Wednesday, 18 December 2013

18 Desember 2013



18 Desember 2013
Saatnya Mengandalkan Tuhan. Yeremia 17:5, “Beginilah firman TUHAN: ‘Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!’” Yeremia 17:7, “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!” Jika dahulu kita tidak mengandalkan Tuhan, sekarang sudah saatnya untuk mengandalkan Tuhan, contoh: orang lumpuh di kolam Betesda (Yohanes 5:1-7). Nantikanlah perkara ajaib yang akan IA kerjakan! Dengan mengandalkan Tuhan, ada banyak masalah dalam hidup kita yang bisa diselesaikan, amin!

Respon 1
Ya bener Cik, hari ini saya memang harus mengandalkan Tuhan. Karena untuk jadi Worship Leader itu bukan hal mudah karena sepertinya kemampuan saya dalam menyanyi amat sangat pas-pas’an. Dan lagu-lagu yang nanti mau saya nyanyikan menurut saya cukup sulit buat saya. Karena lagu-lagu thema Natal tidak ada yang cocok dengan suara saya. Jadi saya terus berdoa minta urapan Tuhan. Hadirat Tuhan hadir bukan karena kemampuan saya tapi hanya karena urapan Tuhan yang turun di masing-masing pribadi yang datang nanti malam. Doakan saya ya Cik. Thanks.

Respon 2
​RENUNGAN. Rabu, 18 Des 2013. Kembangkan kebanggaan kita bahwa kita adalah kepunyaan Allah yang pasti dilindungi dan disayangi, buang ketakutan dan kekuatiran kita. Yesaya 43:1,
Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Selamat pagi dan selamat menikmati penyertaan Allah.

Respon 3
“Tetapi TUHAN adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat” (2 Tes 3:3, LAI). “Allah adalah perlindungan dan kekuatan kita; Ia selalu siap dan mampu menolong dalam kesesakan” (Mzm 46:2, BIS). Dan pertolonganNya pun sungguh terbukti!

Respon 4
18 Desember 2013 / Rabu. Kesetiaan Daud. Mazmur 42:2-9. Apakah Anda ingin mengenal siapa Allah itu dan apa yang Ia sangat pedulikan dari hidup Anda? Anda mungkin telah mempelajari begitu banyak informasi intelektual tentang Alkitab; itu memang penting, namun hal itu bukanlah isu utama. Anda mungkin melayani Tuhan, dan itu juga merupakan hal yang penting. Dan Anda mungkin memberi dengan sangat murah hati kepada gereja -- yang merupakan aspek penting lainnya dari kehidupan orang Kristen. Tetapi yang paling penting adalah kedalaman hubungan pribadi Anda dengan Tuhan. Pengetahuan, pelayanan, dan perpuluhan tidak pernah dapat menggantikan keintiman dengan Allah. Sang raja yang juga pemazmur memahami kebenaran ini, dan hal itu menguatkannya pada masa kesukaran. Saat anaknya Absalom berusaha untuk mengambil alih takhtanya, Daud melarikan diri ke padang gurun, tempat ia menulis kata-kata ini: “Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup.” (Mazmur 42:2-3). Ia mengetahui bahwa sekalipun ada dalam kesukaran yang besar, ia dapat bersandar pada kasih setia Tuhan yang dicurahkan atasnya (ayat 8). Di dalam mazmur-mazmurnya, berulangkali kita melihat rasa lapar dan haus yang Daud rasakan akan Tuhan. Hasrat itulah -- dan bukan kekuatannya yang kejam, karisma yang cerdas, atau kemampuan yang luar biasa untuk memerintah suatu pasukan -- yang membuatnya menjadi pria yang hebat. Dan sekalipun ia membuat beberapa kesalahan besar, Alkitab menggambarkan dia sebagai orang yang berkenan di hati Tuhan (I Samuel 13:14). Tuhan ingin mengenal Anda secara pribadi. Sekalipun ekspresi-ekspresi fisik kesetiaan kita adalah hal yang penting, namun biarlah ekspresi itu merupakan hasil dari suatu hubungan yang dewasa dengan Allah.- Sentuhan Hati.

Respon 5
Firman Tuhan: “Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!” (Roma 12:12) Syallom.. Selamat pagi.. J Selamat beraktivitas di hari ini ya.. Tetap semangat di minggu baru J Tuhan Yesus menjaga & melindungimu..

Respon 6
Surat Untuk Sahabatku. Punya sahabat baik adalah mimpi yang dirindukan siapapun karena sahabat baik itu ibarat emas yang akan berkilau selamanya. Sahabat baik bagaikan jodoh yang bisa bergandengan selamanya. Sahabat baik adalah ibarat jalan yang makin dijalani akan semakin terang. Sahabat baik adalah harta & berkah yang tidak ada batasnya.
Semua orang, hidup dengan kelebihan & kekurangan. Lebih baik bersahabat dengan orang sederhana yang bersih pikiran & kelakuannya daripada bersahabat dengan seorang pandai yang curang & jahat pikirannya. Seorang Sahabat itu, kadang harus seperti bintang di langit yang tetap kelihatan & selalu mengawasi kita, kadang harus seperti jarum jahit, walaupun menusuk tapi selalu bersifat menyatukan. Sahabat itu tak boleh seperti gunting yang bisa memotong & saling memisahkan. Begitu juga dengan kita, karena itu aku sangat berterima kasih kepadamu karena mau bersahabat dengan segala kelebihan & kekuranganku. Tiap hari kita berjumpa, walau hanya lewat BBM. Tiap hari kita bercanda walau hanya dengan joke-joke kecil... Maafkan semua kesalahanku jika: terselip khilaf dalam canda, tergores luka dalam tawa, terbelit pilu dalam tingkah, tersinggung dalam kata. 1 minggu lagi Natal akan tiba, mari kita saling memaafkan, semoga kita tetap bersama dalam satu jembatan, satu doa dan satu tujuan. CINTA adalah KENANGAN… SAHABAT adalah KEPERCAYAAN… CINTA untuk MEMILIKI...
Tapi SAHABAT untuk SELAMANYA… Salam & doaku senantiasa untukmu.
JJ

Respon 7
Mazmur 86:17, “Lakukanlah kepadaku suatu TANDA KEBAIKAN, supaya orang-orang yang membenci aku melihat dengan malu, bahwa ENGKAU, ya TUHAN, telah MENOLONG dan MENGHIBURKAN aku! Amin… Amin… Amin! Samuel Sianto (SS)-YESTOYA, Malang.

Respon 8
Syalom. Amin... “Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.” (1 Korintus 8:6). Terima kasih Ibu Siu, selamat malam, TUHAN YESUS memberkati Ibu & Keluarga.

No comments:

Post a Comment