Tuesday, 11 February 2014

11 Februari 2014



1 Petrus 3:8, “Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara- saudara, penyayang dan rendah hati,” Ayat 9, “dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendak-lah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab:” Ayat 10, “Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.” Ayat 11, “Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.” Ayat 12, “Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka   yang   minta   tolong,   tetapi   wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.” dan Ayat 13 “Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik?” Firman Tuhan selalu mengajarkan hal yang baik untuk kita lakukan meskipun sulit. Kita tidak boleh membalas kejahatan dengan kejahatan atau berusahalah tetap tersenyum & tetaplah berbuat baik ter-hadap mereka yang berbuat jahat! Sudahkah kita berbuat baik kepada mereka yang berbuat jahat terhadap kita, bahkan berdoa buat mereka? Amin.


Respon 1
Syalom. Amin. “Jalan kehidupan orang berakal budi menuju ke atas, supaya ia menjauhi dunia orang mati di bawah.” (Amsal 15:24). Terima kasih Ibu Siu, selamat berak-tivitas TUHAN YESUS memberkati Ibu dan keluarga.

Respon 2
‘Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.’ (Yesaya 40:31) Kita menda-patkan kekuatan baru ketika menanti-nantikan Tuhan karena Dia Tuhan yang tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu.

Respon 3
1 Petrus 3:9 & 13, ‘janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendak-lah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat’ (9). ‘Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik?’ (13). Api sebesar apapun kalau terus disiram air pasti padam. Aku suka dengan ayat terakhir itu, kalau kita rajin berbuat baik,siapa yang akan dapat berbuat jahat sama kita? Tapi seringkali kita kalau ngeliat orang yang “mbencekno” sudah males untuk bergaul dengan mereka (aku banget). Padahal Firman Tuhan bilang kita harus telaten menghadapi orang-orang yang kayak gitu, bukan membalas perbuatan mereka tapi terus mendoakan mereka. Tugas kita mengasihi dan mendoakan bukan merubah mereka karena itu tugasnya Roh kudus. Memang susah tapi susah bukan tidak bisa dilakukan. Ayo bareng-bareng belajar menjadi pelaku Firman ya karena banyak orang disekitar kita yang menurut kita adalah orang yang menyebalkan, jadi kita harus lebih sering lagi mendoakan mereka, susah bukan berarti tidak bisa. Setuju?
  

JESUS BLESS


No comments:

Post a Comment