Thursday, 31 July 2014

31 Juli 2014


Yakobus 1:26-27, “Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.” 1. Siapakah orang yang disebut Tidak Beribadah? Ayat 26a: Orang yang tidak dapat mengekang lidahnya. 2. Apakah akibatnya? Ayat 26b: Ibadahnya akan sia-sia. Sudahkah kita praktekkan Firman Tuhan selama 1 bulan ini untuk “belajar mempunyai penguasaan diri dalam berkata-kata”?? J. Go, go, Build a Better Future Together. Amin.

Respon 1
Janganlah takut kepada kekejutan yang tiba-tiba, atau kepada kebinasaan orang fasik, bila itu datang. Karena Tuhanlah yang akan men-jadi sandaranmu, dan akan menghindarkan kakimu dari jerat. (Amsal 3:25-26) Janganlah takut..... Tuhanlah yang menjadi sandaranmu.


Respon 2
Yakobus 1:26, ‘Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah,tetapi tidak mengekang lidahnya,ia menipu dirinya sendiri,maka sia-sialah ibadahnya.’ Yups… Sudah sebulan ini setiap hari kita terus diingatkan oleh Firman Tuhan bahwa kata-kata kita sangat berpengaruh terhadap diri sendiri ataupun untuk orang lain. Dan kita harus bisa memilih kata-kata mana yang boleh disimpan mana yang harus diabaikan. Dan juga kata-kata yang sudah kita ucapkan itu harus dipertanggungjawabkan di hari penghakiman. So, kita semua berharap Firman Tuhan ini bukan sekedar pengingat, bukan sekedar renungan tapi itu semua boleh mengubahkan hidup kita. Boleh membuat kita jadi mempunyai penguasaan diri dalam berkata-kata. Dan kita semakin melangkah mendekati standartnya Tuhan. Amiinn... Perubahan bukanlah perubahan sampai terjadi suatu perubahan. Salam komcit...


JESUS BLESS
 

No comments:

Post a Comment