Efesus
2:22, “Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman
Allah, di dalam Roh.”
Sadarkah bahwa hidup kita adalah tempat kediaman
ROH?? Kediaman dalam pengertian yang dimaksud di sini bukan sebuah bangunan
melainkan Bait Allah yang sedang dibangun oleh Kristus. Bait ini diatur
dengan rapi sebagai Tubuh Kristus (Efesus 2:21), sehingga setiap bagiannya
dapat
mencapai tujuan yang Allah tetapkan sebelumnya bagi mereka. Yaitu menjadi
penyembah-penyembah yang menyembah dalam Roh & Kebenaran karena Tubuh kita
adalah Bait Allah.
Respon
1 :
RENUNGAN PAGI. Minggu, 03 Agustus 2014. “Tetapi
pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: Aku sangka bahwa setidak-tidaknya
ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu
menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian
menyem-buhkan penyakit kustaku! 'Bukankah Abana dan Parpar, sungai-sungai
Damsyik, lebih baik dari segala sungai di Israel? Bukankah aku dapat mandi di
sana dan menjadi tahir?' Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati.”
(2 Raja-raja 5:11-12) Bukankah kita sudah berdoa? Bukankah kita sudah berpuasa?
Mengapa masalah ini masih ada?
Mengapa
beban ini masih ada? Mengapa Tuhan tidak menjawab doa kita? Coba kita renungkan
kembali, jangan-jangan Tuhan sudah menjawab doa kita tetapi kita tidak tahu
karena kita ingin Dia menjawab dengan cara kita. Mari kita serahkan masalah
kita dan kita tunggu jawabanNya dengan caraNya bukan dengan cara kita. Tuhan
Yesus Memberkati.
Respon
2
Orang Tua yang MENDIAMKAN kesalahan anaknya, berarti
sedang MENYETUJUI kesa-lahan tersebut! Tanpa disadari Orang Tua ter-sebut
sedang MENJERUMUSKAN anaknya kepada KEHANCURAN! Imam Eli berespon hanya
MENDIAMKAN ketika anaknya Hofni dan Pinehas mencuri korban dan berzinah!
Akibatnya KEHANCURAN mengerikan yang terjadi! KASIH bukan berarti MENDIAM-KAN
kesalahan, tetapi berani KONFRONTA-SI terhadap kesalahan mereka yang kita
kasihi! “Siapa tidak menggunakan
tongkat,
benci
kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya”
(Amsal13:24).
Respon
3
Hanya
Tuhan yang dapat memberikan damai sejati, tak ada yang lain (Yohanes 14:27) -
Rev. John Hartman.
No comments:
Post a Comment