Saturday, 30 August 2014

29 Agustus 2014 - Menjadi SaksiNYA

2 Kor 5:20, “Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan  Allah.”


Mari  kita  meresponi  PanggilanNya dengan lebih sungguh-sungguh. Di manapun Allah menempatkan kita di tengah dunia ini, DIA dapat memakai kita sebaga Saksi / Utusan / Duta KerajaanNya! Berita Baik yang hanya disimpan bukanlah berita sama sekali! Jadi bersaksilah mulai dari saat ini. Amin!
Respon 1 :
MAAF MEMAAFKAN. MEMINTA MAAF itu dibutuhkan KEBERANIAN, & ME-MAAFKAN butuh KEIKHLASAN. Apakah kita bisa melakukan kedua hal mulia tersebut? Orang tua kita selalu mengajarkan MAAF MEMAAFKAN kepada siapa saja. Butuh beberapa detik untuk melukai seseorang, tapi dibutuhkan waktu yang lama untuk mengatakan MAAF. Kadang kita berpikir bahwa dengan MEMBERI MAAF atas kesalahan orang lain terhadap kita, kita seakan telah memberi 'SESUATU' kepada orang tersebut.  Hal  ini  keliru, justru pada saat kita MEMAAFKAN orang lain, kita memberi 'SESUATU' kepada diri kita sendiri. Karena dengan MEMAAFKAN kita telah terbebas dari beban kehidupan berupa: Amarah, Dendam, Kebencian, Kesedihan, Iri Hati, Keegoisan. Hidup ini akan indah, jika ada MAAF MEMAAFKAN di antara kita. Merdeka kan hati kita, bebaskan dari belenggu Penyakit Hati. Untuk apa menyiksa diri sendiri? Belum tentu orang yang kita pikirkan, memikirkan kita juga. Bebaskan!!! Lepaskan!!! Merdekakan!!! HATI kita agar HATI kita selalu DAMAI... Kasihilah diri kita terlebih dahulu, agar kita mampu mengasihi orang lain dengan sepenuh hati. Belajar untuk selalu MEMAAFKAN setiap orang yang pernah bersalah kepada kita & lupakan kesalahan orang lain. MAAF MEMAAFKAN adalah kalimat yang penuh KEKUATAN & MUJIZAT yang dapat menyejukan, bahkan MENYENTUH HATI NURANI orang lain, MEMADAMKAN  KEBENCIAN, MENUMBUHKAN BELAS KASIH, MENIMBUL-KAN RASA PERSAUDARAAN & KEBER-SAMAAN... Itu sebabnya... ORANG BIJAK MINTA MAAF & MEMAAFKAN. ORANG BODOH MENYALAHKAN & MERASA DIRI SENDIRI PALING BENAR... Kita termasuk yang mana??? “Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.” (1 Yohanes 3:15) Selamat pagi... Jesus loves you all.
Respon 2 :
Gal 6:2, “Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.” Masihkah ada kasih persaudaraan diantara kita? Atau saling sikut? Renungkan! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 3 :
“TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.” (Yesaya 58:11) The Lord will guide you; He will satisfy YOUR NEEDS in a sun scorched land and will strengthen your frame...
Respon 4 :
Renungan pagi ini tentang bersaksi. Semua pasti tau ya Rumah Makan Apeng? RM ini ruamee luar biasa, kalau jam makan sampai antri pakai nomor yang mau makan. Kenapa kok bisa seramai itu? Ya pasti karena orang makan dan terasa enak, dia akan ajak temannya makan disana, temannya cocok akan ngajak temannya yang lain lagi begitu seterusnya. Apeng jadi ramai karena ada orang   yang   cerita  “disitu  lho  ada  kwetiau enak”. Kalau Apeng aja banyak yang bersaksi, apalagi Tuhan Yesus, kita yang sudah setiap saat merasakan kebaikan Tuhan kenapa kita nggak menceritakannya pada orang lain? Kita sudah diselamatkan, apakah kita tidak ingin sahabat kita, orang-orang terdekat kita juga diselamatkan? Ayo kita keluar dari zona nyaman kita untuk mau menceritakan kebaikan Tuhan pada orang lain. Supaya banyak orang menerima keselamatan dan hidup kekal seperti kita.

JESUS BLESS

No comments:

Post a Comment