Monday, 18 August 2014

17 Agustus 2014 - Amanat Agung

Matius 28:18-20, “Yesus mendekati  mereka  dan  berkata: ‘Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.’”


Kristus menghendaki setiap kita berbuah. Buah apa yang harus dihasilkan? Buah jiwa-jiwa (jadi-kan semua bangsa muridKU). Sudahkah kita mengasihi jiwa-jiwa & memuridkannya? Jika kita MURID Kristus maka kita juga wajib mengikuti Kristus lewat Pemuridan: Dimurid-kan untuk Memuridkan!


Respon 1 :
TUHAN, karena kuasaMulah raja bersukacita, betapa besar kegirangannya karena kemena-ngan yang dari padaMu! (Mazmur 21:2).

Respon 2 :
Semua orang ingin sukses. Ironisnya, banyak orang tidak bahagia justru setelah mereka meraih sukses. Seperti Michael Jackson, Robin Williams, atau, para rohaniwan yang citranya runtuh karena keblinger oleh ke-suksesan mereka. Belum lagi para pengusaha yang setelah sukses, justru keluarganya berantakan. Dan, masih banyak kisah tragis lain tentang kesuksesan. Ini menunjukkan pentingnya menjaga sikap hati saat meraih kesuksesan. Lain halnya dengan Raja Daud, Ia mengalami berbagai kejayaan dan kesuk-sesan, sehingga ia menjadi raja yang besar dalam sejarah bangsa Israel. Namun, ia sangat sadar bahwa kemenangannya datang dari Tuhan. Oleh karena itu, ia mengembalikan semua kemuliaan hanya bagi Tuhan. Hasil-nya, ia bersukacita. Bukan karena kemena-ngannya, melainkan karena kesadaran yang ia miliki tentang siapa yang memberi kesuksesan tersebut,  yakni  Tuhan.  Dari mazmur ini kita belajar tentang cara menyikapi kesuksesan. Pertama, kita harus selalu menyadari bahwa kita sukses bukan karena kita hebat, tetapi lebih utama karena anugerah Tuhan. Dalam rencanaNya, TUHAN memercayakan berkat yang lebih kepada kita. Karena itu kita tidak boleh menjadi sombong. Kedua, kesuksesan bukan untuk dinikmati sendiri, melainkan untuk disalurkan kepada sesama. Sama seperti segala berkat yang lain, Tuhan ingin kesuksesan kita dipakai untuk memberkati orang lain dan memuliakan namaNya. Dengan demikian, kita akan menjadi orang sukses yang bahagia. Kita SUKSES karena TUHAN MEMERCAYAKAN BERKAT yang lebih kepada Kita. Stay in the spirit of God! Gbu.
Respon 2 :
Biarlah dunia melihat KasihNya melalui hidup kita (1 Yohanes 4:7) - Rev. John Hartman.

JESUS BLESS




No comments:

Post a Comment