahulu ke dokter. (Yosua 14:10c-11). “Jadi Yosua sekarang telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini; pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk”. Selamat siang, selamat berkarya. GBU.

No comments:

Post a Comment