04 Desember 2013
DIPIMPIN oleh PETUNJUK TUHAN. Matius 2:8, “Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: ‘Pergi dan
selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu
menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia.’”
Matius 2:9, “Setelah mendengar kata-kata
raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur
itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu
berada.” Ada banyak cara Tuhan memberi petunjuk kepada kita, misalkan
melalui hati nurani, melalui pembacaan firman Tuhan, atau melalui perkataan
orang lain. Jika kita Tenang & Hidup
Kudus maka kita akan peka terhadap petunjuk yang Tuhan berikan. Apakah kita
sudah peka terhadap petunjuk / suara Tuhan selama ini?? Petunjuk Tuhan tidak
pernah membawa kita ke tempat yang salah, sekalipun mungkin terasa berat
jalannya. Amin.
Respon 1
Syalom. “Sebab pada
saat itu juga Roh Kudus akan mengajar kamu apa yang harus kamu katakan.” (Lukas
12:12). Selamat pagi Ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN memberkati Ibu & Keluarga.
Respon 2
“Segera Yesus
mengulurkan tanganNya, memegang dia dan berkata: ‘Hai orang yang kurang
percaya, mengapa engkau bimbang?’” (Mat 14:31) Inilah yang dilakukan Yesus
tatkala kita didalam kebimbangan dan yang kurang percaya. Ia mengulurkan
tanganNya dan memegang kita.. Dan Ia berkata: “Jangan takut, sebab Aku
menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan
meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan
kananKu yang membawa kemenangan” (Yes 41:10).
Respon 3
RENUNGAN PAGI. Rabu,
04 Desember 2013. “Ada dua orang buta yang duduk di pinggir jalan mendengar, bahwa
Yesus lewat, lalu mereka berseru: ‘Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!’ Tetapi
orang banyak itu menegor mereka supaya mereka diam. Namun mereka makin keras
berseru, katanya: ‘Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!’ Lalu Yesus berhenti dan
memanggil mereka. Ia berkata: ‘Apa yang kamu kehendaki supaya Aku perbuat
bagimu?’” (Matius 20:30-32) Sebetulnya seberapa besarkah keinginan kita supaya
Tuhan mengabulkan doa kita? Atau jangan-jangan kita terlalu cepat menyerah? Kita
terlalu cepat patah semangat? Kita terlalu cepat ‘diam’ dan tidak berdoa lagi? Tuhan
Yesus Memberkati.
No comments:
Post a Comment