Sunday, 3 August 2014

3 Agustus 2014 - Hidup kita Adalah Tempat Kediaman ROH


Efesus 2:22, “Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.”
Sadarkah bahwa hidup kita adalah tempat kediaman ROH?? Kediaman dalam pengertian yang dimaksud di sini bukan sebuah bangunan melainkan Bait Allah yang sedang dibangun oleh Kristus. Bait ini diatur dengan rapi sebagai Tubuh Kristus (Efesus 2:21),  sehingga  setiap  bagiannya dapat mencapai tujuan yang Allah tetapkan sebelumnya bagi mereka. Yaitu menjadi penyembah-penyembah yang menyembah dalam Roh & Kebenaran karena Tubuh kita adalah Bait Allah.

Respon 1 :
RENUNGAN PAGI. Minggu, 03 Agustus 2014. “Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyem-buhkan penyakit kustaku! 'Bukankah Abana dan Parpar, sungai-sungai Damsyik, lebih baik dari segala sungai di Israel? Bukankah aku dapat mandi di sana dan menjadi tahir?' Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati.” (2 Raja-raja 5:11-12) Bukankah kita sudah berdoa? Bukankah kita sudah berpuasa?  Mengapa  masalah ini  masih ada?
Mengapa beban ini masih ada? Mengapa Tuhan tidak menjawab doa kita? Coba kita renungkan kembali, jangan-jangan Tuhan sudah menjawab doa kita tetapi kita tidak tahu karena kita ingin Dia menjawab dengan cara kita. Mari kita serahkan masalah kita dan kita tunggu jawabanNya dengan caraNya bukan dengan cara kita. Tuhan Yesus Memberkati.
Respon 2
Orang Tua yang MENDIAMKAN kesalahan anaknya, berarti sedang MENYETUJUI kesa-lahan tersebut! Tanpa disadari Orang Tua ter-sebut sedang MENJERUMUSKAN anaknya kepada KEHANCURAN! Imam Eli berespon hanya MENDIAMKAN ketika anaknya Hofni dan Pinehas mencuri korban dan berzinah! Akibatnya KEHANCURAN mengerikan yang terjadi! KASIH bukan berarti MENDIAM-KAN kesalahan, tetapi berani KONFRONTA-SI terhadap kesalahan mereka yang kita kasihi!   “Siapa  tidak  menggunakan  tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya” (Amsal13:24).
Respon 3
Hanya Tuhan yang dapat memberikan damai sejati, tak ada yang lain (Yohanes 14:27) - Rev. John Hartman.

JESUS BLESS






No comments:

Post a Comment