Keluaran
34:6-7, “...TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah
kasih-Nya dan setia-Nya”, ayat 7: “yang meneguhkan kasih setia- Nya
kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa...”
Selain kita mendapat Hak Istimewa (Keselamatan Kekal) juga
kewajiban untuk memberitakan Injil bahwa
kematian, penguburan dan kebangkitanNya demi pengam-punan dosa manusia.
Ketika kita memberita-kan Injil, marilah kita menyatakan bahwa Yesus yang telah
bangkit itu adalah satu-satu-nya jawaban bagi masalah & dosa kita! Amin.
Respon 1 :
Percayalah bahwa semua yang terjadi selalu ada rencana indah
bagi kehidupan kita (Mazmur 143:8-10) - Rev. John Hartman.
Respon 2 :
Sering ku tak mengerti jalan-jalan-MU TUHAN. Bagai di
Belantara yang gersang! (Yer 29:12) Apabila kamu datang BERDOA pada TUHAN, DIA
pasti menjawab! Pastiii & Pastiii ada MUJIZAT! Samuel Sianto (SS)-YESTOYA
Malang.
Respon 3 :
Rut 1:16, “Tetapi kata Rut: 'Janganlah desak aku
meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau
bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan
Allahmulah Allahku'” Hal yang baik yang dapat kita pelajari dari kehidupan
seorang Rut adalah: Mengapa namanya termasuk salah satu kitab Perjanjian Lama
dan selalu dikenang sepanjang abad kehidupan? Padahal Alkitab mengatakan bahwa
dia adalah orang asing dan bukan bagian dari umat Tuhan. Dia bangsa Moab yang
tidak mengenal Tuhan. Rut adalah orang yang setia. Tatkala suami-nya sudah
mati, tapi dia tetap memutuskan untuk mengikuti Naomi mertuanya, dia tidak mau
beralih kepada siapapun apapun resiko-nya. Dia taat bahkan mau melakukan apa
saja untuk Naomi... Luarbiasa. Alkitab mencatat bahwa dari keturunan Rut-lah
dilahirkan orang-orang besar seperti Daud dan Yesus Kristus.(Matius 1:5-16).
Inilah upah kesetiaan Rut. Saudara, apa yang dilakukan Rut adalah
hal yang juga harus kita lakukan. Kita harus memiliki
ketaatan dan kesetiaan di dalam mengiring Tuhan. Apapun yang terjadi, apa-pun
masalah yang dihadapi, bukan menjadi alasan bagi kita untuk tidak setia,
menyangkal Tuhan. Kita harus berpikir untuk hari esok bahwa hari esok akan
lebih baik dari hari ini karena Tuhan tahu & selalu menyertai kita.
Tetaplah setia karena segala jerih payah kita di dalam mengiring Tuhan tidak
akan sia-sia. Happy weekend... Tuhan Yesus Memberkati.
No comments:
Post a Comment