16 Desember 2013
RAMAH. Efesus 4:32, “Tetapi hendaklah
kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni,
sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” Orang yang Ramah
memikirkan bagaimana ia dapat melayani orang lain dengan apa yang ia miliki
bahkan dengan perkataan dan senyumannya. Keramahan adalah PAKAIAN yang harus
kita kenakan setiap hari & setiap saat: di rumah, di tempat bekerja, di sekolah,
saat mengantri diloket, di manapun juga! Sudahkah kita sebagai orang percaya menjadikan
KERAMAHTAMAHAN sebagai predikat / Iifestyle kita?? 2
Korintus 3:2-3, “Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami
dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang. Karena telah ternyata,
bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis
bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh
batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.” Sehingga melalui
kesaksian hidup kita ada jiwa-jiwa yang datang kepada Tuhan. Amin!
Respon 1
Maz 141:3, “Awasilah
mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku!” Roh Kudus.. Bantu aku
menjaga perkataanku.. Biar perkataanku mengandung kuasa & berkat! Samuel
Sianto (SS)-YESTOYA Malang.
Respon 2
Syalom. “Pujilah
TUHAN, sebab TUHAN itu baik, bermazmurlah bagi nama-Nya, sebab nama itu indah!”
(Mazmur 135:3). Selamat pagi Ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN YESUS memberkati
Ibu & Keluarga.
Respon 3
Tetapi jawab perwira
itu kepada-Nya: ‘Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan
saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.’ (Matius 8:8) Sepatah kata
perkataan Tuhan dapat mengubah nasib hidup kita. Sudahkah engkau mendengar
perkataanNya?
Respon 4
RENUNGAN PAGI. Senin,
16 Desember 2013. “Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: ‘Hai
perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?’ Jawabnya:
‘Tidak ada, Tuhan.’ Lalu kata Yesus: ‘Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah,
dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.’(Yohanes 8:10-11) Puji Tuhan
tidak ada yang tahu, puji Tuhan aku tidak dikeluarkan, puji Tuhan aku masih
boleh melayani, puji Tuhan aku tidak tertular penyakit, puji Tuhan aku tidak
sampai hamil, puji Tuhan kali ini aku masih dimaafkan. Dan entah puji Tuhan apa
lagi yang kita ucapkan. Saat kita melakukan dosa, tapi masih Tuhan kasihi. Ah
Tuhan, ampuni aku. Bukan kali ini saja Engkau sabar terhadap aku. Tetapi aku
jatuh, jatuh dan jatuh lagi, aku sering menganggap remeh firman-Mu: “Jangan
berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.” Maka aku kembali lakukan dan lakukan
lagi. Ampuni aku ya Tuhan. Saat ini memang hanya Engkau dan aku yang tahu semua
dosa pelanggaranku, Engkau seolah menutupinya. Karena Engkau masih memeluk aku.
Tetapi aku tahu Tuhan ada saatnya nanti Engkau akan menampar aku, membongkar
semuanya. Bila aku tidak bertobat, aku mau bertobat Tuhan, aku mau berhenti, aku
mau keluar dari ikatan dosa. Bantu aku Tuhan... Tuhan Yesus memberkati.
Respon 5
Shalom Siu, pagi
thank you satemu hari ini, benar kita adalah buku yang terbuka yang boleh dibaca
oleh semua orang, kita harus menjadi saksi dengan bersikap ramah kepada sesama,
siapapun dia, mereka yang seiman atau tidak seiman... Thank you. Gbu.
No comments:
Post a Comment