Yohanes
21:15, “Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: 'Simon, anak
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?' Jawab Petrus
kepada-Nya: 'Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.' Kata Yesus
kepadanya: 'Gembalakanlah domba-domba-Ku.'” Ayat 16: “Kata Yesus pula
kepadanya untuk kedua kalinya:
'Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?' Jawab Petrus kepada-Nya: 'Benar
Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.' Kata Yesus kepadanya:
'Gembalakanlah domba-domba-Ku.'” Ayat 17: “Kata Yesus kepadanya untuk
ketiga kalinya: 'Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?' Maka sedih
hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: 'Apakah engkau mengasihi
Aku?' Dan ia berkata kepada-Nya: 'Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau
tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.' Kata Yesus kepadanya: 'Gembalakanlah
domba-domba-Ku.'”
Hanya 1 motivasi yang harus ada dalam diri kita
kalau kita mau berkomitmen dalam Pelayanan yaitu: Mengasihi Yesus
Mengasihi Sesama (Love God Love People). Sudahkah kita memiliki motivasi
yang BENAR ini dalam Pelayanan kita??
Respon 1 :
RENUNGAN PAGI. Minggu, 24 Agustus 2014. Elisa menyuruh
seorang suruhan kepadanya mengatakan: 'Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai
Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir.' Tetapi
pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: 'Aku sangka bahwa setidak-tidaknya
ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu
menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian
menyem-buhkan penyakit kustaku!' (2 Raj 5:10-11). Berapa banyak kita kehilangan
kesempatan untuk menerima berkat Tuhan? Berapa banyak kita kehilangan
kesempatan untuk merasakan kasih Tuhan? Dan berapa banyak hal itu terjadi
karena kita kurang percaya? Dan berapa banyak ketidak-percayaan itu terjadi
karena kita menganggapnya 'terlalu mudah'? Terlalu remeh? Terlalu sederhana?
Berapa banyak kita menolak untuk berdoa karena meragukan kuasaNya?Tuhan Yesus memberkati.
Respon 2 :
Saat keinginan merajai hati, pikirkan tujuan dan manfaatnya
(Matius 6:22) - Rev. John Hartman.
Respon 3 :
SMS TERBATAS. Mazmur 90. “Ajarlah kami menghitung hari-hari
kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” (Mazmur 90:12)
Provider telepon seluler saya memiliki program SMS tak terbatas. Saya dapat
menggirim SMS kapan pun berkali-kali tanpa cemas kehabisan pulsa. Namun,
bebe-rapa bulan kemudian, provider itu mengganti-nya dengan program baru.
Jumlah SMS gratis per hari dibatasi. Hasilnya, saya tidak dapat lagi mengirim
SMS secara asal-asalan. Saya perlu 'lebih bijaksana' dalam melakukannya. Setiap
kali mau mengirim SMS, saya menimbang-nimbang apakah pesan itu memang penting untuk
disampaikan. Lalu, bagaimana kita memandang masa hidup, yang sama-sama
terbatas, namun jauh lebih penting dari SMS? Alkitab menulis bahwa umur manusia
itu singkat, antara 60 hingga 70 tahun saja, kalaupun kuat 80 tahun. Tidak
sedikit orang yang bahkan tidak mencapai usia sepanjang itu. Kita memiliki
pilihan untuk mengisi kehidupan: menggunakannya dengan bijaksana atau
menyia-nyiakannya. Jika kita menyadari hidup ini singkat, kita perlu menghargai
waktu yang kita lewati. Banyak orang mengisi kehidupan dengan kesia-siaan dan
secara sembrono. Tidak memiliki waktu untuk keluarga, mengembangkan diri, dan
beribadah. Kiranya kita sungguh-sungguh menyadari keterbatasan masa hidup ini
sehingga kesadaran itu memengaruhi cara pandang kita terhadap hari-hari yang
kita lewati. Aktivitas apa saja yang akan kita la-kukan? Apakah aktivitas yang
berguna? Atau kita melewati hari begitu saja tanpa melakukan hal yang
bermakna? Apa yang kita lakukan menjadi berkat bagi orang lain? Menginspirasi?
Membuat diri kita bertum-buh? KESADARAN AKAN KETERBATA-SAN MASA HIDUP MENGGUGAH
KITA UNTUK BIJAK DALAM MENJALANI HIDUP. Morning... Have a wise day today...
Jesus bless you all.
Respon 4 :
Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita,
Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada
Allah...; (1 Petrus 3:18) Kristus mati tidak hanya sekedar mengampuni dosa
kita, tetapi juga membawa kita kepada Allah. Have a blessed week!
No comments:
Post a Comment