2 Kor
5:20, “Jadi kami ini adalah utusan-utusan
Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama
Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.”
Mari kita meresponi
PanggilanNya dengan lebih sungguh-sungguh. Di manapun Allah
menempatkan kita di tengah dunia ini, DIA dapat memakai kita sebaga Saksi /
Utusan / Duta KerajaanNya! Berita Baik yang hanya disimpan bukanlah berita
sama sekali! Jadi bersaksilah mulai dari saat ini. Amin!
Respon 1 :
MAAF MEMAAFKAN. MEMINTA
MAAF itu dibutuhkan KEBERANIAN, & ME-MAAFKAN butuh KEIKHLASAN. Apakah kita
bisa melakukan kedua hal mulia tersebut? Orang tua kita selalu mengajarkan MAAF
MEMAAFKAN kepada siapa saja. Butuh beberapa detik untuk melukai seseorang, tapi
dibutuhkan waktu yang lama untuk mengatakan MAAF. Kadang kita berpikir bahwa
dengan MEMBERI MAAF atas kesalahan orang lain terhadap kita, kita seakan telah
memberi 'SESUATU' kepada orang tersebut.
Hal ini keliru, justru pada saat kita
MEMAAFKAN orang lain, kita memberi 'SESUATU' kepada diri
kita sendiri. Karena dengan MEMAAFKAN kita telah terbebas dari beban kehidupan
berupa: Amarah, Dendam, Kebencian, Kesedihan, Iri Hati, Keegoisan. Hidup ini
akan indah, jika ada MAAF MEMAAFKAN di antara kita. Merdeka kan hati kita,
bebaskan dari belenggu Penyakit Hati. Untuk apa menyiksa diri sendiri? Belum
tentu orang yang kita pikirkan, memikirkan kita juga. Bebaskan!!! Lepaskan!!!
Merdekakan!!! HATI kita agar HATI kita selalu DAMAI... Kasihilah diri kita
terlebih dahulu, agar kita mampu mengasihi orang lain dengan sepenuh hati.
Belajar untuk selalu MEMAAFKAN setiap orang yang pernah bersalah kepada kita
& lupakan kesalahan orang lain. MAAF MEMAAFKAN adalah kalimat yang penuh
KEKUATAN & MUJIZAT yang dapat menyejukan, bahkan MENYENTUH HATI NURANI
orang lain, MEMADAMKAN KEBENCIAN, MENUMBUHKAN BELAS KASIH, MENIMBUL-KAN RASA PERSAUDARAAN &
KEBER-SAMAAN... Itu sebabnya... ORANG BIJAK MINTA MAAF & MEMAAFKAN. ORANG
BODOH MENYALAHKAN & MERASA DIRI SENDIRI PALING BENAR... Kita termasuk yang
mana??? “Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia.
Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang
kekal di dalam dirinya.” (1 Yohanes 3:15) Selamat pagi... Jesus loves you all.
Respon 2 :
Gal 6:2, “Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu!
Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.” Masihkah ada kasih persaudaraan
diantara kita? Atau saling sikut? Renungkan! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 3 :
“TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan
hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan
seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah
mengecewakan.” (Yesaya 58:11) The Lord will guide you; He will satisfy YOUR
NEEDS in a sun scorched land and will strengthen your frame...
Respon 4 :
Renungan pagi ini tentang
bersaksi. Semua pasti tau ya Rumah Makan Apeng? RM ini ruamee luar biasa, kalau
jam makan sampai antri pakai nomor yang mau makan. Kenapa kok bisa seramai itu?
Ya pasti karena orang makan dan terasa enak, dia akan ajak temannya makan
disana, temannya cocok akan ngajak temannya yang lain lagi begitu seterusnya.
Apeng jadi ramai karena ada orang
yang cerita “disitu
lho ada kwetiau
enak”. Kalau Apeng aja banyak yang bersaksi, apalagi Tuhan
Yesus, kita yang sudah setiap saat merasakan kebaikan Tuhan kenapa kita nggak
menceritakannya pada orang lain? Kita sudah diselamatkan, apakah kita tidak
ingin sahabat kita, orang-orang terdekat kita juga diselamatkan? Ayo kita
keluar dari zona nyaman kita untuk mau menceritakan kebaikan Tuhan pada orang
lain. Supaya banyak orang menerima keselamatan dan hidup kekal seperti kita.
No comments:
Post a Comment