Sunday, 31 August 2014

30 Agustus 2014 - Kesempatan Menginjil

Keluaran 34:6-7, “...TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya”, ayat 7: “yang meneguhkan kasih setia- Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa...”


Selain kita mendapat Hak Istimewa (Keselamatan Kekal) juga kewajiban untuk memberitakan  Injil  bahwa  kematian, penguburan dan kebangkitanNya demi pengam-punan dosa manusia. Ketika kita memberita-kan Injil, marilah kita menyatakan bahwa Yesus yang telah bangkit itu adalah satu-satu-nya jawaban bagi masalah & dosa kita! Amin.
Respon 1 :
Percayalah bahwa semua yang terjadi selalu ada rencana indah bagi kehidupan kita (Mazmur 143:8-10) - Rev. John Hartman.
Respon 2 :
Sering ku tak mengerti jalan-jalan-MU TUHAN. Bagai di Belantara yang gersang! (Yer 29:12) Apabila kamu datang BERDOA pada TUHAN, DIA pasti menjawab! Pastiii & Pastiii ada MUJIZAT! Samuel Sianto (SS)-YESTOYA Malang.
Respon 3 :
Rut 1:16, “Tetapi kata Rut: 'Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti  engkau;  sebab  ke mana  engkau  pergi, ke situ  jugalah    aku pergi, dan di  mana  engkau
bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku'” Hal yang baik yang dapat kita pelajari dari kehidupan seorang Rut adalah: Mengapa namanya termasuk salah satu kitab Perjanjian Lama dan selalu dikenang sepanjang abad kehidupan? Padahal Alkitab mengatakan bahwa dia adalah orang asing dan bukan bagian dari umat Tuhan. Dia bangsa Moab yang tidak mengenal Tuhan. Rut adalah orang yang setia. Tatkala suami-nya sudah mati, tapi dia tetap memutuskan untuk mengikuti Naomi mertuanya, dia tidak mau beralih kepada siapapun apapun resiko-nya. Dia taat bahkan mau melakukan apa saja untuk Naomi... Luarbiasa. Alkitab mencatat bahwa dari keturunan Rut-lah dilahirkan orang-orang besar seperti Daud dan Yesus Kristus.(Matius 1:5-16). Inilah upah kesetiaan Rut. Saudara, apa yang dilakukan Rut adalah hal yang juga harus kita lakukan. Kita harus memiliki ketaatan dan kesetiaan di dalam mengiring Tuhan. Apapun yang terjadi, apa-pun masalah yang dihadapi, bukan menjadi alasan bagi kita untuk tidak setia, menyangkal Tuhan. Kita harus berpikir untuk hari esok bahwa hari esok akan lebih baik dari hari ini karena Tuhan tahu & selalu menyertai kita. Tetaplah setia karena segala jerih payah kita di dalam mengiring Tuhan tidak akan sia-sia. Happy weekend... Tuhan Yesus Memberkati.

JESUS BLESS



No comments:

Post a Comment