Monday, 25 August 2014

24 Agustus 2014 - Motivasi Dalam Pelayanan



Yohanes 21:15, “Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: 'Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?' Jawab Petrus kepada-Nya: 'Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.' Kata Yesus kepadanya: 'Gembalakanlah domba-domba-Ku.'” Ayat 16: “Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya:  'Simon,  anak  Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?' Jawab Petrus kepada-Nya: 'Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.' Kata Yesus kepadanya: 'Gembalakanlah domba-domba-Ku.'” Ayat 17: “Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: 'Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?' Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: 'Apakah engkau mengasihi Aku?' Dan ia berkata kepada-Nya: 'Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.' Kata Yesus kepadanya: 'Gembalakanlah domba-domba-Ku.'”
Hanya 1 motivasi yang harus ada dalam diri kita kalau kita mau berkomitmen dalam Pelayanan yaitu: Mengasihi Yesus Mengasihi Sesama (Love God Love People). Sudahkah kita memiliki motivasi yang BENAR ini dalam Pelayanan kita??

Respon 1 :
RENUNGAN PAGI. Minggu, 24 Agustus 2014. Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan: 'Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir.' Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: 'Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyem-buhkan penyakit kustaku!' (2 Raj 5:10-11). Berapa banyak kita kehilangan kesempatan untuk menerima berkat Tuhan? Berapa banyak kita kehilangan kesempatan untuk merasakan kasih Tuhan? Dan berapa banyak hal itu terjadi karena kita kurang percaya? Dan berapa banyak ketidak-percayaan itu terjadi karena kita menganggapnya 'terlalu mudah'? Terlalu remeh? Terlalu sederhana? Berapa banyak kita menolak untuk berdoa karena meragukan kuasaNya?Tuhan Yesus memberkati.
Respon 2 :
Saat keinginan merajai hati, pikirkan tujuan dan manfaatnya (Matius 6:22) - Rev. John Hartman.
Respon 3 :
SMS TERBATAS. Mazmur 90. “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” (Mazmur 90:12) Provider telepon seluler saya memiliki program SMS tak terbatas. Saya dapat menggirim SMS kapan pun berkali-kali tanpa cemas kehabisan pulsa. Namun, bebe-rapa bulan kemudian, provider itu mengganti-nya dengan program baru. Jumlah SMS gratis per hari dibatasi. Hasilnya, saya tidak dapat lagi mengirim SMS secara asal-asalan. Saya perlu 'lebih bijaksana' dalam melakukannya. Setiap kali mau mengirim SMS, saya menimbang-nimbang apakah pesan itu memang penting untuk disampaikan. Lalu, bagaimana kita memandang masa hidup, yang sama-sama terbatas, namun jauh lebih penting dari SMS? Alkitab menulis bahwa umur manusia itu singkat, antara 60 hingga 70 tahun saja, kalaupun kuat 80 tahun. Tidak sedikit orang yang bahkan tidak mencapai usia sepanjang itu. Kita memiliki pilihan untuk mengisi kehidupan: menggunakannya dengan bijaksana atau menyia-nyiakannya. Jika kita menyadari hidup ini singkat, kita perlu menghargai waktu yang kita lewati. Banyak orang mengisi kehidupan dengan kesia-siaan dan secara sembrono. Tidak memiliki waktu untuk keluarga, mengembangkan diri, dan beribadah. Kiranya kita sungguh-sungguh menyadari keterbatasan masa hidup ini sehingga kesadaran itu memengaruhi cara pandang kita terhadap hari-hari yang kita lewati. Aktivitas apa saja yang akan kita la-kukan? Apakah aktivitas yang berguna? Atau kita melewati hari begitu saja tanpa melakukan hal yang bermakna? Apa yang kita lakukan menjadi berkat bagi orang lain? Menginspirasi? Membuat diri kita bertum-buh? KESADARAN AKAN KETERBATA-SAN MASA HIDUP MENGGUGAH KITA UNTUK BIJAK DALAM MENJALANI HIDUP. Morning... Have a wise day today... Jesus bless you all.
Respon 4 :
Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah...; (1 Petrus 3:18) Kristus mati tidak hanya sekedar mengampuni dosa kita, tetapi juga membawa kita kepada Allah. Have a blessed week!

JESUS BLESS

No comments:

Post a Comment