Thursday, 26 December 2013

27 Desember 2013



27 Desember 2013
Tantangan dari Keterbatasan. 2 Petrus 3:18, “Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.” Kita mungkin menghadapi keadaan yang membatasi kita hari ini, baik itu akibat dari kegagalan kita, kesalahan yang dilakukan orang lain atau apapun! Tetapi kita bisa menjalaninya / mencari kekuatan dari Tuhan untuk tetap bertumbuh melalui keadaan itu! Tantangan dari setiap keterbatasan adalah untuk mengalami peningkatan dan bukan penurunan, untuk bertumbuh dan bukan berkurang! Tuhan selalu mempunyai rencana yang indah untuk memberikan MASA DEPAN yang penuh HARAPAN kepada setiap kita yang percaya (Yeremia 29:4-14). Amin. TUMBUHkanlah pengenalan kita akan DIA melalui tantangan dari keterbatasan.

Respon 1
Mengucapsyukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah didalam Kristus Yesus bagi kamu (I Tes 5:18). Inilah yang dirindukan Allah Bapa, ketika kita masih memiliki ucapan syukur atas apa yang telah kita lewati selama hampir setahun ini. Karena Dia masih menyertai kita. Immanuel…

Respon 2
Jadikan hidupmu lebih berarti dari sebelumnya karena Kristus telah lahir untuk membawa hidup baru bagi kita semua.. Shalom, thank you Ibu, TUHAN YESUS memberkati, GBU All.

Respon 3
27 Desember 2013 / Jumat. Iman yang Menyelamatkan. Matius 7:13-29. Tragedi terbesar yang dapat menimpa seseorang adalah saat ia berpikir bahwa ia telah selamat, namun mendapati setelah kematian bahwa ternyata ia tidak selamat. Kita semua ingin mempercayai klaim mereka yang menyebut dirinya Kristen, namun Yesus memberikan peringatan keras sebab Ia tahu bahwa banyak orang akan tertipu. Mereka akan duduk di dalam gereja minggu demi minggu, mengakui bahwa Yesus adalah Anak Allah, namun tidak pernah sungguh-sungguh memasuki hubungan pribadi dengan Dia. Iman intelektual tidaklah sama dengan iman yang menyelamatkan. Tidaklah cukup hanya dengan mengetahui fakta tentang Yesus atau mempercayai bahwa Ia telah mati dan bangkit lagi. Bahkan setan-setanpun percaya hal itu (Yakobus 2:19). Keselamatan mencakup lebih dari sekedar pengetahuan: Keselamatan menuntut kita untuk percaya bahwa Yesus telah membayar hukuman atas dosa kita, menerima pengampunan-Nya, berpaling dari jalan hidup lama yang penuh dosa, dan memasuki suatu hubungan dengan-Nya. Yang penting bukanlah apa yang kita katakan dengan mulut kita, melainkan apa yang kita maksudkan di dalam hati kita. Sekalipun Anda mungkin tidak memahami semua yang terjadi saat Anda menerima keselamatan, namun ketika Kristus menjadi Juruselamat Anda, Ia juga menjadi Tuhan Anda. Sebagai Tuan atas hidup Anda, Ia memiliki hak untuk memerintah atas apa yang Anda lakukan. Roh Kudus-Nya berdiam di dalam Anda saat Anda diselamatkan, dan itu artinya Anda akan berubah. Ia terus bekerja untuk menghapuskan sikap dan perilaku yang berdosa, dan menggantikannya dengan buah Roh-Nya (Galatia 5:22-23). Kita mengenali keselamatan seseorang bukan dari perkataannya melainkan dari buahnya. Bila Anda benar-benar telah diselamatkan, karakter Anda akan menjadi seperti Kristus seturut dengan berjalannya waktu, dan kerinduan Anda adalah untuk mentaati Dia.- SH.

Respon 4
Syalom. Amin... "Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia?" (Mikha 7:18). Trima kasih ibu Siu, selamat braktivitas TUHAN memberkati Ibu n Keluarga.Respon 4 Bbm 27/12

No comments:

Post a Comment