Thursday, 28 August 2014

27 Agustus 2014 - Janganlah Gelisah dan Gentar Hatimu


Yohanes 14:27, “Damai sejahtera Kutinggal-kan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”
Sudahkah kita memberitakan kabar sukacita yang sudah kita terima kepada orang yang belum mengenal YESUS? Di tengah berbagai masalah yang melanda hidup, kekuatan serta penghiburan & damai sejahtera hanya dapat kita temukan dalam Yesus. Amin.

Respon 1 :
Yohanes 14:27, “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.” Judul renungan pagi ini “memberitakan kabar sukacita”. Sekali lagi kita diingatkan 1 tindakan lebih berarti daripada 1000 kata-kata, hidupmu adalah kesaksianmu. Apa yang sudah kita katakan apakah kita sudah menghidupi kata-kata kita? Seringkali kita ngomong sama orang lain “Tuhan itu baik, janji-NYA ya dan amin, tidak ada yang mustahil buat Dia”, tapi ketika ada masalah, apakah kata-kata yang kita ucapkan itu berpengaruh dalam hidup kita sendiri? Begitu ada persoalan misal sakit, nggak punya uang, atau apalah yang mengganggu hidup kita, langsung muka ditekuk-tekuk, rasanya kayak nggak punya semangat hidup. Apa yang pernah  kita  katakana  akan dimentahkan oleh sikap dan tindakan kita, kita ini pembawa kabar sukacita jadi kita harus bersukacita

di setiap keadaan supaya orang lain itu tahu bahwa memang benar Tuhan itu baik, janjiNya ya dan amin, tidak ada yang mustahil bagiNya. Bagaimana caranya supaya bisa bersukacita dalam segala keadaan??? Ya minta tolong pada Roh Kudus... Bukankah Dia adalah Penolong yang diberikan Tuhan pada kita... Jadilah pembawa kabar sukacita lewat sikap kita yang selalu percaya pada kebesaran Tuhan.

Respon 2 :
Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita - Mazmur 30:12. You have turned my mourning into joyful dancing... TUHAN mengubah... TUHAN membuka...

Respon 3 :
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105) GPS Di Korea Selatan, hampir setiap kendaraan bermotor menggunakan alat navigasi Global Positioning System (GPS). Alat ini mampu menolong pengendara mengetahui arah yang tepat untuk sampai ke tujuan. Alat canggih ini mengandalkan satelit untuk menentukan koordinat posisi. Tetapi, secanggih-canggih-nya alat ini, penulis sempat tersesat saat mengikuti petunjuknya. Pemazmur dengan lugas menyatakan bahwa ia memilih untuk melakukan jalan kebenaran dan hukum-hukum Tuhan. Hidupnya tidak akan pernah terlepas dari segala perintah Tuhan yang diikutinya dengan setia (ay. 30-32). Ia memohon agar Tuhan selalu menunjukkan segala ketetapan-Nya, dan ia berjanji akan terus memegangnya sampai akhir hidupnya (ay. 33). Pemazmur sadar akan kelemahannya untuk  dapat  mengerti  segala firman Tuhan dengan akal budinya sendiri. Oleh sebab itu, ia memohon agar Tuhan sendiri yang menuntun dan menolongnya (ay. 34), bukan saja untuk mengerti, tetapi untuk hidup dari setiap firman-Nya (ay. 35). Firman Tuhan adalah pelita bagi kakinya dan terang bagi jalannya (ay. 105). Seperti pemazmur, kita perlu tuntunan dan panduan di dalam hidup ini. Firman Tuhanlah yang kiranya kita jadikan tuntunan dan panduan itu. Firman Tuhan tidak akan pernah menyesatkan kita, tetapi menunjukkan arah yang benar dan tepat untuk sampai ke tujuan akhir. Firman Tuhan penting untuk pertumbuhan iman kita. Mari kita terus mencintai dan menggemari Firman Tuhan, bukan saja untuk didengar dan direnungkan, tetapi juga dilakukan dengan setia. FIRMAN TUHAN MEMBIMBING KITA UNTUK BERTOBAT DAN MENJADI ALAT PENTING BAGI PERTUMBUHAN KITA. Selamat pagi... Jbu all.

JESUS BLESS

No comments:

Post a Comment