Friday, 8 August 2014

8 Agustus 2014 - Terang Kristus

1 Yoh 1:2b, “...kami ber-saksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.”




Kita tinggal ditengah kegelapan dunia yang sangat butuh untuk melihat Terang Kristus. Kita dipanggil untuk memancarkan Cahaya Kebenaran Allah agar orang lain dapat diarahkan kepada Satu Pribadi yang menebus manusia & menjadi jalan menuju kebebasan & kehidupan sejati! Sudahkah kita menjadi Terang Dunia dengan memancarkan Terang Kristus? Sudahkah kita menuntun jiwa-jiwa untuk datang kepada Yesus yang merupakan Jalan, Kebenaran dan Hidup? Yoh 14:6,  “Kata  Yesus  kepadanya:  Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang-pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”


Respon 1 :

Jangan menoleh kebelakang. Kehidupan adalah sebuah perjalanan. Ada lembah yang harus dilewati, ada gunung yang harus didaki, ada sungai yang harus diseberangi, ada jalan yang lurus, ada jalan yang berliku-liku, ada jalan yang penuh kerikil & batu, dimana kita bisa jatuh, tersandung & ada kalanya babak belur. Ada saatnya kita berhenti sejenak untuk beristirahat & mengevaluasi perjalanan kita. Tetapi seberapapun sulitnya perjalanan kita, Tuhan Yesus berpesan untuk “janganlah menoleh ke belakang”. Luk 9:62, “Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.” Apa yang di-maksud dengan 'jangan menoleh ke belakang', di  sini  artinya ialah: 1.) Jangan melihat kembali kepada dosa-dosa kita yang telah diampu-ni-Nya (1 Yoh 1:9). 2.) Jangan menoleh kepada kegagalan di masa lalu sehingga membuat kita merasa sebagai orang yang gagal. 3.) Jangan menoleh pada konflik atau perselisihan yang lama, sehingga menimbulkan kepa-hitan (Ibr12:15b). 4.) Jangan melihat kepada keberhasilan masa lalu sehingga kita merasa bahwa kita sudah mencapai seluruhnya. So, apapun kondisi kita saat ini jangan pernah 'menoleh kebelakang' tapi tetap arahkan pandangan kita ke depan karena sesuatu yang baru akan di buatNya. “Jangan ingat-ingat hal-hal yang dahulu... Lihat Aku hendak membuat sesuatu yang baru...” (Yes 43:18-19). Semoga kita semua dengan pertolongan-Nya dapat tetap berlari untuk memenuhi panggilan sorgawi yang mulia. Selamat pagi. Gbu all.
Respon 2 :
1 Yoh 1:2b, “kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.” Kesaksian kita berpengaruh pada kehidupan orang lain. Apa yang sudah kita saksikan dalam hidup kita? Kesaksian bukan hanya omongan tapi kesaksian yang paling dahsyat adalah kesaksian hidup. Apakah hidup kita ini sudah menjadi kesaksian yang menggambarkan Kristus? Apa yang diomongkan harus sesuai dengan tinda-kan. Contohnya gini: kita ngomong tentang pengampunan, tapi begitu ada gesekan dengan teman, langsung nggak mau ketemu, nggak mau ngomong. Nah, ini mana yang bisa dilihat. Omongan atau tindakan? Belajar menyelaraskan omongan dengan tindakan supaya kesaksian kita bisa memberkati dan mengubah hidup orang lain untuk membawa-nya pada Kristus.
Respon 3 :
Gelap  tidak  bisa  melenyapkan  gelap,  hanya terang yang bisa. Benci tidak bisa melenyapkan benci, hanya kasih yang bisa. Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran. (Amsal 10:12) Love never fails.
Respon 4 :
Yak 3:16, Sebab di mana ada iri hati & me-mentingkan diri sendiri di situ ada kekacauan & segala macam perbuatan jahat. Sudahlah STOP iri hati & kepentingan pribadi biar damai & baik hidup kita! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.

JESUS BLESS




 

No comments:

Post a Comment