06 Desember 2013
Memberi yang TERBAIK / GIVE the BEST to GOD. Matius 2:11, “Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama
Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta
bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan
mur.” Emas, kemenyan & mur adalah benda-benda yang TERBAIK yang layak
diterima Yesus, demikian juga dengan kita. Sebagai Orang Percaya kita
seharusnya mempersembahkan yang TERBAIK bagi Tuhan. Sudahkah kita mempersembahkan
yang TERBAIK (tenaga, keuangan, pemikiran, waktu, dsb) sebagai wujud KASIH kita
yang sesungguhnya kepada Tuhan??
Respon 1
Syalom. Amin... ‘Setiap
orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan
Bapa-Ku yang di sorga.’ (Matius 10:32). Terima kasih Ibu Siu, selamat berkarya,
TUHAN selalu memberkati Ibu & keluarga.
Respon 2
Persembahan diri sebagai
pelaku Firman itulah persembahan yang terbaik (#give)
Respon 3
Shalom! Ya! Mempersembahkan
yang TERBAIK (tenaga, keuangan, pemikiran, waktu, dsb) sebagai wujud KASIH kita
yang sesungguhnya kepada Tuhan dengan Roh Kudus menyertai kita. Tetap Semangat,
amin. Jbu.
Respon 4
Jangan jadikan hatimu
seperti tempat parkir, banyak yang singgah tapi sementara, tapi jadikan hatimu
seperti Surga. Banyak yang ingin masuk tapi cuma satu yang terpilih. Shalom,
JBU.
Respon 5
RENUNGAN. Jumat, 06
Desember 2013. “Tetapi jawab-Nya: ‘Kamu harus memberi mereka makan!’ Kata
mereka kepada-Nya: ‘Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk
memberi mereka makan?’ Tetapi Ia berkata kepada mereka: ‘Berapa banyak roti
yang ada padamu? Cobalah periksa!’ Sesudah memeriksanya mereka berkata: ‘Lima
roti dan dua ikan.’” (Markus 6:37-38) Tidak semua harus jadi gembala, tidak
semua harus jadi pendeta, tidak semua harus jadi ahli Alkitab untuk ‘memberi
makan’ mereka, untuk melayani mereka. Tidak harus yang muluk-muluk. Mari kita
mulai dari apa yang ada pada kita. Mungkin bisa dimulai dari sekedar memberi
jabat tangan, memberi senyuman, memberi sedikit waktu kita dan libatkan Tuhan
di dalamnya. Dengan ketulusan hati kita, ijinkan Dia mengubah apa yang ada pada
kita menjadi kelimpahan berkat bagi sesama dalam pelayanan yang disertai
ketulusan. Tuhan Yesus Memberkati.
Respon 6
Inilah hari yang
dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya! (Mazmur
118:24) Kegagalan & pergumulan di hari kemarin sudah berakhir kemarin malam.
Mari kita bersukacita di hari yang baru ini. Ada anugerah baru, kekuatan baru,
berkat baru. Have blessed day.
No comments:
Post a Comment