21 Desember 2013
Multiplikasi Pemimpin & Pemulihan. Mengapa harus ada Multiplikasi & Pemulihan??
Sejak semula rencana Allah adalah multiplikasi pemimpin & jemaat. Kej 1:26,
“Berfirmanlah Allah: ‘Baiklah Kita
menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas
ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh
bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.’” Roma 8:29, “Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari
semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan
gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara
banyak saudara.” Pemulihan segala sesuatu adalah kehendak Tuhan. Yoel 2:25,
“Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun
yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang
pelahap dan belalang pengerip, tentara-Ku yang besar yang Kukirim ke antara
kamu.” Tantangan kita adalah menjadi SADAR mengetahui, bertobat, kembali
dan bertindak dengan IMAN untuk melakukan kebenaranNya! Amin. Tetap mengimani Multiplikasi itu akan terjadi.
Respon 1
Syalom. “Aku hendak
mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak
memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.” (Mazmur 32:8). Selamat pagi Ibu
Siu, selamat beraktivitas, TUHAN memberkati Ibu & Keluarga.
Respon 2
RENUNGAN. Sabtu, 21
Des 2013. Tidak ada yang mustahil bagi orang percaya, karena Allah kita, Allah
yang punya kuasa tak terbatas sehingga Firman-NYA mengatakan mintalah. Apa
semua permintaan dijawab Allah? Matius 9:29 ‘Jadilah kepadamu menurut imanmu.’
Jawaban doa sesuai dengan iman kita. Selamat pagi.
Respon 3
Sabtu, 21 Desember
2013. Bacaan: Matius 1:18-25. Setahun: 1 Yohanes 4-5. Nats: Yusuf berbuat
seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. (Matius 1:24) KETAATAN
YUSUF. Jika menuruti keinginan hatinya, Yusuf bisa saja pergi meninggalkan Maria,
tunangannya yang sedang mengandung bukan karena berhubungan dengannya. Ia bisa
punya banyak alasan untuk menceraikan Maria; orang tak akan menyalahkan
keputusannya. Tetapi, ia tidak melakukannya. Ia tidak mengambil pilihan itu.
Yusuf memilih untuk menaati perintah Allah, agar ia memperistri Maria
selamanya. Ia percaya akan kata-kata malaikat Tuhan dalam mimpinya malam itu.
Sebuah keputusan yang jarang dan mungkin belum pernah diambil oleh seorang
pria: mengetahui tunangannya hamil bukan karena perbuatannya dan tetap
mempertahankan hubungan tersebut. Yusuf berani mengambil keputusan itu dan
bersedia menanggung segala risiko yang pasti tidak mudah. Ia harus bertahan
menghadapi gunjingan orang atas kondisi Maria yang hamil sebelum mereka
menikah. Begitu menikah, ia sudah harus repot menjaga Maria dan mempersiapkan
kelahiran bayinya. Dalam hidup ini, tak jarang kita mengalami perkara yang
tidak kita inginkan atau tidak pernah terlintas dalam pikiran kita. Bisa jadi
kita harus ikut menanggung konsekuensi tindakan orang lain. Masih maukah kita
mendengarkan dan menaati Tuhan untuk tetap tinggal dan menyelesaikan perkara
tersebut sekalipun harus menghadapi risiko yang berat? Bukan sebuah pilihan
yang menyenangkan dan mudah jika kita tidak mengerti rencana indah di balik
perkara tersebut. Kita hanya bisa menyelesaikan dan melewati perkara itu dengan
bersandar dan percaya sepenuhnya akan rencana indah-Nya (Istiasih). KETAATAN
KEPADA KEHENDAK ALLAH ADALAH RAHASIA UNTUK MEMPEROLEH WAWASAN DAN PENGETAHUAN
ROHANI (ERIC LIDDLE).
Respon 4
Ya amin. Musuh kita
iblis, berusaha mencuri sukacita dan damai sejahtera. Orang-orang yang hidupnya
penuh dengan Roh Kudus, hatinya menyala-nyala dengan gairah, keberanian, dan semangat
yang baru, mereka tetap mempunyai sukacita dan damai sejahtera. Tidak peduli
masalah apa yang dihadapi, jika kita tetap menjaga damai sejahtera dan sukacita
di hati, maka iblis akan menjadi seorang pecundang. Kita tahu, ‘karena
perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan
pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu
dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di dunia.’ (Efesus 6:12). Dan kita
juga tahu bahwa Allah selalu menang, karena Dia mempunyai kuasa atas segalanya.
Satu orang yang hidupnya dipenuhi dengan Roh Kudus, dapat mengubah bangsa ini.
Selamat menikmati hari panjang bersama keluarga tercinta. Amin. JBU.
No comments:
Post a Comment