1 Petrus 3:8, “Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia
sekata, seperasaan, mengasihi saudara- saudara, penyayang dan rendah hati,”
Ayat 9, “dan janganlah membalas kejahatan
dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendak-lah
kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh
berkat. Sebab:” Ayat 10, “Siapa yang
mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya
terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.” Ayat
11, “Ia harus menjauhi yang jahat dan
melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.”
Ayat 12, “Sebab mata Tuhan tertuju kepada
orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.” dan Ayat 13 “Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin
berbuat baik?” Firman Tuhan selalu mengajarkan hal yang baik untuk kita
lakukan meskipun sulit. Kita tidak boleh membalas kejahatan dengan kejahatan
atau berusahalah tetap tersenyum & tetaplah berbuat baik ter-hadap mereka yang
berbuat jahat! Sudahkah kita berbuat baik kepada mereka yang berbuat jahat
terhadap kita, bahkan berdoa buat mereka? Amin.
Respon 1
Syalom. Amin. “Jalan
kehidupan orang berakal budi menuju ke atas, supaya ia menjauhi dunia orang
mati di bawah.” (Amsal 15:24). Terima kasih Ibu Siu, selamat berak-tivitas
TUHAN YESUS memberkati Ibu dan keluarga.
Respon 2
‘Tetapi orang-orang
yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali
yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi
lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.’ (Yesaya 40:31) Kita menda-patkan
kekuatan baru ketika menanti-nantikan Tuhan karena Dia Tuhan yang tidak menjadi
lelah dan tidak menjadi lesu.
Respon 3
1 Petrus 3:9 & 13, ‘janganlah membalas kejahatan
dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendak-lah
kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh
berkat’ (9). ‘Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu
rajin berbuat baik?’ (13). Api sebesar apapun kalau terus disiram air pasti
padam. Aku suka dengan ayat terakhir itu, kalau kita rajin berbuat baik,siapa yang akan dapat
berbuat jahat sama kita? Tapi seringkali kita kalau ngeliat orang yang “mbencekno”
sudah males untuk bergaul dengan mereka (aku banget). Padahal Firman Tuhan
bilang kita harus telaten menghadapi orang-orang yang kayak gitu, bukan
membalas perbuatan mereka tapi terus mendoakan mereka. Tugas kita mengasihi dan
mendoakan bukan merubah mereka karena itu tugasnya Roh kudus. Memang susah tapi
susah bukan tidak bisa dilakukan. Ayo bareng-bareng belajar menjadi pelaku
Firman ya karena banyak orang disekitar kita yang menurut kita adalah orang
yang menyebalkan, jadi kita harus lebih sering lagi mendoakan mereka, susah
bukan berarti tidak bisa. Setuju?
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment