Karena
Tuhan adalah kasih, pelajaran paling penting yang Tuhan ingin kita pelajari di
dunia adalah bagaimana kita mengasihi. Tuhan memberikan perintahNya yang paling
utama yaitu “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap
jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum
yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada
hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” (Markus 12:30-31).
Bagaimana cara kita menunjukkan bahwa kita mengasihi Dia? Yaitu ketika kita
melakukan perintah-Nya, salah satunya adalah ketika kita memba-ngun hubungan
pribadi denganNya melalui Pujian dan Penyembahan.
Saya belajar bahwa Pujian
dan Penyembahan
bukan hanya berbicara mengenai lagu atau menyanyi, bukan berarti hal itu adalah
suatu pengertian yang salah. Namun, ada makna yang lebih dalam dari Pujian dan
Penyembahan. Penyerahan total kepada Tuhan adalah penyembahan yang sejati.
Salah satu bentuk penyerahan kita kepada Tuhan adalah ketika kita mengalami
masa-masa sulit, namun kita tetap percaya kepadaNya bahwa Ia adalah Allah yang
baik, saat itulah Anda sedang menyembah Allah dengan cara yang paling dalam.
Dan bagaimana kita menunjukkan kasih kita
kepada sesama kita? Ketika Tuhan Yesus melakukan pelayananNya di dunia, Ia mem-berikan
teladan yang baik untuk kita ikuti. Kita dapat memulainya melalui Keluarga
Allah / Komunitas Sel (Cell Group) karena kita dibentuk olehNya untuk berada di
dalamnya. “Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah
anggota-nya.” (1 Korintus 12:27). Dari Keluarga Allah /
Komunitas Sel inilah kita dapat belajar untuk melayani sesama, saling berbagi,
saling memperhatikan, dsb.
No comments:
Post a Comment